Mukomuko Percepat Penyaluran Dana Desa Tahap Kedua untuk Pembangunan Pedesaan Sebelum Juli 2024

Penyaluran Dana Desa Mukomuko
Foto: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mukomuko, Ujang Selamat, S.Pd, (Ist).

Mukomuko Percepat Penyaluran Dana Desa Tahap Kedua untuk Pembangunan Pedesaan Sebelum Juli 2024

KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO|| Kabupaten Mukomuko berkomitmen untuk mempercepat pembangunan pedesaan dengan menyelesaikan penyaluran Dana Desa (DD) tahap kedua sebelum Juli 2024. Upaya ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi perkembangan infrastruktur dan program-program pemberdayaan masyarakat desa.

Saat ini, proses penyaluran dana desa sudah mulai berjalan. Sebanyak 42 desa telah mengajukan pencairan dana desa tahap kedua. Berkas-berkas dari desa-desa ini telah diverifikasi dan diproses oleh Badan Keuangan Daerah (BKD) Mukomuko. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mukomuko, Ujang Selamat, S.Pd, mengonfirmasi bahwa pada tanggal 6 Juni, 42 desa telah mengajukan permohonan pencairan DD tahap kedua.

BACA JUGA: 4.127 Keluarga di Mukomuko Terima BLT-DD Tahun 2024

“Berkas-berkas tersebut sudah diproses di BKD, dan beberapa desa sudah mulai menerima pencairan, Desa lainnya masih dalam proses penyerapan dana desa tahap pertama,” ujar Ujang, Kamis, (6/6/24).

Ujang mendorong desa-desa yang belum mengajukan pencairan DD tahap kedua untuk segera melakukan pengajuan. Salah satu syarat penting untuk pencairan tahap kedua adalah realisasi atau capaian penggunaan dana desa tahap pertama minimal harus mencapai 60 persen, Oleh karena itu, desa-desa diharapkan mempercepat pelaksanaan kegiatan tahap pertama, baik dalam pembangunan fisik maupun kegiatan lainnya.

” Kami berharap pihak kecamatan dapat mendorong pemerintah desa mempercepat pembangunan tahap pertama, supaya pengajuan tahap kedua bisa segera dilakukan, ” kata Ujang.

BACA JUGA: Mukomuko: Sebanyak 76 Desa Ajukan Penyaluran DD Tahap Pertama

Ujang menekankan pentingnya pengajuan cepat untuk pencairan tahap kedua agar desa tidak terburu-buru dalam merealisasikan dana, terutama untuk kegiatan fisik pembangunan. Jika penyaluran terlambat, pembangunan di desa akan terhambat. Maka dari itu, dia menekankan bahwa bulan Juli semua desa ditargetkan sudah menerima dana desa tahap kedua.

” Terkait penghargaan bagi desa yang berkinerja baik, hingga saat ini belum ada arahan dari pemerintah pusat, Namun demikian, Dinas PMD tetap melakukan penilaian kinerja desa, terutama dalam pelaporan penyerapan dana desa, ” jelas Ujang.

Penilaian kinerja desa dilakukan untuk memastikan bahwa penggunaan dana desa tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat desa. Dinas PMD terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program-program desa, terutama dalam hal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa.

BACA JUGA: 28 Desa di Mukomuko Ajukan Pencairan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahap Kedua 2024

Selain itu, Ujang juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan kecamatan dalam mempercepat proses pencairan dana desa. Dukungan dari aparat kecamatan sangat diperlukan untuk memastikan bahwa setiap desa mampu memenuhi persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan untuk pencairan dana tahap kedua.

“Kami mengharapkan kerja sama yang baik antara pemerintah desa dan kecamatan, Kecamatan diharapkan aktif mendorong dan membantu desa-desa dalam menyelesaikan administrasi dan persyaratan yang diperlukan,” tambah Ujang.

Dalam konteks ini, peran aktif masyarakat desa juga sangat penting. Masyarakat diharapkan turut mengawasi dan memastikan bahwa dana desa digunakan sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan yang telah disepakati. Partisipasi aktif masyarakat akan membantu menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa.

BACA JUGA: Kantor Desa Suka Bandung Disegel oleh Warga, Tuntut Pemberhentian Kepala Desa

“Pengawasan dari masyarakat sangat penting. Kami berharap masyarakat desa juga ikut berperan dalam mengawasi penggunaan dana desa agar sesuai dengan perencanaan dan memberikan manfaat maksimal,” tutup Ujang.

Melalui langkah-langkah tersebut, Kabupaten Mukomuko berharap dapat mempercepat pembangunan pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Penyaluran Dana Desa tahap kedua diharapkan dapat berjalan lancar dan tepat waktu, sehingga desa-desa dapat segera melaksanakan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan. Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat, pembangunan pedesaan di Kabupaten Mukomuko akan semakin maju dan berkelanjutan. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Budi Utoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *