Pemkot Bengkulu Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem, Dinsos Aktifkan Posko 24 Jam

Cuaca ekstrem di Bengkulu
Foto: Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, pada saat melihat Kondisi Banjir, (Ft/Ist).

Pemkot Bengkulu Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem, Dinsos Aktifkan Posko 24 Jam

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Fatmawati Bengkulu memperkirakan cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Bengkulu. Menghadapi situasi ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Sosial (Dinsos) mengambil langkah-langkah preventif untuk meminimalkan dampak bencana yang mungkin terjadi selama musim penghujan.

Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, menyatakan bahwa pihaknya telah mengaktifkan Posko Kesiapsiagaan Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang beroperasi selama 24 jam penuh. Posko ini siap menerima laporan masyarakat terkait potensi atau kejadian bencana di wilayah Kota Bengkulu.

BACA JUGA: Hujan Deras dan Badai Melanda Kota Bengkulu: Pemkot dan BPBD Siaga Atasi Ancaman Banjir

”Personel kami di posko akan langsung mempelajari laporan yang masuk untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Sahat.

Selain itu, tim Dinsos juga aktif turun ke lapangan untuk mengecek titik-titik rawan bencana dan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang terdampak. Saat ini, tim sudah bergerak ke wilayah Kelurahan Teluk Sepang, Kecamatan Kampung Melayu untuk membantu warga yang terkena dampak banjir.

BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Siapkan Buffer Stock Aman hingga Akhir 2024 untuk Tanggap Bencana

Untuk memastikan penanganan bencana yang cepat dan efektif, Sub Koordinator Substansi Perlindungan Korban Bencana Alam, M. Usman, menegaskan bahwa personel Tagana selalu siaga di posko kesiapsiagaan. Mereka bertugas memantau kondisi wilayah secara intensif dan siap merespons laporan dari masyarakat kapan saja.

“Kami siaga 24 jam untuk memantau situasi dan menerima laporan dari masyarakat, Jika ada kejadian darurat, kami langsung berkoordinasi untuk memberikan bantuan,” kata Usman.

BACA JUGA: BPBD Mukomuko Usulkan Status Tanggap Darurat untuk Longsor Sungai Manjuto di Desa Pondok Panjang

Untuk memudahkan masyarakat melaporkan kondisi di wilayahnya, Dinsos menyediakan kontak personel Tagana yang dapat dihubungi kapan saja: F. Syah Harahap (Dandru Tagana): 085273717531, Rahmat (Personel Tagana): 083151820207

Sebelumnya, Dinsos telah menyalurkan bantuan sosial berupa makanan siap saji, beras, dan kebutuhan pokok lainnya kepada korban bencana banjir di berbagai lokasi yang memiliki posko pengungsian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi dengan cepat.

“Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak, Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik dalam situasi darurat seperti ini,” lanjut Sahat.

BACA JUGA: BPBD Kota Bengkulu Imbau Warga Rutin Bersihkan Saluran Air untuk Cegah Banjir

Pemkot Bengkulu juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau dan menangani dampak cuaca ekstrem. Dinas Pekerjaan Umum, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan instansi lainnya turut dilibatkan dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana.

“Kerja sama lintas instansi sangat diperlukan untuk memastikan semua sektor terlibat dalam penanganan bencana, Kita tidak bisa bekerja sendiri; koordinasi yang baik menjadi kunci keberhasilan,” tambah Sahat. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *