Sajikan Kuliner Khas Kaur, Dapur Umum Jamda VII Bengkulu Tuai Pujian

Jamda VII Bengkulu
Foto: Dapur umum Jamda VII 2025 khususnya untuk kebutuhan konsumsi panitia dan peserta jambore, (Ft/Dok).

Sajikan Kuliner Khas Kaur, Dapur Umum Jamda VII Bengkulu Tuai Pujian

Kantor-Berita.Com|| Pelaksanaan Jambore Daerah (Jamda) ke VII Provinsi Bengkulu Tahun 2025 yang dipusatkan di Kabupaten Kaur tidak hanya sukses dari sisi kegiatan kepramukaan, tetapi juga ditopang oleh kesiapan logistik yang matang. Salah satu elemen vital yang mendapat perhatian khusus adalah dapur umum, yang setiap hari melayani ratusan peserta dan panitia dengan lancar dan tepat waktu.

Dapur umum Jamda VII Bengkulu tercatat mampu menyiapkan sekitar 500 porsi makanan setiap hari, khususnya untuk kebutuhan konsumsi panitia dan peserta jambore. Pelayanan ini berjalan konsisten sejak sebelum pembukaan hingga rangkaian kegiatan berlangsung.

||BACA JUGA: Gardu Induk 150 kV Kaur Beroperasi Akhir Desember, Bupati: Tak Ada Lagi Defisit Daya

Koordinator Bidang Logistik Jamda VII Bengkulu, Sobti Darmi, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan secara maksimal sejak jauh hari. Menurutnya, dapur umum menjadi tulang punggung keberhasilan acara, karena berkaitan langsung dengan stamina dan kenyamanan peserta.

“Kami menyadari bahwa konsumsi adalah kebutuhan dasar yang harus terpenuhi dengan baik. Karena itu, sejak awal persiapan kami fokus memastikan dapur umum berjalan optimal,” ujar Sobti Darmi saat ditemui di lokasi kegiatan.

||BACA JUGA: Paripurna DPRD Kaur Sepakati APBD 2026, Fokus Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Sobti Darmi mengakui bahwa aktivitas di dapur umum terbilang padat, mulai dari proses pengolahan bahan makanan, memasak, hingga pendistribusian ke peserta dan panitia. Meski demikian, seluruh petugas dapur tetap bekerja dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

“Setiap hari aktivitas dimulai sejak pagi hingga malam. Alhamdulillah, tim dapur tetap solid dan tidak mengeluh, karena kami punya satu tujuan, yaitu menyukseskan Jamda VII Bengkulu 2025,” jelasnya.

Ia menambahkan, koordinasi antarpetugas berjalan baik sehingga tidak terjadi keterlambatan dalam penyajian makanan. Jadwal makan disesuaikan dengan agenda kegiatan jambore agar peserta dapat menikmati hidangan tepat waktu.

||BACA JUGA: Wabup Kaur: Koperasi Harus Jadi Motor Ekonomi Desa

Menariknya, menu yang disajikan di dapur umum Jamda VII Bengkulu 2025 didominasi oleh kuliner khas Kabupaten Kaur. Hal ini sekaligus menjadi ajang promosi kekayaan kuliner daerah kepada peserta yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

Beberapa menu andalan yang disajikan antara lain olahan berbahan dasar gurita, ikan laut segar, telur ayam, serta beragam sayuran lokal. Hidangan khas seperti gulai lempipi dan rebung hasam hampir selalu tersedia dan menjadi favorit peserta.

“Kami sengaja menyajikan masakan khas daerah agar para peserta bisa merasakan cita rasa kuliner Kaur. Selain bergizi, menu ini juga menjadi bagian dari pengenalan budaya lokal,” kata Sobti.

||BACA JUGA: Pemkab Kaur Lakukan Rotasi Jabatan, Dorong Efektivitas dan Kinerja ASN

Sobti Darmi menjelaskan bahwa operasional dapur umum telah dimulai dua hari sebelum pembukaan resmi Jamda, yakni sejak 11 Desember 2025. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh panitia dan peserta yang datang lebih awal tetap mendapatkan konsumsi yang layak.

Hingga pembukaan resmi pada 13 Desember 2025, dan berlanjut selama kegiatan berlangsung, dapur umum terus beroperasi tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, sejauh ini kebutuhan konsumsi peserta dan panitia dapat kami penuhi sesuai jadwal dan jumlah yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

||BACA JUGA: Pulau Enggano, Seluma, dan Kaur Dapat Proyek Kampung Nelayan dari KKP

Sementara itu, Mardianto, selaku Wakil Ketua VII Bidang Pengabdian Masyarakat Kwartir Cabang (Kwarcab) 0706 Kabupaten Kaur, menegaskan komitmen penuh tuan rumah dalam menyukseskan Jamda VII Provinsi Bengkulu Tahun 2025.

Menurut Mardianto, keberhasilan Jamda bukan hanya diukur dari kelancaran kegiatan, tetapi juga dari kenyamanan peserta selama berada di lokasi jambore.

“Kami sebagai tuan rumah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu,” tegas Mardianto.

||BACA JUGA: Kemenag Kabupaten Kaur: 2 Madrasah Tahun 2025 akan Direhab Oleh Kementerian PUPR

Mardianto juga menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi yang baik antara panitia dan peserta. Menurutnya, Jamda VII Bengkulu menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antarkwartir cabang se-Provinsi Bengkulu.

“Kami selaku panitia dan tuan rumah akan bersinergi dengan baik, baik sesama panitia maupun dengan para peserta. Tujuannya satu, agar Jamda VII Provinsi Bengkulu tahun ini berjalan sukses dan berkesan,” ujarnya. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *