Bengkulu Selatan Luncurkan 142 Koperasi Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Desa
Kantor-Berita.Com, Bengkulu Selatan|| Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan secara resmi meluncurkan 142 unit Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai bagian dari gerakan nasional peluncuran 80.081 Koperasi Merah Putih (Kopdes/Kopkel) yang diresmikan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Senin (21/7/25) melalui konferensi daring nasional.
Peluncuran Koperasi Merah Putih di daerah ini dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bengkulu Selatan, dan dihadiri langsung oleh Bupati H. Rifai Tajuddin, S.Sos, bersama Wakil Bupati Yevri Sudianto, Sekretaris Daerah, seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Kepala OPD, seluruh Camat, Kepala Desa, Ketua Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, unsur BUMN, dan tokoh masyarakat lainnya.
BACA JUGA: Gubernur Bengkulu Instruksikan Sekolah Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
Dalam sambutannya, Bupati H. Rifai Tajuddin menyampaikan bahwa peluncuran koperasi ini menjadi momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Bengkulu Selatan. Ia menekankan bahwa koperasi desa bukan sekadar wadah usaha, tetapi menjadi pondasi utama penggerak perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput.
“Koperasi Merah Putih adalah ujung tombak ekonomi rakyat, Kita harus kelola dengan komitmen, tanggung jawab dan integritas, Koperasi yang dikelola dengan baik akan mampu menciptakan ekosistem usaha produktif yang menjanjikan dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga desa,” ujar Bupati Rifai.
Di tingkat daerah, Bupati Rifai menyatakan bahwa pihaknya siap menyelaraskan seluruh kebijakan dan dukungan teknis untuk memastikan keberhasilan koperasi-koperasi yang baru diluncurkan. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan akan mendorong seluruh perangkat daerah hingga tingkat desa untuk berkolaborasi, membina, dan memfasilitasi koperasi Merah Putih.
“Kami akan kawal terus implementasi koperasi ini, Mulai dari pembinaan manajemen, akses permodalan, hingga pemanfaatan teknologi, Kami ingin koperasi benar-benar tumbuh mandiri dan menjadi kebanggaan masyarakat,” tambah Rifai.
Presiden Prabowo Subianto, dalam arahannya saat meluncurkan program secara nasional, menegaskan bahwa koperasi desa dan kelurahan harus membuktikan bahwa mereka mampu tumbuh, berkembang, dan menjadi kekuatan ekonomi nyata di tengah masyarakat.
BACA JUGA: Bupati Bengkulu Utara Akan Bangun Ulang Pustu dan Dorong Puskesmas Rawat Inap di Pulau Enggano
“Saya minta semua pengurus koperasi Merah Putih bekerja sungguh-sungguh, Jangan percaya dengan propaganda yang mengatakan koperasi ini tidak akan berhasil, Tunjukkan bahwa rakyat Indonesia mampu berdikari secara ekonomi,” tegas Presiden Prabowo dalam siaran nasional.
Pernyataan tersebut disambut dengan antusiasme tinggi oleh para pengurus dan anggota koperasi di seluruh Indonesia, termasuk di Bengkulu Selatan. Semangat kolektif pun terlihat dalam pelaksanaan peluncuran, dengan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan.
Peluncuran Koperasi Merah Putih diinisiasi oleh pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, yang menargetkan terbentuknya 80.000 unit koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Inpres ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari tingkat paling dasar, yaitu desa dan kelurahan.
BACA JUGA: Relokasi Pedagang Pantai Panjang Dimulai Agustus, Pemkot akan Bangun Tugu sebagai Ikon Baru Wisata
Koperasi Merah Putih dirancang untuk menjadi wadah usaha kolektif yang menyediakan kebutuhan masyarakat, mulai dari bahan pokok, LPG, pupuk, obat-obatan, layanan kesehatan, hingga akses terhadap teknologi pertanian dan digitalisasi UMKM.
“Inilah koperasi masa depan, Bukan hanya tempat jual beli, tapi pusat ekonomi, inovasi dan layanan masyarakat, Pemerintah pusat menaruh harapan besar pada gerakan koperasi ini,” ucap Presiden Prabowo. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: Iqbal











