Tunjangan Profesi Guru Rp17,3 Miliar di Kota Bengkulu Tuntas Dibayarkan, Pemkot Tegaskan Tepat Waktu

Tunjangan Profesi Guru Kota Bengkulu 2024
Foto: Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Eko Agusrianto, (Ft/Ist).

Tunjangan Profesi Guru Rp17,3 Miliar di Kota Bengkulu Tuntas Dibayarkan, Pemkot Tegaskan Tepat Waktu

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menegaskan bahwa Tunjangan Profesi Guru (TPG) telah selesai dibayarkan dengan total dana mencapai Rp17,3 miliar, Tunjangan yang dibayarkan meliputi TPG ke-13, ke-14, serta pembayaran TPG untuk bulan Desember tahap 1 dan tahap 2 tahun 2024, Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Eko Agusrianto, dalam keterangannya pada Kamis (16/01/25).

Eko Agusrianto menegaskan bahwa keterlambatan pembayaran TPG sebelumnya disebabkan oleh beberapa kendala administratif, namun saat ini seluruh proses tersebut telah berhasil diselesaikan.

BACA JUGA: Guru ASN Non Sertifikasi Kota Bengkulu Segera Terima Tunjangan Profesi dan Tamsil

“Tidak ada masalah sebenarnya mengenai pembayaran TPG, hanya saja terdapat beberapa kendala dalam proses administrasinya, sehingga menyebabkan sedikit keterlambatan,” Kata Eko.

Pj Sekda Eko Agusrianto menekankan pentingnya peran guru dalam dunia pendidikan, sehingga tunjangan profesi ini menjadi salah satu bentuk apresiasi dan dukungan pemerintah kepada para pendidik, Ia juga meminta kepada semua pihak terkait untuk bekerja sama dalam memastikan kelancaran pembayaran di masa mendatang.

BACA JUGA: Horee!!! Pencairan Tunjangan Guru dan Tamsil Triwulan III Bengkulu Segera Cair

“Kami memahami bahwa TPG adalah hak para guru sebagai bentuk apresiasi atas profesionalisme mereka, Kami akan terus berkomitmen untuk memastikan pembayaran ini tepat waktu ke depannya, sembari memperbaiki proses administrasi agar tidak ada lagi kendala serupa,” ujar Eko.

Secara terpisah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, melalui Sekretaris Dinas, Ilham Putra, memberikan penjelasan lebih rinci terkait proses pencairan TPG, Menurut Ilham, semua dokumen administrasi yang dibutuhkan untuk pencairan, termasuk Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), telah rampung dan diserahkan kepada pihak Bank Bengkulu.

BACA JUGA: Perubahan Pengelolaan DAK Fisik Pendidikan 2025: Kementerian PU Ambil Alih Proyek Infrastruktur Sekolah

“Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sudah kami serahkan ke Bank Bengkulu. Saat ini, kami tinggal menunggu proses pencairan dana ke rekening masing-masing guru penerima, Insya Allah dalam satu atau dua hari ke depan, dana tersebut sudah masuk ke rekening guru,” terang Ilham.

Ia juga mengimbau para guru penerima TPG untuk memperhatikan status rekening mereka masing-masing. Pasalnya, proses pencairan akan terganggu jika rekening yang digunakan untuk menerima tunjangan tidak aktif atau bermasalah.

“Kami meminta kepada seluruh guru penerima TPG untuk memastikan bahwa rekening mereka aktif, Hal ini penting agar proses pencairan berjalan lancar dan tanpa hambatan,” tambahnya.

BACA JUGA: Pencairan Dana Sertifikasi Guru di Kabupaten Kaur Terhambat: Guru Diminta Bersabar

Selain itu, pihak Dikbud juga berkomitmen memberikan pendampingan kepada para guru yang mengalami kendala terkait administrasi atau permasalahan rekening.

“Kami siap membantu para guru dalam menyelesaikan permasalahan yang mungkin timbul, terutama terkait rekening yang digunakan untuk menerima TPG, Jika ada masalah segera laporkan kepada kami, sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” jelas Ilham Putra.

Lebih lanjut, Ilham menyatakan bahwa pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap mekanisme pencairan TPG, agar ke depan proses tersebut dapat berjalan lebih cepat dan efisien, “Kami berupaya untuk meminimalkan kendala-kendala administratif, sehingga hak para guru dapat terpenuhi tanpa ada penundaan,” imbuhnya. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *