Kejagung Lantik 17 Kajati Baru, Emilwan Ridwan Pimpin Kejati Kalbar

Emilwan Ridwan Kajati Kalimantan Barat
Foto: Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, secara resmi melantik Dr. Emilwan Ridwan, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat, menggantikan Ahelya Abustam, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat sejak April 2025. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Kamis (23/10/25), (Ft/Dok).

Kejagung Lantik 17 Kajati Baru, Emilwan Ridwan Pimpin Kejati Kalbar

Kantor-Berita.Com|| Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, secara resmi melantik Dr. Emilwan Ridwan, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat, menggantikan Ahelya Abustam, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat sejak April 2025. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Kamis (23/10/25), dan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Jaksa Agung.

Dalam kesempatan tersebut, Jaksa Agung juga melantik 17 Kepala Kejaksaan Tinggi dan 20 pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung. Burhanuddin menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi bentuk penegasan tanggung jawab moral, profesional, dan institusional bagi para pejabat yang dipercaya memimpin di wilayahnya masing-masing.

||BACA JUGA: Mensos Saifullah Yusuf Kunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi Pontianak

“Para pejabat yang saya lantik hari ini adalah insan Adhyaksa terbaik yang telah melalui proses penilaian objektif, evaluasi mendalam, dan pertimbangan matang. Jabatan ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas dan keberanian,” ujar ST Burhanuddin.

Menurut Burhanuddin, pergantian pejabat di lingkungan Kejaksaan merupakan hal wajar dalam rangka penyesuaian kebutuhan organisasi dan peningkatan kinerja institusi. Ia menekankan bahwa rotasi ini juga bagian dari strategi untuk memperkuat pelaksanaan visi dan misi Kejaksaan Republik Indonesia, terutama dalam upaya menghadirkan penegakan hukum yang adil, humanis, dan berkeadilan sosial.

||BACA JUGA: Korupsi Gas PGN, KPK Jerat Komisaris Utama PT IAE

“Pergantian pejabat bukan hanya rutinitas birokrasi, tapi bentuk penyegaran agar institusi ini tetap dinamis, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Kita butuh pemimpin yang bukan hanya pandai menegakkan hukum, tetapi juga mampu menegakkan keadilan dengan nurani dan keberanian,” tegas Burhanuddin.

Dalam arahannya, Jaksa Agung menegaskan bahwa Kejaksaan harus hadir sebagai simbol penegakan hukum berkeadilan — tidak sekadar menghukum, tetapi juga memberikan solusi dan perlindungan bagi masyarakat.

“Kajati di setiap daerah memiliki peran strategis, bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menegakkan keadilan. Keberanian dalam mengambil keputusan harus didasari nurani yang bersih dan integritas yang tinggi,” ucapnya.

||BACA JUGA: ESDM dan Empat Perguruan Tinggi Teken Kerjasama Riset SDA Indonesia

Burhanuddin menegaskan bahwa Kejaksaan merupakan garda terdepan dalam pemberantasan korupsi. Upaya ini, katanya, harus dilakukan melalui penindakan yang tegas, pencegahan yang berkelanjutan, serta perbaikan tata kelola pemerintahan.

Ia juga memberi peringatan keras kepada seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri untuk tidak bersikap pasif dalam penanganan kasus korupsi.

“Saya akan mengevaluasi satuan kerja Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri yang minim atau bahkan tidak memiliki produk penanganan perkara tindak pidana korupsi. Tunjukkan bahwa saudara mampu memimpin lembaga ini dengan kinerja nyata, baik dari sisi jumlah maupun kualitas penyidikan,” tegasnya.

||BACA JUGA: Perbedaan Putusan Kasus Korupsi Bank Kalbar, Kejati Kalbar Tempuh Kasasi

Dalam kesempatan yang sama, ST Burhanuddin menekankan pentingnya menjaga integritas pribadi, keluarga, dan institusi. Para pejabat yang baru dilantik diminta untuk menjalankan pengawasan internal secara ketat di satuan kerja masing-masing guna memastikan seluruh jajaran Kejaksaan tetap berperilaku sesuai doktrin Tri Krama Adhyaksa: Satya, Adhi, dan Wicaksana.

“Jaga integritas diri dan keluarga. Jangan tergoda pada hal-hal yang bisa mencederai kehormatan institusi. Jadilah teladan bagi masyarakat dengan tutur kata dan perilaku yang berlandaskan etika dan moralitas,” pesan Jaksa Agung.

Ia menambahkan, keberhasilan seorang Kajati tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang ditangani, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan suasana kerja yang bersih, harmonis, dan berorientasi pada pelayanan publik.

||BACA JUGA: Jaksa Agung ST Burhanuddin Dorong Penegakan Hukum Humanis Berbasis Nilai Pancasila

“Pemimpin yang baik adalah yang mampu membimbing bawahannya, mengayomi masyarakat, dan menjaga nama baik institusi. Itulah esensi pengabdian seorang insan Adhyaksa,” ujarnya.

Burhanuddin menegaskan, Kejaksaan bukan hanya lembaga hukum, melainkan juga penjaga moral bangsa. Oleh karena itu, setiap insan Adhyaksa diminta bekerja dengan hati, mengedepankan kemanusiaan, dan selalu berpihak pada kebenaran.

“Jadilah jaksa yang berani, berintegritas, dan berjiwa besar. Jangan takut menghadapi tekanan, karena kebenaran akan selalu menang pada akhirnya,” pungkasnya.

Daftar Kajati yang Dilantik

Selain Dr. Emilwan Ridwan, beberapa nama lain yang turut dilantik dalam kesempatan ini antara lain:

  1. Tiyas Widiarto, S.H., M.H. – Kajati Kalimantan Selatan
  2. Jacop Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H. – Kajati Sulawesi Utara
  3. Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H. – Kajati Sumatera Selatan
  4. Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. – Kajati Bali
  5. Muhibuddin, S.H., M.H. – Kajati Sumatera Barat
  6. Roch Adi Wibowo, S.H., M.H. – Kajati Nusa Tenggara Timur
  7. Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, S.H., M.H. – Kajati Sulawesi Selatan
  8. Dr. Siswanto, S.H., M.H. – Kajati Jawa Tengah
  9. Bernadeta Maria Erna Elastiyani, S.H., M.H. – Kajati Banten
  10. Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H. – Kajati Jawa Barat
  11. Sugeng Hariadi, S.H., M.H. – Kajati Jambi
  12. Sutikno, S.H., M.H. – Kajati Riau
  13. I Gde Ngurah Sriada, S.H., M.H. – Kajati DIY
  14. Yudi Indra Gunawan, S.H., M.H. – Kajati Kalimantan Utara
  15. Rudy Irmawan, S.H., M.H. – Kajati Maluku
  16. Sufari, S.H., M.Hum. – Kajati Maluku Utara

Turut hadir dalam acara tersebut para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Kepala Badan Pemulihan Aset, Staf Ahli Jaksa Agung, serta Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat beserta anggota.

Jaksa Agung menutup sambutannya dengan pesan tegas dan penuh makna:

“Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab, jaga amanah, dan berikan yang terbaik untuk bangsa dan negara. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan perlindungan kepada kita semua.” (MY)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Mulyadi (MY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *