Dedy: Pembangunan Kota Bengkulu Bersumber dari Pajak Warga
Kantor-Berita.Com|| Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi kembali menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ia mengingatkan bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan warga memiliki kontribusi langsung terhadap pembangunan infrastruktur kota, mulai dari jalan lingkungan, jembatan, drainase, hingga penerangan jalan umum.
Penegasan tersebut disampaikan Dedy Wahyudi sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Bengkulu untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai hubungan erat antara pajak daerah dan percepatan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, baik saat ini maupun di masa mendatang.
||BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu: Pembangunan Harus Terarah dan Berkelanjutan
“Kenapa ini terus saya sampaikan? Karena kita punya banyak rencana pembangunan. Kita ingin membangun jalan, memperbaiki drainase, menambah lampu jalan. Dari mana dananya? Dari PBB inilah. Maka saya mohon bantu pemerintah dengan membayar PBB. Insya Allah, pembangunan bisa kita wujudkan bersama,” ujar Dedy Wahyudi, Selasa (16/12).
Menurut Wali Kota, Pajak Bumi dan Bangunan merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat strategis. Dana dari PBB tidak hanya menopang operasional pemerintah, tetapi juga menjadi bahan bakar utama pembangunan infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
||BACA JUGA: Kota Bengkulu Masuk Jajaran Kota Paling Inovatif, Dalam Ajang IGA 2025
Dedy menegaskan bahwa pembangunan tidak mungkin berjalan optimal tanpa dukungan pendanaan yang kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kepatuhan pajak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk partisipasi nyata warga dalam membangun kotanya sendiri.
“Kalau masyarakat ingin lingkungannya jalannya bagus, drainasenya tidak mampet, lampu jalannya terang, itu semua ada biayanya. Dan biaya itu bersumber dari pajak yang kita bayarkan bersama,” tegasnya.
Sejak dilantik bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, Dedy Wahyudi menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Bengkulu. Kebijakan ini diambil untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup warga.
||BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu Resmikan SI-Pukek, Aplikasi Monitoring Kinerja Berbasis Digital
Dalam beberapa waktu terakhir, Pemkot Bengkulu telah merealisasikan berbagai proyek strategis yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Di antaranya adalah pengaspalan dan perbaikan puluhan ruas jalan perumahan, peningkatan kualitas jalan lingkungan, serta perbaikan sejumlah jembatan penghubung di dalam kota.
Tak hanya itu, pemerintah juga melakukan penataan sistem drainase di berbagai titik rawan genangan, guna mengurangi risiko banjir saat musim hujan. Pemasangan dan peremajaan lampu penerangan jalan umum (PJU) juga terus dikebut demi meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga pada malam hari.
Selain infrastruktur dasar, Pemkot Bengkulu juga memfokuskan pembangunan pada sektor ekonomi kerakyatan dan ruang publik. Salah satu proyek besar yang telah direalisasikan adalah renovasi Pasar Barukoto, yang kini tampil lebih representatif, bersih, dan tertata, sehingga memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.
||BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu Akan Adopsi Model Pendidikan di Singapura
Di sektor ruang terbuka publik, Pemkot Bengkulu menghadirkan Belungguk Point sebagai ikon baru kota. Kawasan ini dirancang sebagai ruang publik multifungsi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai, berinteraksi sosial, hingga menggelar kegiatan ekonomi kreatif.
Menurut Dedy, seluruh capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi masyarakat yang taat membayar pajak. Ia memastikan bahwa setiap rupiah pajak yang masuk dikelola secara bertanggung jawab dan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan.
Untuk mendorong kepatuhan pajak, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus menghadirkan kemudahan layanan pembayaran PBB. Warga kini tidak perlu lagi datang langsung ke kantor pajak, karena pembayaran dapat dilakukan secara digital dan non-tunai.
||BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu Ajak Aktifkan Pos Kamling untuk Cegah Begal dan Kejahatan Jalanan
Masyarakat dapat mengakses informasi tagihan PBB melalui situs resmi Bapenda Kota Bengkulu, serta memanfaatkan berbagai kanal pembayaran digital resmi. Salah satunya melalui aplikasi PADEK, yang dapat diunduh melalui Play Store. Aplikasi ini memungkinkan wajib pajak mengecek tagihan sekaligus melakukan pembayaran dengan cepat dan aman.
“Sekarang bayar PBB sudah sangat mudah. Bisa lewat aplikasi, tidak ribet, tidak antre. Kami ingin masyarakat semakin dimudahkan,” jelas Dedy.
Wali Kota Bengkulu berharap kesadaran masyarakat untuk membayar PBB semakin meningkat. Ia optimistis, dengan dukungan penuh dari warga, pembangunan Kota Bengkulu akan berjalan lebih cepat, merata, dan berkelanjutan.
“Kalau kita semua patuh, Insya Allah pembangunan akan terus berlanjut. Kota Bengkulu akan semakin maju, nyaman, dan membanggakan untuk kita tinggali bersama,” pungkasnya. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











