Pasar Barukoto Ditarget Beroperasi Awal 2026
Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kota Bengkulu terus mempercepat revitalisasi Pasar Barukoto 1 dan 2, salah satu pasar bersejarah yang menjadi denyut ekonomi kawasan kota tua. Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, Penjabat Sekretaris Daerah Tony Elfian, staf ahli, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait meninjau langsung progres pembangunan pasar tersebut pada Minggu (04/01/26).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan fisik berjalan sesuai target sekaligus mengidentifikasi kendala yang masih tersisa. Pemerintah Kota ingin memastikan Pasar Barukoto dapat segera difungsikan dan memberikan manfaat nyata bagi pedagang maupun masyarakat luas.
||BACA JUGA: Pasar Barukoto Dibangun Ulang, Pemkot Bengkulu Gelontorkan 7,6 Miliar
Berdasarkan laporan pelaksana proyek, hingga awal Januari 2026 progres pembangunan Pasar Barukoto telah mencapai sekitar 80 persen. Sisa pengerjaan sebesar 20 persen difokuskan pada penataan akses jalan di lingkungan pasar, penyempurnaan drainase, serta penambahan sejumlah elemen bangunan yang berfungsi meningkatkan estetika dan kenyamanan kawasan.
“Secara struktur utama sudah selesai. Tinggal penyempurnaan, terutama akses jalan, lingkungan sekitar pasar, dan beberapa detail bangunan agar tampil lebih rapi, bersih, dan nyaman,” kata Dedy saat meninjau lokasi.
||BACA JUGA: Revitalisasi Pasar Barukoto: Pedagang Dukung Penataan untuk Daya Tarik Wisata Kuliner
Menurut Dedy, revitalisasi Pasar Barukoto bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari strategi besar Pemerintah Kota Bengkulu untuk menghidupkan kembali kawasan kota tua. Kawasan Barukoto pada era 1980-an hingga 1990-an dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi dan perdagangan yang ramai. Namun, seiring perkembangan kota, kawasan ini sempat mengalami penurunan aktivitas.
Melalui revitalisasi total, Pemkot Bengkulu ingin mengembalikan kejayaan Barukoto sebagai pusat ekonomi rakyat, sekaligus menyesuaikannya dengan kebutuhan dan selera masyarakat masa kini. Pasar Barukoto dirancang dengan konsep modern, bersih, dan tertata, tanpa meninggalkan nilai historis yang melekat pada kawasan tersebut.
Salah satu fokus utama revitalisasi adalah menjadikan Pasar Barukoto sebagai pusat wisata kuliner khas Bengkulu. Pemerintah Kota menargetkan pasar ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi jual beli kebutuhan harian, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang menarik bagi warga lokal maupun wisatawan.
||BACA JUGA: Walikota Bengkulu Tanggapi Keluhan Pedagang Pasar Barukoto, Upayakan Kembali Angkot Masuk Pasar
“Pasar Barukoto akan menjadi sentra kuliner khas Bengkulu. Kita ingin orang datang ke sini bukan hanya untuk belanja, tapi juga menikmati makanan tradisional, suasana pasar yang bersih, dan kawasan kota tua yang hidup,” ujar Dedy.
Konsep pasar modern ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing pedagang lokal. Dengan fasilitas yang lebih layak, pencahayaan yang baik, serta penataan kios yang rapi, pedagang diharapkan dapat berjualan dengan lebih nyaman dan profesional. Di sisi lain, pembeli pun akan merasa aman dan betah saat berbelanja.
Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing menambahkan, revitalisasi Pasar Barukoto juga memperhatikan aspek kenyamanan dan kebahagiaan warga. Menurutnya, pasar rakyat tidak harus kumuh atau semrawut. Dengan perencanaan yang tepat, pasar dapat menjadi ruang publik yang bersih, tertib, dan menyenangkan.
||BACA JUGA: Dari Pasar hingga Wisata, Walikota Percepat Penataan Wajah Kota
“Kami ingin pasar ini menjadi ruang interaksi sosial yang positif. Pedagang nyaman, pembeli senang, dan kawasan sekitar ikut hidup,” kata Ronny.
Selain bangunan utama pasar, Pemkot Bengkulu juga melakukan pembenahan infrastruktur pendukung, seperti drainase dan jalan di sekitar kawasan Barukoto. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah genangan air, memperlancar arus lalu lintas, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan tertata.
Perbaikan infrastruktur ini diharapkan mampu menghidupkan kembali denyut ekonomi di pusat kota lama. Dengan akses yang baik dan lingkungan yang nyaman, aktivitas perdagangan dan jasa di kawasan Barukoto diyakini akan tumbuh kembali.
||BACA JUGA: Tata Pasar Panorama, 23 Kios Diambil Alih Pemkot
Meski progres pembangunan sudah mencapai 80 persen, Dedy mengakui sisa anggaran tahun 2025 belum mencukupi untuk menyelesaikan proyek hingga 100 persen. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bengkulu akan melanjutkan penyelesaian proyek melalui anggaran tahun 2026.
“Sisa pengerjaan akan segera kita selesaikan. Proses administrasi dan lelang untuk pekerjaan lanjutan akan dilakukan di awal tahun anggaran 2026 ini,” ujar Dedy.
Ia menegaskan, Pemkot menargetkan Pasar Barukoto sudah dapat beroperasi lebih cepat dari rencana awal. Jika semula ditargetkan beroperasi pada pertengahan tahun 2026, kini pemerintah berupaya memajukan target tersebut menjadi Februari atau Maret 2026.
||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Gaspol Modernisasi Kota, di Mulai Revitalisasi Pasar Minggu
“Kita upayakan percepatan. Mudah-mudahan semua proses berjalan lancar sehingga pasar ini bisa segera dimanfaatkan,” katanya.
Dedy berharap Pasar Barukoto yang baru dapat menjadi “kado” bagi warga Kota Bengkulu. Ia ingin para pedagang segera menempati gedung pasar yang lebih modern dan representatif, sehingga roda ekonomi rakyat dapat berputar lebih cepat.
“Kami ingin pedagang segera masuk, berjualan dengan nyaman, dan pendapatannya meningkat. Inilah tujuan utama revitalisasi pasar rakyat,” ujar Dedy. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











