MPP HD Kota Bengkulu Hadirkan Pojok Baca Digital, untuk Tingkatkan Literasi Masyarakat

Pojok Baca Digital MPP Bengkulu
Foto: Pojok Baca Digital MPP Harapan dan Doa Kota Bengkulu, (Ft/Ist).

MPP HD Kota Bengkulu Hadirkan Pojok Baca Digital, untuk Tingkatkan Literasi Masyarakat

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Masyarakat Kota Bengkulu kini dapat memanfaatkan fasilitas Pojok Baca Digital (Pocadi) yang tersedia di Mal Pelayanan Publik Harapan dan Doa (MPP HD) Kota Bengkulu, Ruangan khusus ini dirancang untuk memberikan akses bacaan gratis, baik dalam bentuk fisik maupun digital, kepada warga yang sedang mengurus perizinan atau non-perizinan di MPP, Pocadi hadir sebagai salah satu inovasi layanan yang bertujuan meningkatkan literasi masyarakat dan efisiensi waktu selama berada di MPP.

Pocadi adalah program hasil kerja sama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) yang bertujuan memudahkan masyarakat mendapatkan akses informasi dan literatur, Fasilitas ini dilengkapi dengan buku-buku bacaan fisik serta akses literatur digital melalui perangkat komputer dan tablet yang tersedia di ruang Pocadi.

BACA JUGA: Mal Pelayanan Publik Harapan dan Doa Kota Bengkulu Raih Indeks Kepuasan 98,70%

“Program Pocadi ini merupakan inisiatif dari Perpusnas, Sebelum ditetapkan di MPP Harapan dan Doa, mereka terlebih dahulu melakukan survei untuk memastikan lokasi layanan publik yang strategis dan efektif untuk menempatkan Pocadi, Harapannya masyarakat benar-benar dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan maksimal,” ujar Kepala DPMPTSP Kota Bengkulu, Irsan Hidayat.

Irsan menjelaskan, Pocadi terbuka untuk semua kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum, Mahasiswa misalnya, dapat menggunakan fasilitas ini untuk mengakses data yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas akhir atau skripsi.

BACA JUGA: Mal Pelayanan Publik Bergerak Resmi Diluncurkan di Bengkulu

“Mahasiswa bebas mencari informasi dan literatur yang mereka butuhkan di Pocadi secara gratis, Begitu pula masyarakat umum yang sedang menunggu proses pengurusan perizinan atau layanan lainnya di MPP, mereka bisa memanfaatkan waktu dengan membaca di Pocadi,” jelasnya.

Pocadi diharapkan menjadi solusi bagi warga untuk mendapatkan informasi atau literatur penting secara cepat dan mudah, Dengan fasilitas ini masyarakat tidak hanya menerima layanan administrasi, tetapi juga dapat memperluas pengetahuan mereka melalui bacaan yang disediakan.

BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Utara dan Kanwil DJP Bengkulu-Lampung Teken PKS Pelayanan Perpajakan di Mal Pelayanan Publik

Meski Pocadi sudah tersedia sejak tahun 2024, pemanfaatannya oleh masyarakat masih tergolong rendah. Irsan mengakui bahwa perlu adanya sosialisasi yang lebih intensif agar fasilitas ini lebih dikenal oleh masyarakat.

“Kadang masyarakat masih ragu untuk masuk ke ruang Pocadi, padahal semua fasilitas yang disediakan di sana gratis, Melalui media kami terus menyosialisasikan kepada masyarakat agar mereka yang datang ke MPP juga memanfaatkan Pocadi,” ungkapnya.

BACA JUGA: Wagub Bengkulu Rosjonsyah: Pelayanan Publik Tetap Optimal Walaupun Terjadi Transisi

Sosialisasi yang lebih luas diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan fasilitas ini. Irsan optimis bahwa dengan promosi yang tepat, Pocadi akan menjadi salah satu layanan unggulan yang diminati warga Kota Bengkulu.

Sejak diresmikan pada Maret 2023 hingga November 2024, MPP Harapan dan Doa Kota Bengkulu telah mencatat lebih dari 100 ribu kunjungan masyarakat yang memanfaatkan berbagai layanan. Setiap hari, MPP menerima rata-rata 50 hingga 100 pengunjung yang mengurus berbagai keperluan.

BACA JUGA: KemenPAN-RB RI Resmikan Mall Pelayanan Publik Kabupaten Bengkulu Utara dan 11 Daerah Lainnya

MPP Harapan dan Doa menawarkan 118 jenis pelayanan, yang meliputi: Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Badan Narkotika Nasional (BNN), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), BPJS Kesehatan, dan banyak lagi.

Keberadaan Pocadi di MPP menjadi pelengkap dari berbagai layanan yang ada, sehingga masyarakat tidak hanya mengurus dokumen administrasi, tetapi juga dapat memanfaatkan waktu tunggu dengan hal yang produktif. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *