BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Bengkulu, Pemkot Keluarkan Instruksi Siaga 24 Jam
Kantor-Berita.Com|| Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Kota Bengkulu. Berdasarkan pembaruan data cuaca terkini, Sabtu (8/11/25), wilayah pesisir barat Sumatera ini berpotensi mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.
Kondisi ini menempatkan Kota Bengkulu dalam status siaga cuaca ekstrem, yang diperkirakan berlangsung selama beberapa hari ke depan. BMKG menyebut, fenomena tersebut terjadi akibat dinamika atmosfer aktif yang memicu pembentukan awan hujan signifikan di sepanjang pesisir barat Sumatera, termasuk Bengkulu dan sekitarnya.
||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Targetkan Nilai MCP KPK Naik ke 90 Poin Tahun Depan
Menanggapi peringatan ini, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi langsung mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pemerintah kota. Ia meminta seluruh perangkat daerah, mulai dari lurah hingga sekretaris daerah, untuk turun langsung ke lapangan dan memastikan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing.
“Saya minta seluruh pejabat Pemkot Bengkulu, dari lurah, camat, hingga sekda, harus aktif memantau wilayah yang berpotensi rawan bencana. Jangan menunggu laporan. Segera ambil langkah antisipasi dan tanggap cepat bila terjadi bencana,” tegas Dedy.
||BACA JUGA: Tito Karnavian: Hanya 25 Kepala Daerah Terpilih Ikuti Pendidikan di Lemhannas dan NUS
Selain itu, Dedy juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi, khususnya BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial, dan Dinas Pemadam Kebakaran, agar dapat bergerak cepat jika terjadi banjir, longsor, atau kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem.
Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak beraktivitas di luar ruangan bila tidak mendesak, terutama ketika hujan deras disertai petir. Ia meminta warga untuk menjauhi area berisiko seperti pohon besar, tiang listrik, atau daerah aliran sungai (DAS) yang berpotensi meluap.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari tempat terbuka saat hujan deras, serta waspadai potensi angin kencang yang bisa menyebabkan pohon tumbang atau merusak bangunan,” ujarnya.
||BACA JUGA: Kasus Kredit Sawit Rp1,3 Triliun, Pemilik PT DPM di Jerat TPPU
Menurutnya, keselamatan warga adalah prioritas utama. Pemerintah Kota Bengkulu telah menyiapkan tim siaga 24 jam dari BPBD dan dinas terkait untuk melakukan monitoring situasi dan memberikan bantuan darurat jika diperlukan.
BMKG memprediksi, tingginya curah hujan berpotensi menyebabkan genangan air dan banjir di wilayah perkotaan, serta longsor di daerah perbukitan yang tersebar di bagian timur Kota Bengkulu. Wilayah yang menjadi perhatian khusus antara lain Kecamatan Sungai Serut, Teluk Segara, dan Muara Bangka Hulu.
Kepala Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu menjelaskan, peningkatan suhu muka laut di Samudra Hindia barat Sumatera turut memperkuat pembentukan awan konvektif yang menjadi pemicu utama hujan lebat.
||BACA JUGA: Dedy Wahyudi Masuk 25 Kepala Daerah Terpilih Ikuti KPPD Kemendagri–NUS
“Suhu muka laut yang hangat meningkatkan suplai uap air, sehingga potensi pembentukan awan hujan di wilayah pesisir Bengkulu meningkat signifikan,” jelasnya dalam keterangan tertulis. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











