Pemkot Bengkulu Siapkan Buffer Stock Aman hingga Akhir 2024 untuk Tanggap Bencana

Buffer stock Pemkot Bengkulu
Foto; Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, Will Hopi, (Ft/Ist).

Pemkot Bengkulu Siapkan Buffer Stock Aman hingga Akhir 2024 untuk Tanggap Bencana

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan ketersediaan cadangan bantuan (buffer stock) untuk menghadapi berbagai bencana, baik bencana alam maupun sosial, aman dan cukup hingga akhir tahun 2024. Buffer stock ini mencakup persediaan makanan seperti beras, mie instan, dan sarden, serta kebutuhan darurat lainnya seperti selimut dan bahan bangunan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, Will Hopi, menyatakan bahwa seluruh persediaan tersebut didistribusikan secara berkala untuk memastikan tidak ada yang kedaluwarsa. Senin (23/9/2024), Will Hopi menjelaskan bahwa buffer stock ini sangat penting untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana, baik bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, maupun bencana sosial seperti kebakaran.

BACA JUGA: Respon Peringatan dini BMKG, BPBD Kota Bengkulu Himbau Warga Antisipasi Cuaca ekstrem

Menurut Will Hopi, setiap tahunnya, Pemerintah Kota Bengkulu selalu mempersiapkan buffer stock guna mengantisipasi segala kemungkinan bencana yang terjadi, “Tujuan utama dari penyediaan buffer stock adalah memastikan pemerintah tidak terlambat dalam memberikan bantuan kepada korban bencana,” ujar Will Hopi.

Buffer stock tersebut dirancang agar siap digunakan kapan saja dalam kondisi darurat, sehingga pemerintah bisa merespons dengan cepat dan tepat saat terjadi bencana.

BACA JUGA: BPBD Kota Bengkulu Ajukan Penambahan Peralatan untuk Penanganan Bencana

Selain menyiapkan buffer stock, Will Hopi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memasuki musim hujan yang berpotensi memicu banjir dan tanah longsor di wilayah rawan bencana, “Kita sedang berada di musim penghujan, dan ini adalah periode yang rentan terjadi bencana, terutama di wilayah yang sering mengalami banjir dan longsor, Oleh karena itu masyarakat diimbau untuk selalu waspada,” Terang Will Hopi.

BPBD Kota Bengkulu juga telah menyiagakan personel yang siap berkolaborasi dengan berbagai instansi terkait lainnya untuk menangani laporan dari masyarakat, “Personel kami siap dikerahkan kapan pun diperlukan, Bersama dengan pihak lain seperti TNI, Polri, dan instansi terkait, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk merespons cepat laporan kejadian bencana dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak,” lanjut Will Hopi.

BACA JUGA: BPBD Kota Bengkulu Siapkan Peralatan dan Sembako untuk Antisipasi Banjir di Tengah Cuaca Tidak Menentu

Pemerintah Kota Bengkulu tidak hanya memprioritaskan bantuan saat bencana terjadi, tetapi juga aktif dalam melakukan upaya pencegahan dan penanganan dini terhadap potensi bencana. Salah satu langkah preventif yang dilakukan adalah dengan melakukan pemetaan daerah rawan bencana, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan.

“Kita selalu berupaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga terhadap bencana, termasuk dengan memberikan edukasi mengenai langkah-langkah yang harus diambil jika bencana terjadi,” ungkap Will Hopi.

BACA JUGA: BPBD Kota Bengkulu Pastikan Buffer Stok Aman

Selain upaya penanggulangan bencana, BPBD Kota Bengkulu juga rutin melakukan pengecekan terhadap cadangan bahan bantuan yang ada di gudang-gudang penyimpanan. Dengan begitu, kondisi bahan bantuan selalu terjaga dan dapat digunakan kapan pun diperlukan.

“Setiap persediaan yang kita miliki selalu dipantau dan diperiksa secara berkala, Dengan cara ini kita memastikan bahwa tidak ada bahan bantuan yang kadaluarsa atau rusak, Semua stok dalam kondisi baik dan siap didistribusikan kapan saja,” jelas Will Hopi.

BACA JUGA: BPBD Kota Bengkulu Siaga Bencana: Buffer Stok Aman untuk Keadaan Darurat

Dalam beberapa tahun terakhir, BPBD Kota Bengkulu juga terus berusaha meningkatkan kapasitas tim tanggap darurat dan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan masyarakat. Langkah ini dilakukan guna mempercepat respons saat bencana terjadi, “Koordinasi antar-lembaga dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam penanggulangan bencana, Tanpa adanya kerjasama yang baik, tentu saja penanganan bencana akan sulit dilakukan dengan cepat dan tepat,” kata Will Hopi.

Tidak hanya itu, BPBD juga menyiapkan skema distribusi bantuan yang cepat dan tepat sasaran, “Ketika terjadi bencana, hal terpenting adalah bagaimana kita bisa mendistribusikan bantuan secara cepat dan tepat kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, Oleh karena itu, kita selalu siap dengan skema distribusi yang sudah disusun dengan baik,” Tutup Will Hopi. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *