Pemkot Bengkulu Pastikan Perbaikan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Berjalan Tepat Sasaran
Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu di bawah kepemimpinan Wali Kota Dedy Wahyudi menunjukkan komitmen kuat dalam memperbaiki infrastruktur perkotaan, terutama pada sektor penanganan banjir dan peningkatan kenyamanan masyarakat. Sejumlah proyek besar kini tengah dikebut untuk memastikan kota ini semakin aman, bersih, dan terbebas dari genangan air yang kerap melanda setiap musim hujan.
Dalam berbagai kesempatan, Dedy menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam menghadapi persoalan banjir. Ia menyebut bahwa upaya penanganan dilakukan secara menyeluruh dan simultan, mulai dari pembersihan gorong-gorong yang tersumbat, perbaikan sistem drainase yang rusak, hingga pembangunan saluran air baru di kawasan yang belum memiliki jalur pembuangan memadai.
||BACA JUGA: Citra Kota Wisata Ramah Bengkulu Tercoreng Lagi, Hebohkan Tarif Pondok dan Parkir Tak Wajar
“Kalau ada gorong-gorong, kita bersihkan. Drainase yang rusak kita perbaiki, dan yang belum ada siring, kita buat siring. Semua ini untuk mengurangi dampak banjir dan memberikan kenyamanan bagi warga,” Ujar Dedy.
Langkah cepat ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Bengkulu dalam membangun sistem pengendalian air perkotaan yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap wilayah, terutama yang kerap menjadi titik langganan banjir seperti kawasan Sumber Jaya, Pagar Dewa, dan Timur Indah, mendapatkan penanganan serius.
||BACA JUGA: Dedy Wahyudi Masuk 25 Kepala Daerah Terpilih Ikuti KPPD Kemendagri–NUS
Dalam setiap rapat koordinasi, Dedy Wahyudi menegaskan bahwa dirinya memberikan arahan langsung kepada seluruh pejabat terkait, termasuk Kepala Dinas PUPR, Kepala Bappeda, dan para camat, agar setiap proyek infrastruktur berjalan lancar, efektif, dan tepat sasaran.
“Kami tidak ingin ada proyek mangkrak atau asal jadi. Semua harus sesuai perencanaan, tepat waktu, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambah dedy.
Pemkot Bengkulu juga menekankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan anggaran. Seluruh proyek infrastruktur, termasuk perbaikan jalan dan drainase, wajib dilaporkan secara terbuka kepada publik agar masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya pembangunan.
||BACA JUGA: KUA-PPAS 2026 Disahkan, Dedy Wahyudi Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Noprisman, melalui Kabid Sumber Daya Air (SDA) Yosep Fery Rizal, mengungkapkan bahwa tahun ini pemerintah telah mengalokasikan 21 paket pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi drainase di seluruh wilayah kota.
“Dari total 21 proyek perbaikan drainase, tiga di antaranya sudah rampung. Yaitu di Gang Perhubungan I Pagar Dewa, RT 29 Sumber Jaya, dan RT 13 Timur Indah. Sisanya masih dalam proses pengerjaan dan kami pastikan selesai sesuai jadwal,” terang Yosep. Kamis, (13/11/25).
Menurut Yosep, proyek drainase ini tidak hanya sekadar mengganti saluran lama, tetapi juga memperluas kapasitas tampung air serta mengoptimalkan sistem aliran menuju sungai terdekat. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi potensi genangan saat curah hujan tinggi melanda kawasan perkotaan.
||BACA JUGA: Pagu Anggaran Kementerian PUPR 2026 Rp118,5 Triliun untuk Infrastruktur, Ini Rinciannya
Selain itu, Dinas PUPR juga menggencarkan pembersihan berkala gorong-gorong dan parit yang sering tertutup sampah dan sedimen tanah. Masyarakat pun diimbau agar tidak membuang limbah rumah tangga sembarangan ke saluran air, karena hal tersebut menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya aliran.
“Masalah banjir bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga kesadaran warga. Kalau masyarakat ikut menjaga kebersihan, drainase kita bisa berfungsi optimal,” tandas Yosep. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











