Pantai Panjang Bengkulu Tampil Baru, Simbol Kebangkitan Wisata Daerah
Kantor-Berita.Com|| Pantai Panjang, ikon wisata kebanggaan masyarakat Bengkulu, kini mulai tampil dengan wajah baru yang lebih indah, modern, dan tertata. Di bawah kepemimpinan Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing, kawasan wisata unggulan ini bertransformasi menjadi destinasi yang mempesona, menjadi simbol kemajuan dan kerja nyata pemerintah kota dalam mengembangkan sektor pariwisata daerah.
Pantai yang membentang sejauh 7 kilometer di tepi Samudra Hindia ini kini tidak lagi sekadar tempat berlibur, melainkan menjadi etalase kemajuan Bengkulu. Setiap sudutnya kini tampak tertata rapi, bersih, dan dilengkapi dengan fasilitas publik yang lebih baik. Revitalisasi besar-besaran yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu menjadikan Pantai Panjang sebagai magnet baru bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
||BACA JUGA: Program Satu Koperasi Satu Kelurahan Bengkulu Tersandung Masalah Lahan
Salah satu titik yang menjadi perhatian utama dalam penataan adalah Tugu Tabot di kawasan Pasir Putih. Tugu yang dahulu terkesan terbengkalai kini telah berubah total. Dengan desain modern, pencahayaan warna-warni, serta taman di sekelilingnya yang asri, Tugu Tabot kini menjadi spot favorit wisatawan untuk berswafoto.
“Setiap jengkal Pantai Panjang kita tata agar terlihat indah dan nyaman. Ini bukan hanya soal estetika, tetapi bagian dari upaya besar memajukan Bengkulu melalui sektor pariwisata,” ujar Walikota Dedy Wahyudi, yang langsung mengawal proses penataan kawasan pantai.
||BACA JUGA: Dedy Wahyudi Masuk 25 Kepala Daerah Terpilih Ikuti KPPD Kemendagri–NUS
Menurut Dedy, pembenahan Pantai Panjang meliputi banyak aspek mulai dari infrastruktur jalan, penerangan, kebersihan lingkungan, hingga area pedagang yang kini lebih tertata. Pemerintah juga menata area parkir dan menyiapkan ruang publik untuk aktivitas seni dan olahraga agar kawasan ini hidup sepanjang waktu.
Transformasi Pantai Panjang bukan sekadar mempercantik tampilan, melainkan bagian dari visi besar Pemerintah Kota Bengkulu untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan, aktivitas ekonomi masyarakat sekitar mulai dari pedagang kuliner, penyedia jasa transportasi, hingga pelaku usaha mikro ikut menggeliat.
“Setiap wisatawan yang datang membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. Mereka berbelanja, makan, dan menginap di sini. Dari situ muncul perputaran uang yang bisa meningkatkan kesejahteraan warga,” jelas Dedy Wahyudi.
||BACA JUGA: Dedy Wahyudi Genjot Infrastruktur dan Pariwisata Bengkulu Demi Ekonomi Daerah
Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen memastikan agar setiap pembangunan tidak hanya berorientasi pada keindahan fisik, tetapi juga pada kesejahteraan sosial.
“Kita ingin pariwisata menjadi sumber kehidupan, bukan hanya tempat hiburan. Ketika wisata maju, ekonomi rakyat pun ikut maju,” tambah walikota dedy.
Pemerintah Kota Bengkulu juga melakukan penataan trotoar, jalur pedestrian, area kuliner, hingga memperbanyak titik penerangan untuk keamanan pengunjung. Selain itu, taman-taman tematik dan area bermain anak juga mulai dibangun agar pantai menjadi ruang publik ramah keluarga.
||BACA JUGA: Dedy Wahyudi: Dana Transfer Berkurang, Tapi Pelayanan Publik Tidak Boleh Turun
“Kami tidak ingin Pantai Panjang hanya ramai pada momen tertentu. Kami ingin setiap hari menjadi pusat aktivitas masyarakat baik olahraga, kuliner, seni, maupun rekreasi keluarga,” ungkap Dedy.
Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing menambahkan bahwa program penataan ini juga melibatkan banyak pihak, termasuk komunitas lokal dan pelaku UMKM. “Kami menggandeng masyarakat sekitar agar ikut merasakan manfaat ekonomi dari kebangkitan wisata ini,” ujarnya. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











