Penyaluran Pupuk Subsidi di Bengkulu Capai 15.815 Ton Hingga Mei 2024, Dinas TPHP Optimis Puncak Serapan di Musim Tanam

Pupuk subsidi Bengkulu
Foto: Ketua Tim Kerja Pupuk Pestisida dan Alsintan Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, Destriana, (Ft/Ist).

Penyaluran Pupuk Subsidi di Bengkulu Capai 15.815 Ton Hingga Mei 2024, Dinas TPHP Optimis Puncak Serapan di Musim Tanam

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu melaporkan bahwa hingga Mei 2024, penyaluran pupuk subsidi telah mencapai 15.815 ton. Rincian dari distribusi ini mencakup 6.985 ton Pupuk Urea, yang merupakan 26.85% dari total alokasi sebesar 26.286 ton, dan 8.890 ton Pupuk NPK, atau 23.72% dari alokasi sebesar 37.496 ton. Namun, untuk Pupuk NPK Formula Khusus, belum ada realisasi dari alokasi yang disediakan sebanyak 2 ton.

Ketua Tim Kerja Pupuk Pestisida dan Alsintan Dinas TPHP Provinsi Bengkulu, Destriana, memprediksi bahwa puncak penyerapan pupuk akan terjadi pada bulan Agustus dan September, seiring dengan musim tanam di wilayah Bengkulu.

BACA JUGA: Pupuk Subsidi di Mukomuko: Menunggu SK Bupati untuk Penambahan Kuota dan HET

Destriana menyatakan bahwa kebutuhan pupuk biasanya meningkat signifikan saat musim tanam, sehingga diperkirakan alokasi pupuk akan terserap dengan optimal pada bulan-bulan tersebut.

Tahun ini, alokasi pupuk subsidi untuk Bengkulu mendapatkan tambahan dari Kementerian Pertanian (Kementan). Awalnya, Bengkulu hanya menerima alokasi 15.378 ton untuk pupuk urea dan 17.539 ton untuk NPK. Namun, Kementan menambah alokasi tersebut menjadi 10.908 ton tambahan untuk urea dan 19.957 ton untuk NPK. Dengan penambahan ini, total alokasi pupuk subsidi untuk Bengkulu menjadi 63.782 ton, yang terdiri dari pupuk urea dan NPK. Sementara itu, untuk NPK formula khusus, alokasi tetap tidak mengalami perubahan.

BACA JUGA: Bantu Tingkatkan Produktifitas Pertanian, Kota Bengkulu Terima 282 Ton Alokasi Pupuk Subsidi

Dengan adanya penambahan alokasi ini, pemerintah berharap dapat memenuhi kebutuhan pupuk para petani di Provinsi Bengkulu, khususnya menjelang musim tanam. Peningkatan alokasi ini juga diharapkan dapat mendukung produktivitas pertanian di Bengkulu, mengingat pupuk merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan hasil panen.

Distribusi pupuk subsidi dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan bahwa pupuk benar-benar sampai ke tangan petani yang membutuhkan. Dinas TPHP Bengkulu telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk distributor dan kelompok tani, untuk memastikan bahwa pupuk didistribusikan secara merata dan tepat waktu.

BACA JUGA: Pupuk Bersubsidi Rejang Lebong, Distan Lakukan Pengawasan

Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus mengawasi penggunaan pupuk subsidi ini agar tidak disalahgunakan. Penggunaan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pemanfaatan pupuk, sehingga dapat memberikan hasil yang optimal bagi para petani.

Pemerintah Provinsi Bengkulu juga berkomitmen untuk terus mendukung sektor pertanian melalui berbagai program dan kebijakan yang berpihak kepada petani. Dengan adanya alokasi pupuk subsidi ini, diharapkan petani dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan hasil panen mereka. Pemerintah juga berupaya untuk memastikan bahwa ketersediaan pupuk subsidi tetap terjaga, terutama menjelang musim tanam yang biasanya membutuhkan pasokan pupuk yang lebih banyak. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *