Foto: Pj Walikota Bengkulu, Arif Gunadi (Baju Batik) saat membuka acara Sosialisasi Implementasi Pengawasan Perizinan Usaha Berbasis Resiko, acara berlangsung di Aula Hotel Adeeva Pantai Panjang Kota Bengkulu pada Senin (11/12/2023).
Sosialisasi Implementasi Pengawasan Perizinan Usaha Berbasis Resiko: Komitmen Pemkot Bengkulu untuk Kemudahan Berusaha di Sektor Kefarmasian
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, bersama dengan Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) Kota Bengkulu, Irsan Setiawan, membuka acara Sosialisasi Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko dan Bimtek LKPM bagi Pelaku Usaha Kefarmasian (Apotek) se-kota Bengkulu. Acara ini diselenggarakan di Aula Hotel Adeeva Pantai Panjang Kota Bengkulu pada Senin (11/12/2023).
Dalam sambutannya, Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Bengkulu untuk terus memberikan kemudahan dalam perizinan usaha di wilayah tersebut, khususnya kepada pelaku usaha bidang farmasi (Apotek). Fokus utama adalah memberikan kemudahan dalam perizinan berbasis Online Single Submission (OSS) dan Standard Operating Procedure (SOP).
Foto: Pada saat Sosialisasi Implementasi Pengawasan Perizinan Usaha Berbasis Resiko yang di selenggarakan oleh Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) Kota Bengkulu Acara diselenggarakan di Aula Hotel Adeeva Pantai Panjang Kota Bengkulu pada Senin (11/12/2023).
Arif Gunadi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu berusaha memahami dan merespons kebutuhan pelaku usaha, khususnya di sektor kefarmasian. Dengan menyelenggarakan acara ini, mereka berharap dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku usaha tentang implementasi pengawasan perizinan berbasis resiko. Hal ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan usaha yang kondusif dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Kota Bengkulu.
Selain itu, Arif Gunadi juga mengajak pelaku usaha apotek untuk aktif dalam mengawasi masyarakat saat membeli obat. Belakangan ini, terdapat penyalahgunaan obat-obatan yang dijual bebas, terutama oleh anak-anak dan remaja. Obat-obatan seperti Komix dan Samcodin seringkali disalahgunakan, dan Pemerintah Kota Bengkulu berharap agar apoteker bisa membantu mencegah penyalahgunaan tersebut.
“Sosialisasi dan Bimtek ini dilaksanakan selama 3 hari, dimulai dari 11 Desember hingga 13 Desember 2023, dengan partisipasi 140 pelaku usaha apotek se-kota Bengkulu,” tambah Arif Gunadi.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu, Yogi Abaso Mataram, Ketua Asosiasi Apoteker Indonesia Cabang Kota Bengkulu, dan perwakilan dari DMPTSP Provinsi Bengkulu. Kehadiran mereka memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan pelaku usaha kefarmasian untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan di sektor ini.
Dengan penyelenggaraan acara ini, diharapkan pelaku usaha apotek dapat lebih memahami tata cara perizinan berusaha yang berbasis resiko, meningkatkan kepatuhan terhadap SOP, serta lebih aktif dalam menjaga kualitas dan keamanan produk farmasi. Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan sektor kefarmasian demi mewujudkan lingkungan usaha yang sehat, aman, dan berdaya saing. (**)
Musdes Air Putih Salurkan BLT Sekaligus Dimulainya Pembangunan Desa Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Air Putih, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung…
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…
BLT Tiga Bulan Disalurkan, Warga Pulau Panggung Terima Bantuan Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Pulau Panggung, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima manfaat pada…