Sinergi TNI dan Pemkab Mukomuko: Bakti Sosial TMKK Pelayanan Kesehatan Gratis ke Pedesaan

Bakti Sosial TMKK Mukomuko 2024
Foto: Pjs. Bupati Mukomuko M. Rizon pada saat membuka acara Bakti Sosial TNI Manunggal Keluarga Berencana Kesehatan (TMKK) Tingkat Kabupaten Mukomuko Tahun 2024, acara berlangsung di Kantor Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lubuk Pinang, pada Kamis, (10/10/24), (Ft/Ist).

Sinergi TNI dan Pemkab Mukomuko: Bakti Sosial TMKK Pelayanan Kesehatan Gratis ke Pedesaan

KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO|| Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Mukomuko, M. Rizon, S.Hut., M.Si, secara resmi menghadiri dan membuka kegiatan Bakti Sosial TNI Manunggal Keluarga Berencana Kesehatan (TMKK) Tingkat Kabupaten Mukomuko Tahun 2024. Acara ini berlangsung pada Kamis, (10/10/24), dan berlokasi di Kantor Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lubuk Pinang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang terpadu, serta program Keluarga Berencana (KB) yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup keluarga.

Dalam sambutannya, M. Rizon menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Mukomuko. Bakti Sosial TMKK merupakan salah satu wujud nyata dari kemitraan strategis tersebut, yang bertujuan untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di daerah pedesaan dan terpencil.

 

Bakti Sosial TMKK Mukomuko 2024
Foto: Kegiatan Bakti Sosial TNI Manunggal Keluarga Berencana Kesehatan (TMKK) Tingkat Kabupaten Mukomuko Tahun 2024, Acara ini berlangsung di Kantor Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lubuk Pinang pada Kamis, (10/10/24), (Ft/Ist).

”Kegiatan ini sangat penting mendukung program Keluarga Berencana (KB) serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mukomuko, terutama dalam hal kesehatan dan kesejahteraan keluarga,” ujar M. Rizon dalam pidatonya.

Program TMKK sendiri dirancang untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat, dengan fokus pada penyuluhan kesehatan, pelayanan KB, dan pemeriksaan kesehatan bagi ibu dan anak. Melalui program ini, pemerintah berharap dapat menekan angka kelahiran tidak terencana, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga.

BACA JUGA: Peningkatan Dana BOKB Kabupaten Mukomuko Tahun 2024: Alokasi Khusus untuk Program Keluarga Berencana

“Kami sangat mengapresiasi peran TNI dalam mendukung program ini, Kehadiran TNI memberikan kekuatan tambahan dalam upaya kami menyosialisasikan pentingnya Keluarga Berencana dan menjaga kesehatan masyarakat,” lanjut M. Rizon.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat dampak positif dari program TMKK di Kabupaten Mukomuko. Dengan melibatkan berbagai pihak, kegiatan ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan pelayanan yang lebih komprehensif, mulai dari aspek kesehatan, gizi, hingga perencanaan keluarga.

BACA JUGA: DAK Kemenkeu dalam Mendukung Program Keluarga Berencana di Bengkulu, Berikut Rinciannya

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagaimana kerjasama lintas sektor dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan sinergi yang baik, program ini bisa berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang,” Imbuh M. Rizon.

Kegiatan Bakti Sosial TMKK yang dilaksanakan di Desa Sumber Makmur ini juga menyediakan berbagai layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan ibu hamil, pemeriksaan balita, serta pelayanan KB merupakan beberapa layanan yang disediakan dalam kegiatan tersebut. Selain itu, masyarakat juga dapat berkonsultasi dengan petugas kesehatan terkait gizi, pola hidup sehat, dan cara menjaga kesehatan keluarga.

BACA JUGA: TPMB Mitra Bunda Sumber Rejo: Nominasi Role Model Keluarga Berencana di Bengkulu Utara

Kegiatan ini disambut baik oleh warga Desa Sumber Makmur dan sekitarnya, yang antusias memanfaatkan berbagai pelayanan kesehatan yang tersedia. Bagi banyak warga, terutama yang tinggal di daerah pedesaan, program semacam ini menjadi peluang besar untuk mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus pergi jauh ke pusat layanan kesehatan. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Budi utoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *