Pasar Murah Jelang Nataru, Strategi Pemkot Bengkulu Ringankan Beban Warga

Pasar Murah Pemkot Bengkulu
Foto: Pemerintah Kota Bengkulu Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), Pemkot Bengkulu resmi membuka bazar pasar murah yang berlangsung mulai Senin (8/12/25), (Ft/Ist).

Pasar Murah Jelang Nataru, Strategi Pemkot Bengkulu Ringankan Beban Warga

Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kota Bengkulu kembali mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), Pemkot Bengkulu resmi membuka bazar pasar murah yang berlangsung mulai Senin (8/12/2025) hingga 18 Desember 2025.

Program pasar murah ini digelar sebagai upaya konkret pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menjaga ketersediaan pangan serta menekan lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang akhir tahun.

||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Gelar Pasar Murah di Teluk Segara dan Kampung Kelawi, Cek Harga Sembako!

Pembukaan bazar pasar murah perdana dilaksanakan di Kecamatan Singaran Pati dengan tiga titik lokasi strategis. Pemerintah memilih lokasi yang mudah dijangkau warga agar manfaat program ini dirasakan secara merata.

Tiga titik pasar murah di Kecamatan Singaran Pati meliputi: Kelurahan Dusun Besar di halaman Kantor Kecamatan Singaran Pati, Kelurahan Lingkar Timur di Gedung Serba Guna Penasaran Lingkar Timur, dan Kelurahan Panorama di halaman Kantor Lurah Panorama.

||BACA JUGA: Gubernur Bengkulu dan Wali Kota Luncurkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Pasar Murah, dan BPJS Gratis

Sejak pagi hari, warga tampak antusias memadati lokasi bazar. Mereka datang untuk membeli sembako dengan harga yang lebih murah, terutama beras, minyak goreng, gula, dan telur yang menjadi kebutuhan utama rumah tangga.

Tidak hanya terpusat di satu wilayah, Pemkot Bengkulu merancang bazar pasar murah ini secara bergilir di seluruh kecamatan. Pada hari kedua, Selasa (9/12/2025), pasar murah akan hadir di Kecamatan Selebar dengan tiga titik lokasi, yakni dua titik di Kelurahan Pagar Dewa dan satu titik di Kelurahan Pekan Sabtu.

Rangkaian kegiatan pasar murah akan berlanjut sebagai berikut:

  1. Rabu (10/12/2025): Kecamatan Gading Cempaka
  2. Hari berikutnya: Kecamatan Kampung Melayu
  3. Tahap selanjutnya: Kecamatan Ratu Agung, Ratu Samban, Sungai Serut, Teluk Segara, dan Muara Bangkahulu
  4. Hari terakhir (18 Desember 2025): Pasar murah kembali digelar secara serentak di Kecamatan Singaran Pati, Ratu Agung, dan Selebar

Pola penyebaran ini dirancang agar seluruh masyarakat Kota Bengkulu memiliki akses yang sama terhadap bahan pangan murah dan berkualitas.

||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Gelar Operasi Pasar Murah Keliling Selama 15 Hari Jelang Nataru, Berikut Jadwalnya!

Pemkot Bengkulu menetapkan harga bahan pokok yang lebih rendah dari harga pasar sebagai daya tarik utama bazar ini. Berikut daftar harga sembako yang dijual di pasar murah:

  • Beras Kembang Kol 5 kg: Rp70.000
  • Telur ayam 1 karpet: Rp49.000
  • Minyak goreng 1 liter: Rp13.500
  • Gula pasir 1 kg: Rp15.000
  • Tepung terigu 1 kg: Rp8.000

Dengan harga tersebut, masyarakat dapat menghemat pengeluaran harian, terutama menjelang momentum Nataru yang biasanya diikuti dengan peningkatan kebutuhan rumah tangga.

||BACA JUGA: Gubernur Bengkulu Luncurkan Program Pasar Murah Terintegrasi untuk Kendalikan Inflasi

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bengkulu, Alex Periansyah, menyampaikan bahwa pasar murah merupakan salah satu strategi efektif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.

“Pasar murah ini kita gelar agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah kota dalam membantu rakyat, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujar Alex.

Ia menjelaskan bahwa Perindag bekerja sama dengan distributor, agen, dan pelaku usaha untuk memastikan ketersediaan barang tetap terjaga selama kegiatan berlangsung. Pemerintah juga melakukan pengawasan langsung agar harga yang ditetapkan sesuai dan barang yang dijual memiliki kualitas yang layak konsumsi.

||BACA JUGA: Inflasi Bengkulu Stabil di 2,28 Persen, Makanan & Tembakau Dominasi Kenaikan Harga

Menurut Alex, pasar murah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Dengan adanya pasar murah, pemerintah berharap dapat meringankan beban ekonomi warga, khususnya keluarga berpenghasilan rendah.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa pemerintah benar-benar hadir saat harga kebutuhan pokok cenderung naik. Pasar murah ini adalah solusi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemkot Bengkulu dalam menjaga ketahanan pangan dan daya beli masyarakat. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *