Kemitraan UMKM di Bengkulu: Meningkatkan Skala Usaha dan Pertumbuhan Ekonomi

Kemitraan UMKM dan perusahaan besar
Foto: Kepala DPMPTSP Kota Bengkulu Irsan Setiawan, (Ft/Ist).

Kemitraan UMKM di Bengkulu: Meningkatkan Skala Usaha dan Pertumbuhan Ekonomi

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Kemitraan antara Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan perusahaan-perusahaan besar memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kelas UMKM agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Melalui kemitraan ini, UMKM mendapatkan akses ke teknologi, pasar, dan jaringan yang lebih baik, sehingga mampu memperluas skala usahanya. Kolaborasi semacam ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak tetapi juga berpotensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Di Kota Bengkulu Pemkot melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) telah mengambil langkah nyata dalam mewujudkan kemitraan ini dengan memfasilitasi penandatanganan Surat Komitmen Kerjasama Usaha (SKKU) antara usaha besar dan UMKM. Penandatanganan ini dilakukan baru-baru ini dan melibatkan 10 perusahaan besar serta 24 UMKM dari berbagai sektor. Tujuannya adalah untuk membantu UMKM berkembang lebih pesat dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Bengkulu.

BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Dorong UMKM “Naik Kelas” Melalui Kemitraan Strategis dengan Usaha Besar

Dalam kesempatan tersebut, Irsan Setiawan, Kepala DPMPTSP Kota Bengkulu, menjelaskan bahwa SKKU yang ditandatangani merupakan langkah penting yang memungkinkan UMKM untuk menjadi penyuplai barang atau jasa bagi perusahaan besar. Dengan adanya kesepakatan ini, UMKM yang selama ini hanya menjual produk secara eceran kini bisa menjadi pemasok tetap untuk kebutuhan usaha besar, seperti di bidang perhotelan, konstruksi, dan jasa lainnya.

“Melalui SKKU ini, para UMKM bisa menyetok barang untuk perusahaan besar, seperti untuk perumahan atau hotel, Misalnya jika perusahaan besar membutuhkan kayu kusen atau bahan bangunan, UMKM di bidang tersebut bisa menjadi mitra mereka,” jelas Irsan, Dengan kolaborasi seperti ini, diharapkan UMKM bisa meningkatkan skala produksinya dan naik kelas.

BACA JUGA: Dukung UMKM Naik Kelas, Pemkot Bengkulu Fasilitasi Pendaftaran Merek Dagang Gratis

Sektor-sektor yang menjadi fokus utama dalam kemitraan ini meliputi jasa konveksi, alat tulis kantor, jasa pengepakan, penyedia buah dan sayuran, bahan material bangunan, jasa angkutan barang, dan penyediaan peralatan elektronik. Potensi ekonomi yang dihasilkan dari kerja sama ini sangat besar, dengan nilai mencapai Rp309 miliar. Ini merupakan peluang besar bagi UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan mereka.

Program kemitraan ini tidak hanya memberikan peluang bagi UMKM yang sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) tetapi juga bagi UMKM yang belum memiliki NIB. DPMPTSP Bengkulu berkomitmen untuk membantu proses pembuatan NIB secara gratis bagi UMKM yang membutuhkan. Dengan memiliki NIB, UMKM akan lebih mudah dalam menjalankan bisnisnya, termasuk mendapatkan akses ke berbagai program pemerintah dan fasilitas pembiayaan.

BACA JUGA: Bazar UMKM Kemenkeu 2024: Dorong Digitalisasi dan Globalisasi UMKM Bengkulu

Irsan Setiawan menambahkan bahwa melalui kemitraan ini, diharapkan UMKM di Kota Bengkulu dapat berkembang lebih pesat dan nilai investasi di wilayah tersebut meningkat.

“Ini adalah program yang sangat baik dan akan mendukung pengembangan investasi di Kota Bengkulu, Kami optimis, ke depan, UMKM akan naik kelas dan investasi di kota ini akan semakin meningkat,” ujar Irsan. (**)

 

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *