Kominfo Bengkulu Dorong Kolaborasi Media dalam Menyebarkan Informasi Pembangunan Daerah
Kantor-Berita.Com|| Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bengkulu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Refleksi dan Sinergi Antar Media, Selasa (7/10/25), bertempat di Monitoring Center Dinas Kominfo. Kegiatan ini menjadi ajang penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan insan media dalam membangun citra positif daerah serta meningkatkan penyebaran informasi publik yang objektif dan transparan.
Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Gita Gama, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mempererat kerja sama yang selama ini sudah terjalin baik antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dan media massa.
||BACA JUGA: Sucipto: Arahan Menko AHY Soal Standar Bangunan Publik Adalah Langkah Visioner dan Progresif
“Pertemuan ini adalah langkah awal untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan rekan-rekan media. Kita ingin memastikan bahwa informasi tentang pembangunan kota tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Gita Gama dalam sambutannya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan media bukan sekadar formalitas, tetapi kebutuhan nyata dalam menciptakan komunikasi publik yang efektif. Dalam era digital saat ini, media berperan penting sebagai jembatan informasi antara kebijakan pemerintah dan masyarakat.
Gita menegaskan bahwa kehadiran media memiliki peran strategis dalam mendukung program dan capaian pembangunan yang sedang digalakkan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu.
“Saat ini, Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota sedang giat-giatnya melakukan pembangunan di berbagai sektor. Namun tanpa dukungan dari media, kerja keras pemerintah tidak akan tersampaikan secara optimal kepada masyarakat,” tegasnya.
Gita berharap, insan pers di Bengkulu tidak hanya berperan sebagai pengawas kebijakan, tetapi juga menjadi mitra yang aktif dalam menyebarluaskan informasi yang mendidik, berimbang, dan membangun optimisme publik.
||BACA JUGA: Bupati Rifai Tajudin dan BPKP Teken IEPK, Bengkulu Selatan Mantapkan Komitmen Antikorupsi
“Kami ingin membangun ekosistem komunikasi yang positif. Media bukan hanya pelapor berita, tapi bagian dari proses pembangunan daerah. Kita ingin publik mengetahui setiap langkah maju yang sudah dicapai pemerintah,” jelasnya.
Rakor ini juga menjadi ajang refleksi bagi Dinas Kominfo dan rekan media untuk mengevaluasi bentuk kerja sama yang telah dilakukan selama ini. Gita Gama mengakui bahwa belum semua media di Kota Bengkulu dapat hadir dalam kegiatan tersebut, namun kegiatan serupa akan dilakukan secara bertahap.
“Hari ini belum semua perwakilan media bisa hadir, tapi ke depan kita akan melaksanakan pertemuan lanjutan agar seluruh media di Bengkulu bisa terlibat aktif,” katanya.
||BACA JUGA: Pagu Anggaran Kementerian PUPR 2026 Rp118,5 Triliun untuk Infrastruktur, Ini Rinciannya
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini penting untuk menyatukan visi dan persepsi antara pemerintah dan media, terutama dalam menyikapi dinamika sosial serta perkembangan digitalisasi informasi.
“Kolaborasi yang kuat akan membuat arus informasi lebih sehat. Dengan sinergi yang baik, kita bisa melawan hoaks dan disinformasi yang sering memicu keresahan publik,” tambah Gita.
Dalam kesempatan itu, Gita menegaskan bahwa membangun citra positif bukan berarti melakukan pencitraan semu. Menurutnya, citra positif lahir dari kinerja nyata pemerintah yang diberitakan secara objektif oleh media.
||BACA JUGA: Kejari Tetapkan Politisi PAN Tersangka Skandal Korupsi Kios Pasar Panorama
“Citra yang dimaksud bukan dalam konteks rekayasa. Fakta bisa dilihat secara langsung, bagaimana Wali Kota dan Wakil Wali Kota berkomitmen memenuhi harapan masyarakat dalam konteks pembangunan,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran media sangat vital dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas publik. Setiap kebijakan yang disampaikan melalui media harus berbasis data dan fakta agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar, bukan opini sepihak.
“Pemerintah butuh media yang kritis tapi juga konstruktif. Kritik membangun akan membuat kami terus berbenah, sedangkan pemberitaan positif yang berimbang akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tutur Gita.
||BACA JUGA: Asesmen ASN Pemkot Bengkulu Rampung, Ini Pesan Pj Sekda
Dinas Kominfo Kota Bengkulu berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi publik yang humanis, transparan, dan berbasis data. Gita menjelaskan bahwa strategi komunikasi pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada penyebaran informasi, tetapi juga pada upaya mendengarkan aspirasi masyarakat melalui media.
“Kita ingin komunikasi berjalan dua arah. Pemerintah menyampaikan programnya, sementara masyarakat melalui media bisa menyampaikan masukan dan kritik. Dengan begitu, pembangunan akan berjalan lebih partisipatif,” jelasnya.
Kominfo Bengkulu juga mendorong agar insan media terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital agar mampu menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda yang kini lebih banyak mengakses berita melalui platform digital.
||BACA JUGA: Hasil UTK: Sekolah Pinggiran Tunjukkan Prestasi, Saingi Sekolah Favorit
“Kami ingin kolaborasi ini juga menyentuh dunia digital. Kita tidak hanya bicara media konvensional, tapi juga media online, portal berita, hingga konten kreator lokal yang ikut menyebarkan informasi positif tentang Bengkulu,” tambahnya.
Gita Gama menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menutup diri terhadap kritik, justru terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak, termasuk media.
“Kami menyadari bahwa media adalah mitra penting yang bisa membantu pemerintah memperbaiki kebijakan. Selama kritik disampaikan dengan data dan tujuan membangun, kami sangat terbuka,” ujarnya.
||BACA JUGA: Dedy Wahyudi: Ekonomi Harus Tetap Jalan Meski Status Hukum Berproses
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan bukan hanya hasil kerja pemerintah semata, tetapi juga buah kolaborasi semua elemen, termasuk jurnalis dan lembaga media.
“Membangun kota tidak bisa dilakukan sendirian. Butuh sinergi, komunikasi, dan kesamaan visi antara pemerintah, media, dan masyarakat. Kalau semua berjalan bersama, citra positif daerah akan terbentuk secara alami,” tutup Gita. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











