Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Buka Turnamen Tenis Meja Antar Pelajar

Turnamen Tenis Meja
Foto: Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, Membuka urnamen Tenis Meja Antar Pelajar se-Kota Bengkulu, Kamis (30/10/25), (Ft/Ist).

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Buka Turnamen Tenis Meja Antar Pelajar

Kantor-Berita.Com|| Semangat pembinaan olahraga di Kota Bengkulu semakin bergelora. Bertempat di lantai dasar Mega Mall Bengkulu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bengkulu resmi menggelar Turnamen Tenis Meja Walikota Championship antar pelajar se-Kota Bengkulu, Kamis (30/10/25). Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mencetak bibit-bibit atlet muda berprestasi sejak dini.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas. Hadir dalam kesempatan itu sejumlah pejabat penting, di antaranya Asisten II Setda Kota Bengkulu Sehmi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sutapa, Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Ketua PTMSI, Plh Asisten Bidang Pembinaan Kejati Bengkulu Agus Salim Tampubolon, serta perwakilan dari Polresta Bengkulu dan Kejari Bengkulu.

||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Tegaskan Pelayanan Publik Harus Aktif dan Menyentuh Masyarakat

Turnamen ini menjadi momentum penting bagi pelajar Bengkulu untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang olahraga, khususnya tenis meja.

Dalam sambutannya, Wali Kota Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan semangat kompetisi dan menyiapkan generasi atlet masa depan. Menurutnya, pembinaan olahraga harus dimulai sejak dini agar Bengkulu memiliki banyak atlet unggulan yang bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

||BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu Tegas Awasi Program MBG: Pastikan Aman, Higienis, dan Sesuai SOP

“Event seperti ini bukan hanya ajang lomba, tapi juga wadah untuk mencari bibit-bibit atlet muda berbakat. Pemerintah Kota Bengkulu akan terus mendukung kegiatan olahraga seperti ini agar para pelajar punya kesempatan mengasah kemampuan dan menambah jam terbang,” ujar Dedy dengan semangat.

Ia menegaskan, seorang atlet sejati tidak lahir dalam semalam, melainkan melalui latihan yang konsisten dan kompetisi yang berkelanjutan. Karena itu, Pemkot Bengkulu berkomitmen untuk terus menyediakan ruang bagi pelajar agar bisa berkompetisi dan berkembang dalam dunia olahraga.

Dalam arahannya, Dedy Wahyudi juga meminta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) untuk berkolaborasi lebih intensif dalam pembinaan atlet pelajar mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD).

||BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu Ajak Aktifkan Pos Kamling untuk Cegah Begal dan Kejahatan Jalanan

“Mulai sekarang, carilah bibit-bibit unggul sejak usia dini. Dari kelas I SD pun sebenarnya sudah terlihat potensi anak-anak, baik dari postur tubuh maupun kemampuannya. Misalnya, yang tubuhnya tegap bisa diarahkan ke cabang atletik, lempar lembing, atau cabang lainnya,” tegas Dedy.

Ia menambahkan, dengan kerja sama antara Dispora dan Dikbud, maka proses pencarian dan pembinaan atlet berbakat akan lebih efektif dan terarah. Pemerintah daerah akan menyiapkan program lanjutan bagi siswa yang memiliki potensi besar di bidang olahraga agar bisa mendapatkan pelatihan yang sesuai dengan bakatnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Bengkulu Sutapa, selaku penyelenggara acara, melaporkan bahwa turnamen tenis meja ini diikuti oleh 105 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kota Bengkulu.

||BACA JUGA: Atasi Harga Tak Masuk Akal, Wali Kota Bengkulu Tertibkan Tarif Wisata Ramah Pengunjung

“Turnamen ini bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga tenis meja sekaligus mencari calon atlet potensial yang dapat dibina lebih lanjut. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana bagi pelajar untuk mengembangkan potensi diri dan menumbuhkan semangat sportivitas,” jelas Sutapa.

Ia merinci, kategori peserta terdiri dari 38 peserta SD, 23 peserta SMP, dan 43 peserta SMA/SMK. Seluruh pertandingan dipantau langsung oleh dewan juri dari Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) agar pelaksanaannya berjalan profesional dan sesuai standar nasional.

“Kita ingin turnamen ini berjalan dengan fair play dan menjadi contoh kompetisi sehat di kalangan pelajar. Harapannya, dari sini lahir atlet-atlet muda yang bisa membawa nama Bengkulu di kancah nasional,” tambahnya.

||BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu Imbau Kebersihan Kantor Demi Wajah Kota yang Lebih Baik

Dalam kesempatan yang sama, Sutapa juga menyampaikan bahwa pada awal Desember 2025 mendatang, Provinsi Bengkulu akan mengirimkan 112 atlet untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS). Menariknya, 87 di antaranya merupakan atlet asal Kota Bengkulu, menunjukkan dominasi dan kontribusi besar kota ini terhadap dunia olahraga pelajar di tingkat provinsi.

“Ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga di Bengkulu berjalan dengan baik. Sebagian besar atlet kita yang berangkat ke POPNAS berasal dari Kota Bengkulu. Artinya, semangat kompetisi di kalangan pelajar sudah tumbuh dan berkembang pesat,” terang Sutapa.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan KONI dan Dispora Provinsi Bengkulu untuk memastikan kesiapan para atlet. Tujuannya agar Bengkulu mampu bersaing dan membawa pulang medali dari ajang nasional tersebut. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *