Foto: talkshow alam rangka fasilitasi rapat pelaksanaan desa/kelurahan bersih narkoba (Bersinar), tampak hadir staf ahli Bidang Pemerintahan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Jauhari Chandra juga Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu, Tjatur Abrianto, (15/11/23).
Perang Melawan Narkoba, Pemkab Lebong Bersama BNN Jalin Sinergisitas Pelaksaan Desa/Kelurahan Bersinar
KANTOR-BERITA.COM, LEBONG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu menyelenggarakan kegiatan talkshow (tatap muka) dalam rangka fasilitasi rapat pelaksanaan desa/kelurahan bersih narkoba (Bersinar) di Kabupaten Lebong. Acara ini berlangsung pada Rabu (15/11) di salah satu hotel di Kabupaten Lebong dan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, termasuk dari Pemda Lebong, yang diwakilkan oleh staf ahli Bidang Pemerintahan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Jauhari Chandra, serta Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu, Tjatur Abrianto.
Wakapolres Lebong, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebong, dan perwakilan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong juga hadir dalam acara tersebut.
Foto: Acara talkshow dalam rangka fasilitasi rapat pelaksanaan desa/kelurahan bersih narkoba (Bersinar) di Kabupaten Lebong, peserta dari Kepala desa dan pemerintahan desa se-kabupaten lebong, acara berlangsung pada hari Rabu (15/11/23).
Pemerintah Kabupaten Lebong melalui staf ahli Bidang Pemerintahan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Jauhari Chandra, menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat menyulitkan pemerintah dalam mengurusi warganya, sehingga program-program pemerintah dapat terganggu. Meskipun situasi kamtibmas di Kabupaten Lebong saat ini relatif aman, Bupati mengingatkan agar kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selalu ada.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam menjaga iklim kondusivitas kehidupan di wilayah Lebong. dengan demikian tingkatn kewaspadaan harus terus kita utamakan karena potensi atas gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat itu selalu ada,” katanya.
Bupati juga berharap agar seluruh masyarakat dapat berkoordinasi dan bekerjasama dengan pemerintah dalam mengatasi permasalahan narkoba. Jika menemui hal-hal yang mencurigakan, masyarakat diminta untuk segera melaporkannya kepada aparat pemerintah setempat, seperti BNN Provinsi Bengkulu dan Polri.
Jauhari Chandra menekankan pentingnya memperkuat desa/kelurahan di Kabupaten Lebong agar terhindar dari ancaman narkoba. Ia juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan.
“kita dorong mulai Dari Desa/Kelurahan Bersinar ini, mari kita jaga dan selamatkan generasi muda kita dari ancaman bahaya narkoba,” tegasnya.
Kepala BNN Provinsi Bengkulu, Tjatur Abrianto, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan hasil survei nasional yang menunjukkan peningkatan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba dari 1,80 persen pada tahun 2019 menjadi 1,95 persen pada tahun 2021. Di Provinsi Bengkulu, pada tahun 2019, diperkirakan 1,30 persen (19.698 orang) penduduk pernah terpapar narkoba.
“kami dari BNN Provinsi Bengkulu sangat berharap banyak pada semua kelompok masyarakat juga pemerintah maupun swasta juga lingkungan pendidikan yang berada di Kabupaten Lebong, agar nantinya dapat bersama-sama menyusun rencana aksi daerah ini, dan komitmen bersama, serta berperan aktif peduli dengan mensosialisasikan dan menyampaikan informasi akan bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” ungkap Tjatur Abrianto.
Pemerintah daerah terus berupaya menciptakan lingkungan yang bersih dan kondusif dari masalah narkoba, salah satunya dengan menetapkan desa-kelurahan bersinar di Kabupaten Lebong. Program ini bertujuan agar semua elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam memerangi narkoba.
“Kegiatan di Desa maupun Kelurahan Bersinar harus dilakukan secara komprehensif, meliputi kegiatan dalam pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, serta kegiatan rehabilitasi juga kegiatan pemberantasan Bersama-sama, kita dapat menjalin kemitraan dan menumbuhkan komitmen yang kuat dalam menekan tingkat penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Lebong,” pungkas Tjatur Abrianto. (**)
Sering Dilanda Genangan, Desa Sukaraja Usulkan Pembangunan Saluran Irigasi Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan saluran…
Budaya Gotong Royong Tetap Hidup, Warga Sukaraja Bersihkan Lingkungan Masjid Kantor-Berita.Com|| Semangat gotong royong masih menjadi budaya yang terus dijaga masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan. Hal itu…
LPHB Bongkar Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Kota Bengkulu, Minta Audit Menyeluruh Kantor-Berita. Com|| Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu menuai sorotan. Direktur Eksekutif…
Musdes RKPDes 2027 Desa Gajah Mati Bahas Prioritas Pembangunan Desa Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Gajah Mati, Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Pembangunan Desa dalam rangka…