Tanah Longsor, Jalan Poros Penghubung Desa Nanga Nyuruh Melawi Putus

Tanah longsor Melawi
Foto: Tanah Longsor, Jalan Poros Penghubung Desa Nanga Nyuruh Melawi Putus, (Ft/Ist).

Tanah Longsor, Jalan Poros Penghubung Desa Nanga Nyuruh Melawi Putus

KANTOR-BERITA.COM, MELAWI – KALIMANTAN BARAT|| Tanah longsor di jalan poros Desa Nanga Nyuruh, Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, mengakibatkan akses menuju beberapa desa di sekitarnya terputus. Kejadian ini tidak hanya memengaruhi Nanga Nyuruh, tetapi juga empat desa lainnya seperti Nanga Kempangai, Kerangan Kora, Jabai, dan Penyuguk.

Kapolres Melawi AKBP Muhammad Syafi’i menjelaskan, bahwa longsor tersebut dipicu oleh curah hujan yang intensitasnya dari sedang hingga tinggi dalam satu minggu terakhir di wilayah Ella Hilir. Kejadian longsor tercatat pada Selasa (18/6/24) sekitar pukul 03.00 WIB, dimana air permukaan meluap dan mengguyur tebing di sepanjang jalan poros tersebut.

BACA JUGA: Proyek Pembangunan Jembatan Pulau Pedalaman Mempawah: Warga Protes Minta APH Usut

Air yang mengalir deras menyebabkan tanah di tepi tebing yang menjadi bagian dari jalan poros tersebut menjadi tidak stabil, akhirnya jalan yang masih berupa tanah kuning itu longsor terkikis oleh air.

Untuk mengatasi dampak dari longsor ini, tim gabungan sedang berupaya keras untuk membuat jalan darurat sementara bagi warga Desa Nanga Nyuruh. Langkah ini diambil agar roda perekonomian warga tidak terputus sama sekali.

“Kami sedang berupaya keras untuk membuat jalan darurat bagi warga Desa Nanga Nyuruh agar aktivitas perekonomian tetap berjalan,” ujar Syafi’i dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Selasa sore.

BACA JUGA: OTT KPK di Kalimantan Timur: Lima Tersangka, Dua Pejabat Negara dan Tiga Pihak Swasta

Syafi’i menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat dari bencana alam ini. Namun, kerugian materiil akibat longsor belum dapat ditaksir dengan pasti.

Di samping itu, Kapolres Melawi Kalimantan Barat AKBP Muhammad Syafi’i juga mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas terkait dalam menghadapi potensi bencana lanjutan. Himbauan ini diberikan sebagai upaya preventif untuk meminimalisir risiko kerugian yang lebih besar.

Informasi dihimpun kantor-berita.com Kalbar menyebutkan bahwa Polsek Ella Hilir telah berkoordinasi dengan Tripika setempat dan kepala desa-desa yang terdampak untuk segera membangun jembatan darurat. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas sehari-hari warga yang terdampak oleh bencana ini.

BACA JUGA: Kunjungan Arif Gunadi ke Proyek IKN Nusantara: Apresiasi dan Harapan untuk Pemerataan Ekonomi

Rencana untuk membangun jembatan darurat ini direncanakan akan dimulai pada Rabu (19/6) besok, dengan harapan dapat segera menyediakan akses transportasi yang aman dan layak bagi warga desa yang terisolir akibat longsor tersebut.

Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa , yang juga turut mengikuti perkembangan situasi, menyatakan bahwa pemerintah daerah siap memberikan bantuan dan dukungan penuh dalam penanganan bencana ini.

‘Kami berkomitmen untuk memberikan bantuan segera kepada warga yang terdampak dan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah-langkah selanjutnya,” ujar Bupati Dadi Sunarya. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Trisyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *