Wali Kota Hadiri Peresmian Dapur SPPG, Dukung Pemenuhan Gizi Anak dan Cegah Stunting

Dapur SPPG Kota Bengkulu
Foto: Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi pada saat mengahadiri acara Peresmian Serentak Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diselenggarakan secara nasional oleh Kapolri melalui platform Zoom Meeting, Acara peresmian dapur SPPG ini berlangsung di Jalan Regional 9A/B, Kelurahan Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Kamis, (17/7/25), (Ft/Ist).

Wali Kota Hadiri Peresmian Dapur SPPG, Dukung Pemenuhan Gizi Anak dan Cegah Stunting

Kantor-Berita.Com, Kota Bengkulu|| Pemerintah Kota Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah. Hal ini ditandai dengan kehadiran Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, dalam acara Peresmian Serentak Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diselenggarakan secara nasional oleh Kapolri melalui platform Zoom Meeting.

Acara peresmian dapur SPPG ini berlangsung di Jalan Regional 9A/B, Kelurahan Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu Pada Kamis, (17/7/25), yang menjadi salah satu titik percontohan di wilayah Polresta Bengkulu. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Polri dalam rangka mendukung program makanan bergizi gratis untuk siswa sekolah dasar hingga menengah.

BACA JUGA: Viral Curhat Guru Honorer, Rerisa Dipanggil Pemprov Bengkulu untuk Klarifikasi Gaji Rp30 Ribu per Jam

Melalui program ini, Kapolri ingin memastikan bahwa anak-anak Indonesia, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, tetap mendapatkan akses terhadap makanan sehat dan bergizi setiap hari. Hal ini diyakini sebagai upaya strategis untuk mendukung pertumbuhan anak dan menurunkan angka stunting secara nasional.

Dapur SPPG sendiri merupakan tempat pengolahan makanan bergizi yang dikelola oleh pihak kepolisian bekerja sama dengan berbagai instansi terkait. Setiap dapur akan menjalankan standar operasional khusus, mulai dari pemilihan bahan makanan, proses memasak, hingga distribusi ke sekolah-sekolah dan masyarakat sekitar.

BACA JUGA: Pemprov Bengkulu Dorong Hilirisasi Limbah B3 untuk Tingkatkan PAD

Dalam sambutannya, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Polresta Bengkulu yang telah membangun dan mengoperasikan dapur SPPG di wilayahnya. Ia menilai program ini sangat selaras dengan visi Pemerintah Kota Bengkulu, yaitu menjamin kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, terutama dalam aspek kesehatan anak.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dapur SPPG Polresta Bengkulu. Ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan Polri dalam menjamin masa depan anak-anak kita. Makanan bergizi adalah hak setiap anak, dan program ini adalah langkah luar biasa untuk memastikan hal itu,” ujar Dedy Wahyudi.

BACA JUGA: Polsek Tayan Hilir Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi, Pelaku Gunakan Anak untuk Kamuflase

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah kota siap berkolaborasi dengan jajaran kepolisian dan lembaga lainnya untuk memastikan kelancaran operasional dapur gizi ini, termasuk dari segi distribusi hingga edukasi kepada orang tua murid.

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bukan sekadar dapur umum biasa. Dapur ini dirancang secara khusus untuk memproduksi makanan sehat dan seimbang sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Makanan yang disiapkan di dapur ini nantinya akan dibagikan kepada siswa-siswi di sekolah negeri maupun swasta, terutama yang berada di wilayah padat penduduk dan rentan gizi buruk.

BACA JUGA: Desa Sindang Mulyo Salurkan BLT Dana Desa kepada 15 KPM, Dukung Kesejahteraan Warga

Setiap menu makanan dirancang oleh tim ahli gizi, disesuaikan dengan kebutuhan kalori dan nutrisi anak-anak sekolah. Menu tersebut akan berputar secara berkala, mencakup sumber karbohidrat, protein hewani dan nabati, serta vitamin dari buah dan sayur.

Program ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi strategis antara Polri dan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan target nasional, yaitu menurunkan prevalensi stunting hingga di bawah 14 persen pada 2026.

BACA JUGA: Resmi! ASN Kini Bisa Kerja dari Mana Saja: Ini Aturan Baru Permenpan RB 2025

Dedy Wahyudi menyatakan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu telah lama fokus pada isu stunting dan gizi buruk melalui berbagai program. Namun, keterlibatan institusi negara seperti Polri melalui SPPG dinilainya akan memperkuat gerakan nasional.

“Kami menyambut baik keterlibatan Polri dalam isu kesehatan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa tanggung jawab membangun bangsa bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi juga institusi negara lainnya,” tandas Dedy. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *