Bengkulu Luncurkan 67 Koperasi Merah Putih: Gubernur dan Wali Kota Kawal Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Kantor-Berita.Com, Bengkulu|| Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Kota Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan, Hal ini ditunjukkan melalui partisipasi langsung Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dalam kegiatan Launching Nasional 80 Ribu Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih yang diluncurkan secara resmi oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui konferensi daring, Pada Senin, (21/7/25).
Acara peluncuran yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia ini menjadi momentum penting dalam mendorong pergerakan ekonomi berbasis komunitas di tingkat kelurahan dan desa. Untuk wilayah Kota Bengkulu, Koperasi Kelurahan Merah Putih Pagar Dewa dipilih sebagai percontohan dari total 67 koperasi yang telah terbentuk di kota ini.
BACA JUGA: Kemumu Suro Festival 2025: Bengkulu Utara Angkat Budaya Lokal dan Dorong Ekonomi Kreatif
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan rasa bangganya karena Provinsi Bengkulu menjadi salah satu daerah tercepat dalam mendirikan koperasi Kelurahan Merah Putih. Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam pengelolaan koperasi agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Bengkulu termasuk yang tercepat dalam membentuk koperasi kelurahan merah putih, lengkap dengan izin operasional, Tugas kita selanjutnya adalah mengawal operasional koperasi agar efektif, Tujuannya agar masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan tidak dimanipulasi spekulan,” ujar Helmi.
BACA JUGA: Bhayangkara Bengkulu Run 2025 Sukses Digelar, Ribuan Peserta Ramaikan Hari Bhayangkara ke-79
Helmi juga mengapresiasi kerja keras semua pihak yang turut menyukseskan program ini, mulai dari wali kota, forkopimda, para camat hingga lurah di seluruh Kota Bengkulu.
“Atas sinergi dan dukungan seluruh stakeholder, Kota Bengkulu menjadi daerah tercepat kedua secara nasional dalam pendirian koperasi ini, Ini prestasi luar biasa yang patut dibanggakan,” Imbuh Helmi.
Gubernur Bengkulu juga menegaskan bahwa pendirian koperasi Kelurahan dan Desa Merah Putih ini selaras dengan visi pembangunan ekonomi kerakyatan, yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah minimal 8 persen.
BACA JUGA: Harga Beras Naik Tajam di Sanggau, Warga Minta Pemerintah Segera Turun Tangan
Menurutnya, koperasi ini bukan sekadar tempat transaksi, melainkan simbol kemandirian ekonomi masyarakat yang menyediakan beragam kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Harga-harga di koperasi Merah Putih ini sangat murah dan bisa menyaingi pasar modern, Konsepnya seperti mini mall di tingkat kelurahan yang menjual kebutuhan masyarakat mulai dari LPG, beras, minyak goreng, obat-obatan, hingga layanan klinik,” jelas Helmi.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi memberikan perhatian serius terhadap keberlanjutan koperasi Kelurahan Merah Putih. Ia berharap agar peluncuran koperasi ini tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kesejahteraan warga.
BACA JUGA: Kota Bengkulu Catat 274 Inovasi di IGA 2025, Target Tembus 3 Besar Nasional
“Kita tidak ingin ini hanya sebatas peresmian. Yang terpenting adalah output-nya. Koperasi ini harus betul-betul mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Terang Dedy.
Dedy menyatakan dirinya akan turun langsung ke lapangan untuk mengawasi jalannya koperasi di setiap kelurahan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat ikut terlibat dalam mengawal dan mengoptimalkan keberadaan koperasi.
“Saya akan kunjungi satu per satu koperasi yang telah berdiri, Kita pastikan semua berjalan sesuai harapan, Di sini masyarakat bisa memenuhi seluruh kebutuhan mereka dalam satu tempat,” tandas Dedy. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











