OPD Kota Bengkulu Kompak Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Panjang

Bersih-bersih Pantai Panjang
Foto: Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dari seluruh OPD saat melakukan gotong royong Aksi bersih-bersih Kawasan Pantai Panjang Jumat (12/12), (Ft/Dok).

OPD Kota Bengkulu Kompak Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Panjang

Kantor-Berita.Com|| Dalam upaya memperkuat komitmen menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempercantik wajah Kota Bengkulu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemerintah Kota Bengkulu turun langsung melakukan gotong royong massal di kawasan wisata Pantai Panjang, Jumat (12/12). Aksi bersih-bersih serentak ini menjadi tindak lanjut instruksi tegas Wali Kota Bengkulu yang mengamanatkan agar setiap OPD bertanggung jawab penuh terhadap kebersihan kavlingan atau area binaan masing-masing.

Sejak pagi hari, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dari seluruh OPD memenuhi sepanjang garis Pantai Panjang. Mereka bekerja bersama, memungut sampah yang berserakan, memangkas rumput liar, serta menata ulang sejumlah titik yang terlihat kumuh. Suasana gotong royong terasa hidup ketika setiap kelompok bekerja sesuai pembagian wilayah yang telah ditetapkan pemerintah kota.

||BACA JUGA: Pantai Panjang Dibersihkan Serentak, Semua OPD Diminta Buat Video Before-After

Pantai Panjang dipilih sebagai pusat kegiatan karena kawasan ini merupakan salah satu ikon wisata unggulan Kota Bengkulu. Dengan garis pantai yang membentang lebih dari 7 kilometer, wilayah ini menjadi magnet wisatawan lokal hingga nasional. Namun, tingginya aktivitas masyarakat dan wisatawan juga berpotensi menimbulkan timbunan sampah dan penurunan kualitas estetika kawasan.

Melalui gotong royong terpadu, pemerintah ingin memastikan Pantai Panjang tetap bersih, indah, dan nyaman dikunjungi sepanjang tahun. Penataan kembali kawasan juga menjadi strategi pemerintah untuk mendukung program revitalisasi wisata, meningkatkan daya tarik destinasi, serta menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan bagi masyarakat.

||BACA JUGA: Pantai Panjang Bengkulu Tampil Baru, Simbol Kebangkitan Wisata Daerah

Plh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bengkulu, Afri Candriani atau akrab disapa Ani, menegaskan bahwa kegiatan bersih-bersih ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari kewajiban setiap OPD dalam menjaga area binaan sesuai perintah wali kota.

“Kegiatan gotong royong ini sifatnya wajib dan melibatkan seluruh OPD. Setiap OPD bertanggung jawab atas kebersihan area yang sudah dibagi. Harapan kami, dengan langkah serius seperti ini, kondisi Pantai Panjang semakin rapi, bersih, dan nyaman dikunjungi,” kata Ani.

Kegiatan gotong royong diikuti hampir seluruh unsur perangkat daerah, mulai dari Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, hingga kecamatan dan kelurahan. Masing-masing OPD membawa peralatan kebersihan sendiri, mulai dari sapu, cangkul, karung sampah, hingga mesin pemotong rumput.

||BACA JUGA: Walikota Imbau Warga Hindari Jogging di Jalan Raya, Sediakan Jogging Track Pantai Panjang

Koordinasi lintas OPD berjalan dinamis. ASN dan PTT bekerja kompak, saling membantu membersihkan area yang kerap menjadi titik rawan sampah, seperti jalur pedestrian, parkiran, dan area gazebo. Bahkan sejumlah pegawai tampak bergotong royong memindahkan tumpukan sampah besar yang terbawa angin laut.

“Gerakan ini menunjukkan sinergi nyata antarperangkat daerah untuk menghadirkan kota yang lebih indah. Dengan kekuatan bersama, kita menunjukkan bahwa pemerintah hadir langsung menjaga lingkungan,” ujar Ani.

Bersihnya kawasan Pantai Panjang diyakini berpengaruh positif terhadap sektor pariwisata Bengkulu. Keindahan dan kenyamanan kawasan publik menjadi salah satu faktor penting yang menentukan minat wisatawan. Jika lingkungan tertata baik, wisatawan akan merasa lebih betah, dan pada akhirnya sektor ekonomi akan ikut bergerak.

||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Kembangkan Pantai Panjang, Targetkan Lonjakan PAD Pariwisata

“Pantai Panjang adalah wajah kota kita. Kalau kawasan ini kotor dan tidak terawat, tentu wisatawan akan ragu untuk datang. Namun ketika mereka melihat pantai bersih dan tertata, minat berkunjung akan meningkat. Dampaknya bisa dirasakan langsung oleh pelaku UMKM, pedagang kuliner, penyedia jasa wisata, hingga hotel,” jelas Ani.

Ia optimistis gerakan gotong royong rutin akan mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Pemerintah pun meyakini bahwa kebersihan destinasi wisata adalah investasi jangka panjang untuk meningkatkan perekonomian daerah. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *