Pemkot Bengkulu Dorong Pedagang Tempati Los Pasar

penataan Pasar Panorama
Foto: Pemkot Bengkulu Dorong Pedagang Tempati Los Pasar, (Ft/Dok).

Pemkot Bengkulu Dorong Pedagang Tempati Los Pasar

Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kota Bengkulu terus melakukan pembenahan kawasan pasar tradisional guna menciptakan lingkungan perdagangan yang tertib, nyaman, dan aman bagi pedagang maupun masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penataan pedagang di Pasar Panorama, pasar terbesar di Kota Bengkulu, yang selama ini kerap dipadati pedagang kaki lima di trotoar dan badan jalan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perindag) Kota Bengkulu, Alex Periansyah, bersama Staf Ahli Wali Kota Bengkulu, Eddy Aprianto, turun langsung ke Pasar Panorama pada Selasa (16/12/25). Kehadiran mereka bertujuan memberikan imbauan kepada para pedagang yang masih berjualan di luar area pasar agar menempati los dan awning yang telah disediakan di dalam pasar.

||BACA JUGA: Pasar Murah Jelang Nataru, Strategi Pemkot Bengkulu Ringankan Beban Warga

Alex menegaskan bahwa penataan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis. Pemerintah kota memilih mengedepankan dialog dan komunikasi agar pedagang memahami pentingnya berjualan sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan.

“Kita masih mengimbau secara humanis. Kita ajak para pedagang untuk menempati los-los yang tersedia di dalam pasar. Rata-rata dari mereka sebenarnya sudah memiliki los di dalam, hanya saja belum dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Alex di sela-sela kegiatan.

||BACA JUGA: Dari Sadesahe hingga Sapo Suruh, Dedy Wahyudi Bangun Ketahanan dan Kemandirian Warga

Dalam proses penataan tersebut, jajaran Perindag Kota Bengkulu turut didampingi personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu serta pihak kepolisian. Pendampingan ini bertujuan menjaga ketertiban dan memastikan proses berjalan aman tanpa gesekan di lapangan.

Penertiban difokuskan pada pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Kedondong dan Jalan Belimbing, kawasan yang selama ini kerap mengalami kepadatan akibat aktivitas perdagangan di badan jalan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga menimbulkan persoalan kenyamanan dan keselamatan bagi pengunjung pasar.

Alex menyebut, sebagian besar pedagang menunjukkan sikap kooperatif dan bersedia mengikuti arahan pemerintah untuk bergeser masuk ke dalam area pasar. Menurutnya, pendekatan dialog terbukti efektif dalam membangun kesadaran pedagang.

||BACA JUGA: Sidak Pasar, Wagub Bengkulu Cek Harga Bahan Pokok Jelang Nataru

“Kita geser ke dalam, alhamdulillah mereka cukup kooperatif. Kita imbau secara persuasif, dan mereka memahami tujuan penataan ini,” katanya.

Meski demikian, dalam dialog dengan pedagang, Alex juga menerima sejumlah aspirasi. Para pedagang berharap penataan dan penertiban dilakukan secara menyeluruh dan konsisten, sehingga tidak menimbulkan kesan tebang pilih.

“Harapan mereka, penertiban jangan dilakukan separuh-separuh. Semua pedagang harus ditertibkan secara adil agar tidak ada kecemburuan atau kesan pilih kasih,” ungkap Alex.

||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Gaspol Modernisasi Kota, di Mulai Revitalisasi Pasar Minggu

Alex menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen melakukan penataan pasar secara bertahap dan menyeluruh. Ia menekankan bahwa tujuan utama penataan bukan untuk mematikan usaha pedagang, melainkan menciptakan pasar yang tertib dan nyaman bagi semua pihak.

“Intinya, kita ingin menata pasar agar pedagang menempati tempat yang sudah disediakan oleh pemerintah. Kita mengajak mereka berdagang pada tempatnya, sesuai aturan, supaya pasar lebih rapi dan pengunjung merasa nyaman,” tegasnya.

Penataan Pasar Panorama ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam meningkatkan fungsi pasar tradisional sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat. Dengan penataan yang baik, pemerintah berharap Pasar Panorama dapat bersaing dengan pusat perbelanjaan modern, tanpa menghilangkan karakter pasar rakyat. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *