Intensitas Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Sungai Serut Bengkulu Terendam
Kantor-Berita.Com|| Hujan deras yang mengguyur Kota Bengkulu sejak beberapa jam terakhir kembali memicu banjir di sejumlah wilayah permukiman. Kecamatan Sungai Serut menjadi salah satu kawasan yang terdampak cukup parah. Ratusan rumah warga dilaporkan terendam air, dengan ketinggian genangan bervariasi dan beberapa titik berada dalam kondisi mengkhawatirkan.
Banjir ini terjadi setelah intensitas hujan meningkat sejak sore hingga malam hari. Air hujan yang tidak tertampung sistem drainase akhirnya meluap ke permukiman warga, terutama di wilayah yang secara geografis berada di dataran rendah dan cekungan.
||BACA JUGA: Hujan Guyur Kota Bengkulu, Wali Kota Turun Bersihkan Drainase Tersumbat
Camat Sungai Serut sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Abriadi, menyampaikan bahwa banjir melanda sejumlah kelurahan dengan tingkat dampak yang berbeda-beda. Pemerintah kecamatan langsung melakukan pendataan dan koordinasi lintas instansi untuk memastikan penanganan berjalan cepat.
“Wilayah yang terdampak tersebar di beberapa kelurahan dan RT. Di Kelurahan Semarang, banjir merendam RT 6 dan RT 7. Sementara di Kelurahan Surabaya, RT 21 menjadi titik paling parah karena memang berada di wilayah cekungan, hujan sedikit saja langsung banjir,” ujar Abriadi saat ditemui di lokasi.
||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Selamatkan Lansia Disabilitas Terlantar di Tengah Hujan
Selain Kelurahan Semarang dan Surabaya, banjir juga merendam permukiman warga di Kelurahan Sukamerindu, tepatnya di RT 8 dan RT 9. Di wilayah ini, air menggenangi rumah warga hingga halaman dan jalan lingkungan, menyulitkan aktivitas sehari-hari.
Kondisi serupa juga terjadi di Kelurahan Tanjung Jaya, khususnya di RT 1. Genangan air menyebabkan sebagian warga terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat atau tempat yang lebih aman.
“Secara keseluruhan, di Kecamatan Sungai Serut ada sekitar seratusan rumah yang terendam banjir. Yang paling parah terdampak berada di Kelurahan Tanjung Jaya dan Sukamerindu,” kata Abriadi.
||BACA JUGA: Pemprov Bengkulu Percepat Program Prioritas: PJ Sekda, Minta Semua Gerak Cepat
Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah kecamatan bersama perangkat daerah terkait langsung turun ke lapangan. Sejumlah langkah darurat disiapkan untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalkan dampak banjir.
“Saat ini kami bergerak ke Kelurahan Sukamerindu. Kami akan mendirikan tenda untuk warga, menyiapkan perahu untuk evakuasi jika diperlukan, serta mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan warga terdampak,” jelas Abriadi.
Selain itu, tim gabungan dari unsur kelurahan, kecamatan, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan distribusi bantuan.
Pemerintah daerah menyiagakan perahu karet di titik-titik rawan, terutama untuk membantu warga lanjut usia, anak-anak, dan kelompok rentan yang kesulitan keluar dari rumah mereka.
Sebelum fokus ke wilayah Sungai Serut, Abriadi bersama Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu juga sempat meninjau banjir di Perumahan Ejuka, Kelurahan Bentiring. Kawasan tersebut turut terdampak genangan air akibat hujan dengan intensitas tinggi.
“Kami sudah turun langsung ke Perumahan Ejuka di Kelurahan Bentiring untuk memastikan kondisi warga dan melihat langsung dampak banjir. Penanganan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kondisi di lapangan,” ujarnya.
||BACA JUGA: Haru, Pemkot Bengkulu Lepas Puluhan ASN Purna Tugas Memasuki BUP
Peninjauan langsung ini dilakukan untuk memastikan data yang diterima pemerintah sesuai dengan kondisi nyata, sekaligus menentukan prioritas penanganan di wilayah yang paling membutuhkan bantuan cepat. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











