Pemkab Rejang Lebong Terima Bantuan Benih Jagung Hibrida Unggul untuk Petani

Benih Jagung Hibrida Unggul
Pemkab Rejang Lebong Terima Bantuan Benih Jagung Hibrida Unggul untuk Petani, (Ft/Ist).

Pemkab Rejang Lebong Terima Bantuan Benih Jagung Hibrida Unggul untuk Petani

KANTOR-BERITA.COM, REJANG LEBONG|| Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong menerima bantuan berupa 30 ton benih jagung hibrida unggul dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Bantuan ini disambut dengan baik dan akan didistribusikan kepada 94 kelompok tani di 40 desa yang tersebar di 10 kecamatan di Rejang Lebong.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Ir. Amrul Eby, menjelaskan bahwa benih jagung ini akan ditanam di lahan seluas 2.000 hektare. Proses pendistribusian dilakukan secara langsung kepada kelompok tani di 10 kecamatan, dengan bantuan dari Kepala BPP Lubuk Ubar, Hendri Riswanda.

BACA JUGA: 139 Kelompok Pembudidaya Ikan di Mukomuko Diusulkan Terima Bantuan Teknologi Bioflok

“Kami telah menetapkan 10 kecamatan penerima benih jagung unggul ini, yang meliputi Curup Selatan, Curup Utara, Curup Timur, Curup Tengah, Bermani Ulu, Bermani Ulu Raya, Selupu Rejang, Sindang Kelingi, Sindang Dataran serta Padang Ulak Tanding,” jelas Amrul Eby.

Pendistribusian benih jagung dilakukan tidak hanya di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), tetapi juga di beberapa titik strategis lainnya yang mudah dijangkau oleh kelompok tani penerima. Langkah ini diambil untuk memastikan benih jagung dapat tersebar merata dan digunakan secara optimal oleh para petani di Rejang Lebong.

BACA JUGA: Gubernur Kunjungi Petani Di Rejang Lebong, Berikan Bantuan Alsintan Terbaru

Amrul Eby menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari upaya bersama antara Bupati dan Dinas Pertanian dalam mendapatkan dukungan dari Kementan-RI. Tujuan utama dari bantuan ini adalah untuk meningkatkan produksi jagung di Rejang Lebong, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional, terutama di tengah ancaman perubahan iklim seperti El Nino.

Petani penerima bantuan akan dibimbing secara intensif oleh petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam proses penanaman benih jagung ini, “Kami akan memastikan setiap kelompok tani mendapatkan pendampingan yang memadai untuk memaksimalkan hasil panen jagung,” tambah Amrul Eby.

BACA JUGA: Pemkab Mukomuko Galakkan Gerakan Tanam Padi Gogo untuk Meningkatkan Produksi Padi

Amrul Eby juga mengungkapkan bahwa luas areal tegalan non-sawah di Rejang Lebong mencapai 5.000 hektare. Seluruh area ini ditargetkan untuk ditanami dengan benih jagung hibrida unggul varietas RI-Nusantara yang telah didistribusikan oleh Kementan-RI. Ini merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan potensi pertanian di daerah tersebut dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Dengan penanaman sekitar 15 kg benih per hektare, kami optimis panen jagung dapat mencapai antara 4 hingga 6 ton jagung kering per hektare,” Ujar Amrul Eby.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan Rejang Lebong dapat menghadapi tantangan dalam produksi pangan dengan lebih baik. “Kami berharap panen jagung yang meningkat akan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal serta memberikan keamanan pangan bagi masyarakat,” kata Amrul Eby.

BACA JUGA: Bengkulu Percepat Program Perluasan Areal Tanam untuk Antisipasi La Nina 2024

“Komitmen kami adalah untuk terus bekerja keras dalam mendukung petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” terang Amrul Eby.

Amrul Eby juga mengajak seluruh pihak terkait, termasuk masyarakat dan pemerintah daerah, untuk bersama-sama mendukung dan mengawasi implementasi program ini, “Kami mengundang semua pihak untuk turut serta dalam memastikan keberhasilan program ini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat,” tutup Amrul Eby. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *