Walikota Bengkulu Tanggapi Keluhan Pedagang Pasar Barukoto, Upayakan Kembali Angkot Masuk Pasar

Pasar Barukoto II
Foto: Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi pada saat berbincang dengan para pedagang pasar barukoto beberapa waktu yang lalu, (Ft dok/Ist).

Walikota Bengkulu Tanggapi Keluhan Pedagang Pasar Barukoto, Upayakan Kembali Angkot Masuk Pasar

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing baru-baru ini melakukan inspeksi ke Pasar Barukoto II untuk mendengar langsung keluhan para pedagang. Dalam kunjungannya, mereka menemukan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pedagang, termasuk infrastruktur yang kurang memadai dan minimnya jumlah pembeli.

Sejumlah pedagang mengeluhkan kondisi pasar yang kurang mendukung aktivitas jual beli. Beberapa masalah yang disampaikan antara lain atap bocor, saluran drainase yang buruk, meja dagangan yang rusak, serta kurangnya penerangan di dalam pasar. Namun, keluhan terbesar yang disampaikan adalah menurunnya jumlah pembeli yang datang ke pasar.

BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Tinjau Pasar Barukoto, Targetkan Renovasi Program 100 Hari

Salah satu pedagang ikan asin, Rahmat (36), menuturkan bahwa sejak beberapa tahun terakhir, jumlah pelanggan yang datang semakin berkurang. Salah satu penyebab utama adalah transportasi umum yang tidak lagi masuk ke kawasan pasar.

“Dulu, sebelum angkot berhenti beroperasi di sini, pasar lebih ramai, Sekarang baru jam 9 pagi saja sudah sepi, Kami berharap ada solusi agar transportasi bisa kembali ke Pasar Barukoto II,” ujar Rahmat dengan logat khas Bengkulu.

BACA JUGA: Satgas Pangan Polda Kalbar: Pantau Harga Bahan Pokok dan Cegah Penimbunan di Pasar Pontianak

Menanggapi keluhan ini, Walikota Dedy Wahyudi berjanji akan mencari solusi terbaik agar transportasi umum kembali melayani rute ke Pasar Barukoto II. Ia pun akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bengkulu untuk membahas kemungkinan perubahan rute angkutan umum.

“Kami memahami keluhan para pedagang, Jika memungkinkan kami akan meminta Dinas Perhubungan untuk mengatur ulang jalur angkot agar kembali melewati kawasan pasar ini, Insya Allah kami akan mencari solusi terbaik,” ungkap Dedy.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Hendri Kurniawan, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mencari alternatif agar transportasi umum kembali menjangkau Pasar Barukoto II. Namun, ia mengakui bahwa mengembalikan angkot ke jalur lama bukan perkara mudah.

BACA JUGA: Jelang Ramadan 2025, Wagub Mian Tinjau Pasar Bengkulu: Stok Bahan Pokok Aman

“Saat ini, jumlah angkot di Kota Bengkulu yang masih beroperasi hanya sekitar 78 unit, Angkot yang dahulu melayani rute ke Pasar Barukoto II kini tidak lagi beroperasi di jalur tersebut, Sehingga solusi yang paling memungkinkan adalah menghadirkan angkutan publik seperti bus yang mendapat subsidi dari pemerintah,” jelas Hendri.

Hendri dan Pemkot telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk membahas kemungkinan mendapatkan subsidi bagi angkutan umum di Bengkulu. Namun, ia juga mengakui bahwa APBD Kota Bengkulu saat ini masih terbatas untuk mendukung program subsidi transportasi secara penuh.

BACA JUGA: Pasar Murah Ramadan 2025 di Bengkulu: Pemkot Gelar Bazar Sembako Murah Minggu Kedua Ramadan

Sebagai solusi lain, Hendri menyebutkan bahwa pihaknya sedang menjajaki kemungkinan bekerja sama dengan perusahaan swasta dalam sektor transportasi. Konsepnya adalah menyediakan kendaraan dari pihak swasta dengan subsidi operasional dari pemerintah.

“Kami mencari mitra dari sektor usaha transportasi untuk menyediakan kendaraan, sementara pemerintah akan menanggung sebagian biaya operasional, Harapannya tarif bisa tetap terjangkau, misalnya hanya Rp5.000 untuk perjalanan jauh maupun dekat, Langkah-langkah ini masih dalam tahap kajian sesuai dengan kemampuan APBD kita,” papar Hendri. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *