Optimasi Lahan Rawa 2024: Upaya Peningkatan Produktivitas Pertanian di Sintang

Program Optimasi Lahan Rawa Sintang 2024
Foto: Staf Ahli Menteri Pertanian RI Bidang Lingkungan Pertanian, Prihasto Setyanto, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Program Optimasi Lahan (Opla) Rawa tahun 2024 di Kabupaten Sintang, Dalam kunjungan lapangannya ke Desa Kebong dan Desa Merpak, Kecamatan Kelam Permai, pada hari selasa, (17/12/24), (Ft/Ist).

Optimasi Lahan Rawa 2024: Upaya Peningkatan Produktivitas Pertanian di Sintang

KBRN1 NASIONAL, SINTANG|| Staf Ahli Menteri Pertanian RI Bidang Lingkungan Pertanian, Prihasto Setyanto, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Program Optimasi Lahan (Opla) Rawa tahun 2024 di Kabupaten Sintang, Dalam kunjungan lapangannya ke Desa Kebong dan Desa Merpak, Kecamatan Kelam Permai, Prihasto menekankan pentingnya pengelolaan bantuan secara optimal untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Saat mengunjungi kelompok tani di Desa Kebong, Prihasto menyampaikan bahwa pemerintah memastikan bantuan yang telah diberikan sampai ke tangan petani, Ia juga menyoroti penguatan Brigade Pangan yang sudah terbentuk di Kabupaten Sintang sebagai bagian penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

BACA JUGA: Pemerintah Kubu Raya Luncurkan Buku Antikorupsi dan Sosialisasi Gratifikasi di Hakordia 2024

“Kami datang untuk memastikan bantuan dari pemerintah diterima langsung oleh petani dan mendukung penguatan Brigade Pangan di Sintang,” ujar Prihasto ketika berdialog dengan Kelompok Tani Permata, Selasa, (17/12/24).

Ia menambahkan bahwa melalui program Opla ini, diharapkan produktivitas lahan sawah dan indeks pertanaman padi dapat meningkat signifikan.

BACA JUGA: Pj Gubernur Kalbar dan Komisi V DPR RI Bahas Pembangunan Infrastruktur di Kunjungan Kerja Pontianak

Melalui kunjungan ini, Dr. Prihasto Setyanto menegaskan bahwa optimalisasi lahan rawa merupakan salah satu strategi penting untuk meningkatkan produksi pangan, Dengan memanfaatkan teknologi pertanian modern dan pendampingan yang berkelanjutan, program ini diharapkan mampu memberikan hasil yang maksimal.

“Program Opla bukan hanya soal bantuan, tetapi bagaimana petani dapat meningkatkan produktivitas lahan mereka dengan pendekatan yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ungkap Prihasto.

Ketua Kelompok Tani Permata, Harun, mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemerintah atas bantuan yang telah diberikan. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut sangat membantu dalam mengoptimalkan proses pengolahan lahan dan penanaman padi.

BACA JUGA: Kalimantan Barat Tetapkan 7 Desa Antikorupsi di Hakordia 2024

“Kami merasa sangat terbantu dengan bantuan yang diterima, Seperti yang Bapak Staf Ahli Menteri lihat, kami sudah mengolah lahan dan memulai kegiatan tanam,” tutur Harun.

Ia juga berkomitmen bahwa bantuan ini tidak akan disia-siakan, melainkan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan hasil pertanian di wilayahnya.

Sebelum kunjungan lapangan, Dr. Prihasto Setyanto mengadakan audiensi dengan Bupati Sintang, Jarot Winarno, di sebuah rumah kopi di Kelam Permai, Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, beserta Sekretaris dan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura.

BACA JUGA: Insinerator Limbah Medis Pertama di Kalbar Resmi Dibangun di Singkawang

Bupati Jarot menyambut baik kunjungan ini dan menyampaikan potensi besar Kabupaten Sintang dalam produksi padi lahan sawah. Menurutnya, program Opla sangat relevan untuk mengoptimalkan lahan rawa di wilayah tersebut.

“Kami berterima kasih atas kunjungan ini. Kabupaten Sintang memiliki potensi besar di bidang pertanian, terutama untuk lahan sawah. Program Opla yang kami jalankan mencakup area seluas 571 hektare di enam kecamatan,” jelas Bupati Jarot.

Kabupaten Sintang diketahui memiliki banyak lahan rawa yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pertanian, terutama padi. Melalui program Opla, pemerintah daerah berharap mampu meningkatkan indeks pertanaman, yang pada akhirnya akan mendukung ketahanan pangan lokal dan nasional.

BACA JUGA: Kapolda Kalbar Dukung Ketahanan Pangan, Program Asta Cita Menuju Swasembada Nasional

Bupati Jarot juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat untuk mendukung keberlanjutan program seperti Opla ini. Ia optimis bahwa hasil program tersebut akan berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan petani di Sintang.

“Kami berharap dukungan ini terus berlanjut, sehingga potensi pertanian di Sintang dapat terealisasi sepenuhnya,” tambah Jarot. (**)

Editor: (KB10) Share
Pewarta: Yan’s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *