Foto: Kepala Desa Penandingan, Yahudin, (Ft/Ist/IJ).
Warga Kecamatan Air Nipis Butuhkan Jembatan Permanen untuk Menghubungkan Tiga Desa
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU SELATAN|| Warga Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan, sangat membutuhkan jembatan permanen untuk menghubungkan tiga desa, yaitu Desa Penandingan, Desa Muara Danau, dan Desa Padang Lebar. Mobilitas di area ini sangat tinggi, terutama untuk mengangkut hasil bumi, menjadikan jembatan ini satu-satunya jalur tercepat dan paling efisien.
Kepala Desa Penandingan, Yahudin, mengungkapkan bahwa tingkat mobilitas pengguna Jembatan Penghubung Babatan Penandingan sangat tinggi, “Jembatan ini menjadi jalan utama bagi warga untuk mengeluarkan hasil bumi, dan merupakan satu-satunya jalan terdekat,” jelas Yahudin pada hari Kamis, (01/8/24).
Foto: Jembatan Penghubung Babatan Penandingan pada saat ini, kamis, (01/8/24).
Saat ini, jembatan yang ada masih berupa jembatan gantung yang kurang stabil dan tidak mampu menahan beban berat. Pada tahun 2022, jembatan ini pernah mengalami kerusakan serius, yang mengakibatkan satu unit mobil minibus jatuh dan menelan korban dua orang meninggal dunia. Peristiwa tersebut menunjukkan betapa rapuhnya infrastruktur ini dan meningkatkan kekhawatiran warga.
“Kami sangat berharap kepada pemerintah daerah untuk membangun jembatan ini menjadi permanen dan lebih besar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir saat melaluinya,” Kata Yahudin.
Kejadian putusnya jembatan ini telah membuat masyarakat trauma dan ragu untuk menggunakan jembatan tersebut, terutama bagi mereka yang membawa beban berat.
Yahudin, atas nama masyarakat Desa Penandingan, mengajukan permohonan yang sangat mendesak kepada pemerintah daerah untuk segera membangun jembatan yang lebih permanen. Menurutnya, keberadaan jembatan permanen akan sangat membantu dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga yang menggunakan jembatan tersebut setiap hari.
“Kita benar-benar berharap agar pemerintah daerah bisa segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen ini,” tambah Yahudin.
Jembatan penghubung yang lebih kokoh dan aman akan membawa dampak positif yang signifikan bagi ekonomi dan kehidupan sosial warga tiga desa tersebut. Dengan jembatan permanen, distribusi hasil bumi dan barang-barang kebutuhan sehari-hari dapat dilakukan dengan lebih efisien dan aman. Hal ini juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, karena akses transportasi yang baik merupakan salah satu faktor penunjang utama.
“Harapan masyarakat disini, pemerintah segera merespon permintaan ini, Jembatan permanen akan memberikan rasa aman dan memudahkan aktivitas sehari-hari masyarakat,” Pungkas Yahudin. (**)
Sering Dilanda Genangan, Desa Sukaraja Usulkan Pembangunan Saluran Irigasi Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan saluran…
Budaya Gotong Royong Tetap Hidup, Warga Sukaraja Bersihkan Lingkungan Masjid Kantor-Berita.Com|| Semangat gotong royong masih menjadi budaya yang terus dijaga masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan. Hal itu…
LPHB Bongkar Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Kota Bengkulu, Minta Audit Menyeluruh Kantor-Berita. Com|| Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu menuai sorotan. Direktur Eksekutif…
Musdes RKPDes 2027 Desa Gajah Mati Bahas Prioritas Pembangunan Desa Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Gajah Mati, Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Pembangunan Desa dalam rangka…