Pemkab Bengkulu Tengah Tutup Pelatihan Bahasa Jepang: Bekal Kerja di Luar Negeri

Pelatihan Bahasa Jepang Bengkulu Tengah
Foto: Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Nurul Iwan Setiawan pada saat menyerahkan Sertifikat kepada salah satu Peserta Kursus bahasa Jepang yang di gagas oleh Disnakertrans Kabupaten Bengkulu Tengah dengan Lembaga Pendidikan Kaizu Hamagi Gakkou. Acara ini diadakan di Aula Puncak Hotel Tahura Bengkulu Tengah pada Rabu, (13/11/24), (Ft/Ist).

Pemkab Bengkulu Tengah Tutup Pelatihan Bahasa Jepang: Bekal Kerja di Luar Negeri

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU TENGAH|| Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Nurul Iwan Setiawan, S.Sos., M.Si., secara resmi menutup program pelatihan kursus bahasa Jepang yang merupakan hasil kerja sama antara Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bengkulu Tengah dengan Lembaga Pendidikan Kaizu Hamagi Gakkou. Acara ini diadakan di Aula Puncak Hotel Tahura Bengkulu Tengah pada Rabu, (13/11/24), dan turut dihadiri Kepala Disnakertrans Bengkulu Tengah, Tarmizi, M.Psi, perwakilan dari BP2MI, serta pihak pengelola LPK Kaizu Hamagi Gakkou Bengkulu.

Dalam sambutannya, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Nurul Iwan Setiawan, menekankan bahwa selain keterampilan kerja, kemampuan berbahasa asing sangat penting bagi mereka yang ingin bekerja di luar negeri. Ia mengapresiasi inisiatif Disnakertrans dalam menyediakan program pelatihan bahasa Jepang yang bermanfaat bagi para pencari kerja, khususnya mereka yang ingin bekerja di Jepang.

BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Gelar Sosialisasi Perlindungan Pekerja Migran di Adeeva Hotel Pantai Panjang

“Kemampuan berbahasa asing menjadi syarat penting bagi pekerja yang berencana ke luar negeri, terutama Jepang, Apa yang dilakukan Disnakertrans ini sangat bermanfaat dan mendukung calon pekerja untuk beradaptasi lebih baik,” ujar Nurul Iwan.

Program pelatihan ini dirancang agar para peserta memiliki kemampuan komunikasi dasar yang memadai untuk bekerja di lingkungan asing. Selain itu, pelatihan ini juga membuka kesempatan lebih luas bagi para pemuda di Kabupaten Bengkulu Tengah yang berminat mengembangkan karier di Jepang.

BACA JUGA: Kunjungan Perusahaan Jepang ke Bengkulu Tengah: Peluang Besar bagi Calon Pekerja Migran Indonesia

Nurul Iwan Setiawan menambahkan bahwa ke depannya, Pemkab Bengkulu Tengah akan terus mendukung program-program pelatihan seperti ini. Pelatihan semacam ini, menurutnya, tidak hanya membantu peserta siap kerja di luar negeri tetapi juga membuka peluang usaha yang dapat mengurangi tingkat pengangguran dan memperkuat ekonomi daerah.

“Program ini akan terus kita dukung sebagai langkah untuk memperkuat kompetensi pencari kerja di Kabupaten Bengkulu Tengah,” Imbuh Nurul Iwan.

BACA JUGA: Pelatihan Sertifikasi di UPTD BLK Provinsi Bengkulu: Peningkatan SDM dan Penanggulangan Pengangguran

Kepala Disnakertrans Bengkulu Tengah, Tarmizi, menjelaskan bahwa pelatihan bahasa Jepang ini diikuti oleh 80 peserta, yang terdiri dari 59 pria dan 21 wanita. Seluruh peserta berasal dari berbagai kecamatan di Bengkulu Tengah, menunjukkan antusiasme generasi muda daerah dalam mengejar peluang kerja di luar negeri. Program pelatihan ini menjadi salah satu inisiatif Pemkab Bengkulu Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta membuka peluang kerja bagi masyarakat.

“Program pelatihan ini berlangsung selama enam bulan, dan kami berharap keahlian yang diperoleh selama kursus ini dapat membantu mereka memasuki dunia kerja,” ujar Tarmizi.

BACA JUGA: Bengkulu Tengah Kembangkan SDM: Sekda Buka Acara Pelatihan Berbasis Kompetensi untuk Pekerja Imigran

Dari 80 peserta yang mengikuti program pelatihan ini, 18 di antaranya berhasil melangkah lebih jauh dengan mengikuti tes kerja di Jepang yang berlangsung di Kabupaten Sumedang. Dari 18 peserta yang mengikuti tes tersebut, 4 peserta dinyatakan lulus dan saat ini telah diterima bekerja di perusahaan Jepang.

“Alhamdulillah, dari 18 peserta yang berangkat, 4 di antaranya lulus dan sekarang bekerja di Jepang, Ini merupakan pencapaian yang membanggakan bagi Kabupaten Bengkulu Tengah,” Kata Tarmizi.

BACA JUGA: Optimalkan Peluang Kerja: Sosialisasi PMI di Kabupaten Bengkulu Tengah

Tarmizi menekankan bahwa keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan persiapan yang tepat, pencari kerja dari daerah bisa memiliki peluang besar untuk berkarir di luar negeri. Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mencari dan menjajaki peluang-peluang lain di dunia kerja yang membutuhkan keahlian berbahasa Jepang. Melihat potensi besar tenaga kerja migran Indonesia, Disnakertrans berharap dapat terus menjembatani generasi muda dengan peluang-peluang kerja yang lebih baik di luar negeri.

“Kami akan terus mencari peluang-peluang lain untuk PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang memiliki keahlian berbahasa Jepang, mengingat kebutuhan di sektor ini masih cukup besar,” kata Tarmizi. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *