Kenaikan Harga Pangan di Bengkulu: Disperindag Intensifkan Pengawasan untuk Stabilitas Pasar
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Harga beberapa komoditas pangan di Kota Bengkulu mengalami kenaikan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu, melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, Erika Ariesanti, menjelaskan bahwa kenaikan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Dalam upaya mengatasi masalah ini, pihaknya telah melakukan inspeksi di tiga pasar utama di kota tersebut, yakni Pasar Panorama, Pasar Minggu, dan Pasar Barukoto, pada Kamis (27/6).
Erika menjelaskan bahwa kenaikan harga disebabkan oleh keterbatasan stok komoditas pangan di pasar, “Salah satu penyebab kenaikan harga cabai dan sayur-mayur adalah jalur distribusi pasokan komoditas tersebut,” ungkapnya.
BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Gandeng Swasta Selenggarakan Bazar Sembako Murah untuk Stabilkan Harga Pangan
Misalnya, cabai dari Seluma lebih murah karena jarak tempuh yang lebih pendek dibandingkan dengan cabai dari Curup yang harganya lebih tinggi karena jaraknya lebih jauh.
Distribusi yang tidak merata dan perubahan dalam pola produksi juga mempengaruhi harga komoditas. Erika mencatat bahwa pasokan sayur-mayur dari daerah pertanian sering kali dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti tumpang sari dengan tanaman lain.
BACA JUGA: Stabilkan Harga, Pemkot Bengkulu Sediakan Beras SPHP Bulog di Toko Pangan “Ado Galo”
“Harga sayur naik karena petani kopi yang biasanya menanam sayur sebagai tanaman tambahan, kini lebih fokus pada kopi karena harga kopi yang lebih tinggi,” jelasnya.
Harga beras, sebagai salah satu kebutuhan pokok utama, juga mengalami kenaikan. Ini adalah hasil dari kebijakan penyesuaian harga yang ditentukan oleh pemerintah pusat, “Kenaikan harga beras merupakan keputusan dari pemerintah pusat, yang mempengaruhi stabilitas harga di pasar lokal,” kata Erika.
Kenaikan harga komoditas pangan berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Banyak warga yang merasakan beban tambahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Situasi ini menuntut perhatian serius dari pemerintah daerah untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tetap terjangkau.
BACA JUGA: Harga Beras SPHP Naik di Bengkulu: Pemerintah Tegaskan Patuhi pada HET
Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pemantauan harga kebutuhan pokok. Langkah ini dilakukan untuk menjaga agar harga tetap stabil dan barang-barang kebutuhan pokok tetap tersedia di pasar.
”Kami akan terus memantau dan mengawasi harga bahan pokok untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang,” kata Erika.
Pemkot Bengkulu juga menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah dan para pedagang dalam menjaga keseimbangan pasar. Dengan bekerja sama, diharapkan dapat ditemukan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah kenaikan harga ini.
BACA JUGA: Toko Sembako Murah “Ado Galo” di Bengkulu, Permanen untuk Stabilitas Harga
“Kami mendorong adanya kerjasama yang baik antara pemerintah dan pedagang untuk memastikan ketersediaan barang dan stabilitas harga,” tambahnya.
Erika juga menambahkan bahwa masyarakat yang membutuhkan informasi terkait harga bahan pokok dapat menghubungi Disperindag Kota Bengkulu atau mengakses informasi melalui situs web resmi di https://sigahada.bengkulukota.go.id/.
“Jika masyarakat membutuhkan informasi terkait harga bahan pokok, mereka bisa menghubungi Disperindag atau mengakses website kami,” ujar Erika. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











