Program Pro-Rakyat, Layanan Khitan Gratis Bengkulu Ditiru Jambi
Kantor-Berita.Com|| Program khitan gratis milik Pemerintah Kota Bengkulu kembali menarik perhatian publikl. Kali ini, Pemerintah Kota Jambi menyatakan ketertarikan yang kuat untuk mengadopsi program sosial tersebut dan berencana menjalankannya mulai tahun depan. Inisiatif ini dinilai sebagai salah satu program pelayanan masyarakat yang efektif, pro-rakyat, dan langsung menyentuh kebutuhan warga kurang mampu.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dalam kegiatan Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) pada Kamis malam, (27/11/25), di hadapan ratusan warga yang hadir. Pernyataan Maulana langsung disambut tepuk tangan meriah, termasuk dari Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang turut menghadiri acara tersebut.
||BACA JUGA: Dedy Wahyudi Genjot Infrastruktur dan Pariwisata Bengkulu Demi Ekonomi Daerah
“Di Bengkulu ada program khitan gratis, dan saya sangat tertarik. Tahun depan, insya Allah, kita terapkan juga di Jambi,” ujar Maulana dalam sambutannya, yang mengundang antusias besar dari masyarakat.
Menurut Maulana, program khitan gratis yang selama ini dijalankan Pemerintah Kota Bengkulu menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat memberi dampak langsung bagi masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera. Program tersebut tidak hanya meringankan biaya pengobatan, tetapi juga memperkuat hubungan emosional dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
||BACA JUGA: Dedy Wahyudi: Dana Transfer Berkurang, Tapi Pelayanan Publik Tidak Boleh Turun
Maulana menilai bahwa model pelayanan seperti ini harus diperluas ke daerah-daerah lain, terutama kota besar seperti Jambi. Ia optimistis penerapan program ini akan diterima warga karena menyasar kebutuhan dasar dan memiliki nilai sosial serta keagamaan yang tinggi.
Secara terpisah, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyambut baik ketertarikan Pemerintah Kota Jambi terhadap program tersebut. Ia menegaskan bahwa Bengkulu akan terus memperluas cakupan layanan khitan gratis sebagai bagian dari komitmen menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat.
“Program ini adalah bagian dari upaya Pemerintah Kota Bengkulu untuk menghadirkan kebahagiaan di tengah masyarakat. Kami ingin masyarakat merasa diperhatikan dan diringankan dalam hal-hal mendasar seperti kesehatan,” ungkap Dedy.
||BACA JUGA: PPPK Kota Bengkulu Bisa Jadi Pejabat Struktural, Ini Pesan Walikota Dedy Wahyudi
Dedy menambahkan, program khitan gratis merupakan salah satu bentuk layanan sosial yang lahir dari konsep kepemimpinan pro-rakyat yang selama ini ia jalankan bersama jajaran pemerintah daerah.
Untuk memastikan program tepat sasaran, Pemerintah Kota Bengkulu menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam proses verifikasi. Setiap calon penerima bantuan akan melalui proses pendataan untuk memastikan bahwa program benar-benar disalurkan kepada warga kurang mampu.
“Untuk mendaftar caranya sangat mudah. Warga cukup datang ke puskesmas terdekat dan akan diverifikasi oleh Baznas. Program ini memang diprioritaskan untuk warga yang kurang mampu,” jelas Dedy.
||BACA JUGA: Walikota Bengkulu Jadi Presentator Utama di Forum Kemendagri
Selain tindakan medis khitan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional, peserta program juga akan mendapatkan bingkisan berupa uang pembinaan dan kain sarung. Pemberian bingkisan ini bertujuan untuk mengurangi beban keluarga sekaligus memberikan apresiasi kepada anak yang telah menjalani proses khitan.
“Ini program rutin kita. Setelah khitan, anak-anak akan mendapatkan bingkisan berupa uang dan kain sarung sebagai bentuk perhatian pemerintah,” tambah Dedy.
Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kebahagiaan keluarga kurang mampu yang selama ini kesulitan membiayai kebutuhan kesehatan anak.
||BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu Akan Adopsi Model Pendidikan di Singapura
Dedy menjelaskan bahwa seluruh program Pemkot Bengkulu, termasuk khitan gratis, merupakan bagian dari visi besar untuk membahagiakan masyarakat mulai dari lahir hingga meninggal dunia. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus hadir di tengah masyarakat dalam setiap fase kehidupan, baik dalam situasi gembira maupun duka.
“Ini adalah cita-cita kita untuk membahagiakan seluruh masyarakat Kota Bengkulu. Pemerintah harus hadir dari yang melahirkan hingga yang sudah tiada,” Tandas Dedy. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











