DP3AP2KB Kota Bengkulu Distribusikan 31 Paket BKB Kit Stunting untuk Kurangi Prevalensi Stunting

DP3AP2KB Kota Bengkulu
Foto: DP3AP2KB Bengkulu Distribusikan 31 Paket BKB Kit Stunting untuk Kurangi Prevalensi Stunting, pembagian berlangsung di kantor DP3AP2KB Kota Bengkulu, pada hari Kamis, (15/8/24), (Ft/ist).

DP3AP2KB Kota Bengkulu Distribusikan 31 Paket BKB Kit Stunting untuk Kurangi Prevalensi Stunting

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Bengkulu terus berupaya dalam menangani masalah stunting yang menjadi perhatian utama pemerintah saat ini. Sebagai bagian dari upaya tersebut, DP3AP2KB memberikan 31 paket bantuan alat penyuluhan Bina Keluarga Balita (BKB) Kit Stunting untuk mendukung kegiatan posyandu di sembilan kecamatan yang ada di Kota Bengkulu.

BKB Kit Stunting merupakan sarana bantu penyuluhan yang sangat penting dalam program pengasuhan anak. Paket ini terdiri dari seperangkat alat permainan edukatif dan materi penyuluhan yang digunakan oleh kader posyandu untuk memberikan edukasi kepada orangtua mengenai pengasuhan yang benar, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan anak. Kepala DP3AP2KB Kota Bengkulu, Dewi Dharma, menegaskan bahwa pemberian BKB Kit Stunting ini adalah salah satu langkah konkret dalam meningkatkan penerapan pola asuh yang sehat dan benar untuk mencegah serta menurunkan angka prevalensi stunting di Kota Bengkulu.

BACA JUGA: DP3AP2KB Kota Bengkulu Gencar Wujudkan “Zero Stunting”

”BKB Kit ini menjadi salah satu upaya penting untuk mendorong penerapan pengasuhan yang baik selama 1.000 hari pertama kehidupan anak, guna mencegah dan menurunkan prevalensi stunting,” ujar Dewi Dharma pada Kamis, (15/8/24).

Setiap paket BKB Kit Stunting yang diserahkan terdiri dari beberapa komponen penting, seperti buku bahan penyuluhan, alat pemantau tumbuh kembang anak, kalender pengasuhan, alat permainan edukatif, serta media penyuluhan bagi orangtua. Alat-alat ini dirancang untuk membantu kader posyandu dalam memberikan informasi yang tepat dan akurat kepada orangtua, sehingga mereka dapat menerapkan pola asuh yang benar dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak secara optimal.

BACA JUGA: DP3AP2KB Kota Bengkulu Intensif Dampingi Keluarga Berisiko Stunting untuk Capai Nol Kasus

Dewi Dharma menambahkan, alat bantu ini diharapkan dapat memperkuat kegiatan pembinaan tumbuh kembang anak di posyandu, dengan fokus pada pola asuh yang benar dan efektif.

“Dengan adanya alat bantu ini, kami berharap kegiatan pembinaan tumbuh kembang anak dapat lebih maksimal, sehingga anak-anak usia dini di Kota Bengkulu dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” tambahnya.

BACA JUGA: DP3AP2KB Kota Bengkulu Salurkan BKB Kit Stunting: Upaya Peningkatan Deteksi Dini Stunting

Pemberian BKB Kit Stunting ini merupakan langkah nyata yang diambil oleh Pemkot Bengkulu dalam upaya mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda. Dengan dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak, diharapkan angka stunting di Kota Bengkulu dapat terus menurun, dan anak-anak dapat tumbuh dengan sehat, cerdas, serta siap menghadapi masa depan yang lebih cerah.

“Semoga dengan adanya alat-alat bantu ini, kita bisa memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik untuk anak-anak usia dini, sehingga mereka bisa tumbuh dan berkembang secara optimal,” tutur Dewi Dharma.

BACA JUGA: Kota Bengkulu Raih Tiga Penghargaan Bergengsi dalam Peringatan Harganas 2024

Dewi Dharma juga menegaskan komitmen Pemkot Bengkulu dalam menghadapi tantangan stunting. Menurutnya, stunting menjadi salah satu prioritas utama pemerintah karena menyangkut kualitas hidup generasi penerus.

“Pemkot Bengkulu tidak akan berhenti berjuang dan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengatasi stunting. Ini adalah masalah yang sangat penting, karena berkaitan langsung dengan masa depan anak-anak kita,” Tegas Dewi Dharma. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *