Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Ronal Pratama di Pulau Baai Setelah Tujuh Hari

Pencarian Ronal Pratama
Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Ronal Pratama di Pulau Baai Setelah Tujuh Hari, (Ft/Ist).

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Ronal Pratama di Pulau Baai Setelah Tujuh Hari

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian Ronal Pratama, korban hilang di Pulau Baai, Bengkulu, akhirnya memutuskan untuk menghentikan pencarian setelah tujuh hari upaya intensif.

Mega, Humas Basarnas Bengkulu, menjelaskan bahwa pencarian sejak hari pertama dilakukan dengan menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat) dan LCR (Landing Craft Rubber) sesuai dengan Rencana Operasi SAR (Renops SAR). Meskipun upaya maksimal telah dilakukan, hasil yang diharapkan belum tercapai.

BACA JUGA: Tim SAR Teruskan Pencarian Ronal Pratama di Pantai Teluk Sepang, Memasuki Hari Keempat

“Hari terakhir kemarin, tim melanjutkan pencarian dengan menggunakan RIB dan LCR sesuai Renops SAR, Namun setelah pencarian sepanjang hari, RIB kembali sandar di dermaga ASDP Pulau Baai Bengkulu pada pukul 16.00 WIB,” jelas Mega.

Pada sore harinya, tim SAR gabungan bersama pihak keluarga korban melakukan debriefing dan evaluasi, Berdasarkan hasil evaluasi dan kesepakatan bersama, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup dengan hasil korban dinyatakan hilang.

Mega menambahkan bahwa operasi SAR akan dibuka kembali jika ada tanda-tanda keberadaan korban yang ditemukan di kemudian hari.

BACA JUGA: Pria Hilang Terseret Ombak Saat Memancing di Pantai Teluk Sepang Tim SAR Lakukan Upaya Pencarian

Ronal Pratama, seorang pria berusia 22 tahun, dinyatakan hilang di Pulau Baai. Pihak keluarga berharap agar pemantauan tetap dilakukan dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras tim SAR gabungan selama pencarian. Dengan ini, operasi SAR resmi dihentikan, namun pemantauan lebih lanjut akan dilakukan untuk kemungkinan tanda-tanda keberadaan korban.

Operasi pencarian Ronal Pratama dimulai setelah laporan hilangnya korban diterima oleh Basarnas Bengkulu. Tim SAR Gabungan segera dikerahkan untuk melakukan pencarian intensif di sekitar perairan Pulau Baai. Upaya pencarian melibatkan berbagai metode, termasuk penyisiran laut menggunakan RIB dan LCR serta pemantauan dari darat.

BACA JUGA: Dilaporkan Hilang Seorang Pemancing, Basarnas Turunkan Tim

Sejak hari pertama, tim SAR bekerja keras menyusuri area yang diduga menjadi lokasi hilangnya Ronal. Pencarian dilakukan dari pagi hingga sore hari, dengan harapan dapat menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Namun, meski telah dilakukan pencarian selama tujuh hari berturut-turut, hasil yang diharapkan belum juga tercapai.

Pada hari ketujuh, setelah melakukan pencarian sepanjang hari, tim SAR gabungan bersama pihak keluarga korban melakukan debriefing dan evaluasi. Dalam evaluasi tersebut, diputuskan bahwa operasi SAR harus dihentikan sementara, mengingat hasil pencarian yang belum membuahkan hasil.

“Setelah melakukan evaluasi bersama, kami sepakat untuk menghentikan sementara operasi SAR, Namun operasi akan dibuka kembali jika ada tanda-tanda baru mengenai keberadaan korban,” ujar Mega.

BACA JUGA: Basarnas Bengkulu Operasi Evakuasi Pekerja Kapal KN 213 Meninggal

Dengan dihentikannya operasi SAR, Basarnas Bengkulu akan tetap melakukan pemantauan di area sekitar Pulau Baai. Pihak Basarnas juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda atau informasi terkait keberadaan Ronal Pratama.

”Operasi SAR resmi dihentikan, namun kami akan terus melakukan pemantauan, Jika ada informasi atau tanda-tanda baru, kami siap untuk segera membuka kembali operasi pencarian,” tutup Mega. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *