Reses Perdana, Marhan Sawadi Serap Aspirasi Warga di Desa Kelahiran

Reses Marhan Sawadi
Foto: Anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan, Marhan Sawadi, melaksanakan reses perdananya di daerah pemilihan (Dapil) II, Kecamatan Ulumanna, sekaligus meninjau jalan penghubung desa, Senin (15/12/25), (Ft/Dok).

Reses Perdana, Marhan Sawadi Serap Aspirasi Warga di Desa Kelahiran

Kantor-Berita.Com|| Anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan, Marhan Sawadi, melaksanakan reses perdananya di daerah pemilihan (Dapil) II, Kecamatan Ulumanna, Senin (15/12/25). Kegiatan reses tersebut dipusatkan di Desa Talang Tinggi, yang bersebelahan desa kelahiran Marhan Sawadi lubuk tapi, dan disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Reses perdana ini menjadi momentum penting bagi Marhan Sawadi yang akrab disapa Dang Aan untuk bertatap muka langsung dengan konstituennya setelah resmi dilantik sebagai wakil rakyat. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, ia mendengarkan berbagai aspirasi, keluhan, serta harapan masyarakat terkait pembangunan dan pelayanan publik di wilayah Ulumanna.

reses Marhan Sawadi
Foto: Anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan, Marhan Sawadi, melaksanakan reses perdananya di daerah pemilihan (Dapil) II, Kecamatan Ulumanna, Senin (15/12/25), (Ft/Dok).

Sejak pagi hari, warga Desa Talang Tinggi tampak berdatangan ke lokasi kegiatan. Tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, kaum ibu, hingga perangkat desa turut hadir dalam agenda tersebut. Kehadiran warga mencerminkan tingginya harapan masyarakat terhadap peran DPRD dalam memperjuangkan kebutuhan daerah.

Dalam sambutannya, Marhan Sawadi menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal anggota dewan, melainkan sarana penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Ia menyebutkan, masukan dari warga akan menjadi dasar dalam menyusun program kerja dan memperjuangkannya di DPRD Bengkulu Selatan.

||BACA JUGA: Aklamasi Musda XI, Dodi Martian Pimpin Golkar Bengkulu Selatan

“Reses ini menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat. Saya datang untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan warga, khususnya di Kecamatan Ulumanna,” ujar dang Aan.

Sebagai putra daerah Talang Tinggi, Marhan mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan wilayah tersebut. Ia lahir dan besar di desa itu, sehingga memahami betul kondisi sosial, ekonomi, dan infrastruktur yang masih membutuhkan perhatian pemerintah.

Marhan Sawadi juga memperkenalkan diri secara lebih dekat kepada warga. Ia dikenal sebagai sosok ayah dari tiga putra dan putri serta telah dikaruniai lima orang cucu. Pengalaman hidup dan kedekatannya dengan masyarakat menjadi modal utama dalam menjalankan amanah sebagai anggota legislatif.

||BACA JUGA: 73 PPPK Tahap II Resmi Dilantik, Bupati Bengkulu Selatan Tekankan Integritas

“Saya lahir di Talang Tinggi. Desa ini bagian dari perjalanan hidup saya. Karena itu, saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membangun daerah ini bersama-sama,” kata dia.

Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan desa, peningkatan akses air bersih, penguatan sektor pertanian dan perkebunan, hingga kebutuhan fasilitas pendidikan dan kesehatan. Warga juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan keterampilan dan dukungan bagi usaha kecil.

Beberapa warga mengeluhkan kondisi jalan penghubung antar desa yang masih rusak dan menyulitkan aktivitas ekonomi, terutama saat musim hujan. Infrastruktur jalan dinilai sangat penting untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

||BACA JUGA: Wabup Yevri Sudianto Tekankan Sinergi DPRD dan Pemkab dalam Pembahasan APBDP Bengkulu Selatan 2025

Menanggapi hal tersebut, Marhan Sawadi menyatakan komitmennya untuk membawa seluruh aspirasi yang disampaikan warga ke forum DPRD. Ia menegaskan akan mengawal aspirasi tersebut agar masuk dalam pembahasan perencanaan pembangunan daerah.

“Apa yang disampaikan masyarakat hari ini akan saya catat dan perjuangkan. Tentu tidak semua bisa langsung terealisasi, tetapi ini akan menjadi prioritas yang kita dorong bersama pemerintah daerah,” ucap Dang Aan.

Selain infrastruktur, isu pertanian juga menjadi perhatian utama dalam reses tersebut. Sebagian besar warga Ulumanna menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perkebunan. Mereka berharap adanya bantuan sarana produksi, peningkatan akses pupuk, serta pendampingan teknis agar hasil panen dapat meningkat. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Jhon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *