Pemkab Mukomuko Akan Berikan Bantuan Seragam Gratis untuk 1.908 Siswa Madrasah
KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO|| Sebanyak 1.908 siswa madrasah di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu akan menerima bantuan seragam sekolah gratis dari pemerintah daerah, Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Mukomuko dalam mendukung pendidikan dan meringankan beban ekonomi keluarga siswa, khususnya bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Bantuan seragam ini diberikan kepada siswa baru yang masuk ke tingkat dasar (MI) dan tingkat menengah pertama (MTs) pada tahun ajaran 2024. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mukomuko, Widodo, menyampaikan bahwa total penerima terdiri dari 689 siswa MI dan 1.219 siswa MTs.
BACA JUGA: Kemenag Kabupaten Kaur: 2 Madrasah Tahun 2025 akan Direhab Oleh Kementerian PUPR
Meskipun program ini menjadi langkah positif bagi pendidikan di Mukomuko, jumlah bantuan seragam gratis yang diberikan lebih sedikit dari usulan awal. Semula, pemerintah daerah berencana menyalurkan bantuan kepada 4.000 siswa madrasah. Namun, keterbatasan anggaran membuat jumlah penerima akhirnya hanya mencapai 1.908 siswa.
“Sebanyak 1.908 siswa madrasah di daerah ini menerima seragam gratis dari pemerintah daerah, Angka ini memang lebih kecil dibandingkan usulan awal yang mencapai 4.000 siswa,” ujar Widodo, Kamis (30/1/25).
BACA JUGA: Kemenag Kota Bengkulu Gencarkan Sosialisasi Wajib Sertifikat Halal bagi UMKM
Seragam sekolah gratis ini diberikan khusus kepada siswa baru yang masuk ke jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak mereka.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mukomuko, Abdiyanto, menjelaskan bahwa seragam untuk siswa madrasah mengalami keterlambatan dalam distribusi dibandingkan dengan seragam untuk siswa SD dan SMP di bawah kewenangan pemda.
BACA JUGA: Gubernur Bengkulu Serahkan Hibah Lahan 3,8 Ha untuk Kemenag Kepahiang
Menurutnya, keterlambatan ini terjadi karena sekolah madrasah berada di bawah naungan Kementerian Agama, bukan langsung di bawah pemerintah daerah. Oleh karena itu, terdapat persyaratan administrasi tambahan yang harus dipenuhi sebelum bantuan bisa disalurkan.
“Kami membutuhkan waktu untuk menyelesaikan dokumen kerja sama antara pemerintah daerah dan Kemenag. Hal ini yang menyebabkan seragam untuk madrasah baru bisa dibagikan setelah seragam SD dan SMP selesai,” jelas Abdiyanto.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko telah mengalokasikan dana sebesar Rp3,9 miliar untuk program seragam gratis tahun 2024. Dana tersebut digunakan untuk membeli seragam bagi siswa SD dan SMP, serta siswa madrasah.
BACA JUGA: Revitalisasi KUA: Inovasi Pusat Layanan Keagamaan Tempat Pernikahan Gratis Bagi Masyarakat
Berikut rincian anggaran seragam sekolah gratis: Rp1,8 miliar dialokasikan untuk siswa tingkat SMP, Rp2,1 miliar digunakan untuk siswa SD, Total 8.130 siswa dari 140 SD dan 58 SMP menerima manfaat dari program ini.
Namun, anggaran awal yang dialokasikan ternyata belum cukup untuk memenuhi kebutuhan seragam bagi siswa madrasah. Oleh karena itu, pemerintah daerah akhirnya menambah anggaran dalam APBD Perubahan 2024 untuk memastikan bahwa lebih banyak siswa madrasah bisa menerima bantuan ini. (**)
Editor; (KB1) Share
Pewarta: Budi Utoyo











