Bupati Bengkulu Selatan Temui Mentan, Dorong Penguatan Sektor Pertanian
Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong kemajuan sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Salah satu upaya konkret dilakukan, Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajudin, melakukan audiensi dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (22/12/2025), guna mendorong penguatan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan untuk menyampaikan potensi, tantangan, sekaligus kebutuhan riil sektor pertanian di daerah. Audiensi ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sinergi yang lebih kuat dengan pemerintah pusat, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan petani.
||BACA JUGA: Mentan Amran Siapkan Stok Beras Tiga Kali Lipat untuk Korban Bencana
Dalam audiensi tersebut, Bupati Rifai Tajudin menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam pembangunan Bengkulu Selatan. Sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup pada sektor ini, baik sebagai petani tanaman pangan, perkebunan, hortikultura, maupun peternakan.
“Pertanian bukan hanya sumber penghidupan masyarakat Bengkulu Selatan, tetapi juga menjadi penggerak utama ekonomi daerah. Karena itu, kami terus berupaya memperkuat sektor ini melalui berbagai program dan kebijakan,” ujar Rifai Tajudin.
||BACA JUGA: Bengkulu Selatan Dukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Rifai Tekankan Sinkronisasi Data
Ia menjelaskan, Bengkulu Selatan memiliki potensi lahan pertanian yang cukup luas dan subur, didukung kondisi geografis dan iklim yang relatif mendukung pengembangan berbagai komoditas unggulan. Namun, potensi tersebut perlu ditopang dengan dukungan sarana, prasarana, dan teknologi agar produktivitas petani dapat meningkat secara signifikan.
Dalam pertemuan itu, Bupati Rifai Tajudin memaparkan sejumlah potensi unggulan pertanian Bengkulu Selatan kepada Menteri Pertanian. Beberapa komoditas strategis yang menjadi andalan daerah antara lain padi, jagung, hortikultura, serta komoditas perkebunan seperti kelapa, kopi, dan sawit.
Menurut Bupati Rifai, Bengkulu Selatan memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya melalui peningkatan produksi padi dan jagung. Namun, upaya tersebut membutuhkan dukungan kebijakan dan program dari pemerintah pusat.
||BACA JUGA: Mentan Amran Beberkan Capaian 2025: Produksi Beras Tembus 34 Juta Ton
“Kami menyampaikan potensi yang kami miliki sekaligus tantangan yang dihadapi petani di lapangan. Dengan dukungan pemerintah pusat, kami optimistis Bengkulu Selatan dapat meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian,” katanya.
Selain memaparkan potensi, Bupati Rifai Tajudin juga menyampaikan berbagai kebutuhan prioritas sektor pertanian di Bengkulu Selatan. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah ketersediaan sarana dan prasarana pertanian, mulai dari irigasi, jalan usaha tani, hingga alat dan mesin pertanian (alsintan).
Ia menilai, keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi kendala utama yang dihadapi petani. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya efisiensi produksi dan tingginya biaya usaha tani.
||BACA JUGA: Bupati Rifai Tajudin dan BPKP Teken IEPK, Bengkulu Selatan Mantapkan Komitmen Antikorupsi
“Kami berharap adanya dukungan alsintan, seperti traktor, combine harvester, pompa air, dan alat pascapanen lainnya. Dengan mekanisasi pertanian, produktivitas petani dapat meningkat dan biaya produksi bisa ditekan,” ujar Rifai.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Bengkulu Selatan juga menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.
Rifai menilai, penguatan ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga menyangkut distribusi, cadangan pangan, serta perlindungan petani dari fluktuasi harga.
||BACA JUGA: Mentan Pastikan Distribusi Logistik Dipercepat, Helikopter dan Kapal TNI AL Dikerahkan
“Kami ingin petani tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga mendapatkan nilai tambah yang layak dari hasil pertanian mereka. Untuk itu, diperlukan kebijakan yang berpihak pada petani,” katanya.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyambut baik audiensi yang dilakukan Bupati Bengkulu Selatan. Ia mengapresiasi komitmen pemerintah daerah yang serius mengembangkan sektor pertanian sebagai basis pembangunan.
Menurut Mentan Andi Amran, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan pertanian nasional. Ia menegaskan bahwa Kementerian Pertanian akan terus mendukung daerah-daerah yang memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.
||BACA JUGA: Bupati Bengkulu Selatan Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan di Entry Meeting BPK
“Kami selalu terbuka dan siap mendukung daerah yang serius mengembangkan sektor pertanian. Pertanian adalah sektor strategis yang harus kita jaga bersama,” kata Mentan Andi Amran.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pertanian menyampaikan bahwa Bengkulu Selatan memiliki peluang untuk mendapatkan berbagai program strategis dari Kementerian Pertanian. Program-program tersebut mencakup bantuan sarana produksi, pengembangan kawasan pertanian, peningkatan kapasitas petani, hingga dukungan teknologi pertanian modern.
Mentan Andi Amran menekankan pentingnya data yang akurat dan perencanaan yang matang agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal.
“Kami ingin setiap program yang turun ke daerah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi petani. Karena itu, perencanaan dan pengawalan di lapangan menjadi sangat penting,” ujar Mentan. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











