Dinas TPHP Bengkulu Usulkan Pembukaan 1.800 Hektare Lahan Sawah Baru untuk Tingkatkan Produksi Padi

Dinas TPHP Bengkulu
Foto: Dinas TPHP Bengkulu Usulkan Pembukaan 1.800 Hektare Lahan Sawah Baru untuk Tingkatkan Produksi Padi, (Ft/Ist).

Dinas TPHP Bengkulu Usulkan Pembukaan 1.800 Hektare Lahan Sawah Baru untuk Tingkatkan Produksi Padi

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPHP) Provinsi Bengkulu mengusulkan pembukaan 1.800 hektare lahan sawah baru ke pemerintah pusat. Langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan produktivitas padi di wilayah Bengkulu serta mendukung swasembada pangan.

Kepala Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, M Rizon, menyatakan bahwa usulan ini telah diajukan ke pemerintah pusat, Usulan ini diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi padi di Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA: Penyaluran Pupuk Subsidi di Bengkulu Capai 15.815 Ton Hingga Mei 2024, Dinas TPHP Optimis Puncak Serapan di Musim Tanam

“Iya benar, kami mengusulkan 1.800 hektare lahan sawah baru ke pemerintah pusat,” ujarnya saat dikonfirmasi di Kota Bengkulu, Selasa, (13/8/24).

Sebagian besar usulan lahan sawah baru berasal dari Pulau Enggano di Kabupaten Bengkulu Utara, mencapai 1.000 hektare. Selain itu, Kabupaten Seluma mengusulkan 300 hektare, Kabupaten Mukomuko 200 hektare, dan sisanya berasal dari kabupaten lain di Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA: Dinas TPHP Provinsi Bengkulu Jelaskan Mengenai Lonjakan Harga Beras

Rizon menjelaskan bahwa usulan tersebut telah disampaikan ke Kementerian Pertanian dan mendapat respons positif, “Usulan cetak lahan baru untuk persawahan di Bengkulu telah mendapat tanggapan baik dari Kementerian Pertanian, Kami optimis bantuan ini dapat direalisasikan pada 2025,” tambahnya.

Dinas TPHP Provinsi Bengkulu terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian. Mereka berharap bantuan untuk cetak lahan persawahan baru ini dapat segera direalisasikan.

“Kami terus menyampaikan ke pemerintah pusat dan responsnya sangat positif, Kami berharap Provinsi Bengkulu dapat menerima bantuan cetak sawah tersebut pada 2025,” kata Rizon.

BACA JUGA: Harga Beras SPHP Naik di Bengkulu: Pemerintah Tegaskan Patuhi pada HET

Dinas TPHP Provinsi Bengkulu mencatat peningkatan jumlah petani di wilayah tersebut berdasarkan data Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Pada periode Mei hingga Juli 2024, jumlah petani meningkat menjadi 88.331 orang, naik dari 86.065 petani pada Januari hingga April 2024.

Ketua Tim Kerja Seksi Pupuk dan Alsintan Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, Destriana, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah petani berimbas pada kenaikan alokasi pupuk subsidi. Alokasi pupuk urea meningkat dari 29.128 ton menjadi 29.951 ton, mengalami penambahan sebanyak 822,5 ton. Sedangkan alokasi pupuk NPK naik dari 59.717 ton menjadi 61.099 ton, dengan penambahan sebesar 1.381 ton.

BACA JUGA: Bengkulu Percepat Program Perluasan Areal Tanam untuk Antisipasi La Nina 2024

Pihak Dinas TPHP Provinsi Bengkulu optimistis bahwa bantuan untuk mencetak lahan sawah baru akan direalisasikan pada tahun 2025, “Kami terus menyampaikan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dan respons untuk Provinsi Bengkulu akan mendapatkan bantuan cetak sawah itu di 2025,” jelas Rizon.

Dengan adanya program pembukaan lahan sawah baru, diharapkan sektor pertanian di Bengkulu semakin maju. Peningkatan produksi padi tidak hanya berdampak pada ketersediaan pangan, tetapi juga pada kesejahteraan petani, “Kami berharap program ini dapat meningkatkan taraf hidup petani dan mendukung perekonomian daerah,” kata Rizon. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *