Rapat Koordinasi LLAJ Kayong Utara: Fokus Perbaikan Jalan dan Kelancaran Distribusi Barang

Rapat Koordinasi LLAJ Kayong Utara
Foto: Pengendara Motor berhenti pada saat mendengar bunyi sirene alat bantu penyeberang jalan di area bundaran besar kota palangkaraya, pada Kamis (12/12/24), (Ft/ MC KKU).

Rapat Koordinasi LLAJ Kayong Utara: Fokus Perbaikan Jalan dan Kelancaran Distribusi Barang

KBRN1 NASIONAL, KAYONG UTARA|| Penjabat (Pj) Bupati Kayong Utara, Alfian Salam, memimpin Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pada Kamis (12/12/24). Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati ini menjadi momentum penting untuk membahas berbagai isu terkait lalu lintas, seperti masalah Over Dimension Overload (ODOL), distribusi barang, hingga kondisi infrastruktur jalan Sukadana-Teluk Batang.

Dalam rapat tersebut, Alfian menekankan bahwa kondisi jalan Sukadana-Teluk Batang masih membutuhkan perhatian serius. Ia menyebut keterbatasan anggaran dari Pemerintah Provinsi menjadi salah satu penghambat utama perbaikan infrastruktur di daerah tersebut.

BACA JUGA: Pemkab Kayong Utara Alokasikan Rp23,5 Miliar untuk Pengendalian Inflasi 2025

”Jalan Sukadana-Teluk Batang memerlukan perhatian lebih, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), saat lalu lintas biasanya mengalami lonjakan signifikan, Kami akan terus mendorong koordinasi dengan Pemerintah Provinsi agar solusi terbaik dapat dicapai,” ungkap Alfian.

Alfian juga menyoroti pentingnya kerja sama dengan kabupaten tetangga, seperti Kabupaten Ketapang. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan jalan lingkar sebagai rute angkutan barang guna menjaga kualitas jalan utama di pusat kota.

BACA JUGA: Pj Gubernur Kalbar dan Komisi V DPR RI Bahas Pembangunan Infrastruktur di Kunjungan Kerja Pontianak

Salah satu isu utama yang dibahas dalam forum ini adalah distribusi barang yang tidak efisien. Alfian menjelaskan bahwa kelancaran distribusi barang sangat penting karena berdampak langsung pada tingkat inflasi dan stabilitas ekonomi di Kayong Utara.

“Distribusi barang yang lancar akan memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil, sehingga mendukung ekonomi lokal. Ini adalah salah satu prioritas yang harus kita capai bersama,” tegas Alfian.

Selain masalah infrastruktur, Alfian menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat dan menjembatani informasi antara pemerintah dengan warga.

BACA JUGA: Kalimantan Barat Tetapkan 7 Desa Antikorupsi di Hakordia 2024

”Media dapat membantu memberikan edukasi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, sekaligus menjaga agar informasi yang disampaikan tidak memicu keresahan di masyarakat,” kata Alfian.

Pj Bupati Alfian Salam menutup rapat dengan harapan besar agar hasil dari forum ini dapat segera diimplementasikan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara semua pihak untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih baik dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

”Sinergi adalah kunci, Jika semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun swasta, dapat bekerja sama, maka kita bisa menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman, efisien dan mendukung ekonomi lokal,” tutur Alfian.

BACA JUGA: BKPSDM Sanggau Gelar Bimtek Manajemen Bencana untuk Tingkatkan Kompetensi Aparatur

Rapat Koordinasi Forum LLAJ dihadiri oleh berbagai stakeholder, termasuk Satlantas Polres Kayong Utara, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Jasa Raharja. Forum ini menjadi wadah penting untuk menyatukan berbagai pihak dalam mencari solusi atas permasalahan lalu lintas di Kayong Utara.

Kepala Dinas Perhubungan, Erwan Wahyu Hidayat, menilai forum ini sebagai langkah wajib untuk memastikan pengelolaan lalu lintas berjalan optimal, “Melalui forum ini, kami berharap pendekatan yang tepat dapat diterapkan untuk setiap permasalahan lalu lintas di daerah kita,” ujarnya. (**)

Editor: (KB10) Share
Pewarta: Yan’s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *