Ikrar Bersama Menjaga Keutuhan dan Keharmonisan Provinsi Bengkulu Dari Intoleransi dan Radikalisme

Ikrar Pencegahan Intoleransi
Foto: Sekda Provinsi Isnan Fajri saat memberikan kata sambutan atas nama pemerintah provinsi bengkulu dalam acara Ikrar Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Kantor Wilayah Kementerian Agama pada hari senin, (16/10/23).

Ikrar Bersama Menjaga Keutuhan dan Keharmonisan Provinsi Bengkulu Dari Intoleransi dan Radikalisme

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Dalam upaya memelihara keutuhan dan kesatuan bangsa yang kita cintai, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bengkulu menggelar Penandatanganan Ikrar Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme. Acara ini berlangsung di Kantor Kementerian Agama Provinsi Bengkulu pada hari Senin (16/10) dan dihadiri oleh berbagai pihak yang berkomitmen untuk menjaga perdamaian dan keharmonisan masyarakat di wilayah ini.

Penandatanganan ikrar ini menjadi tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Polri dan Kemenag RI, yang menggarisbawahi pentingnya kerja sama dalam mencegah ancaman intoleransi, radikalisme, dan terorisme di Indonesia. Tindak lanjut tersebut melibatkan Densus 88 Anti Teror Polda Bengkulu dan Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, yang bersatu untuk menjaga keutuhan bangsa.

Ikrar Pencegahan Intoleransi
Foto: Tampak Sekda Provinsi Isnan Fajri Penandatanganan Ikrar Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di hadiri oleh Polri dan Kemenag RI termasuk unsur Forkopimda, perwakilan Media Massa, serta tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat acara di gagas oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) pada hari senin, (16/10/23).

Muhammad Abdu, Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, menyatakan pentingnya tindakan ini dalam menjaga kesatuan bangsa. “Kita harus bersatu dalam melawan intoleransi, radikalisme, dan terorisme di wilayah kita ini,” ungkapnya dengan tekad yang kuat.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, dalam berbagai hal yang disampaikan oleh Sekda Provinsi Isnan Fajri, menggarisbawahi pentingnya upaya bersama ini. Intoleransi, radikalisme, dan terorisme bukan hanya masalah lokal, melainkan masalah global yang dapat mengancam prinsip-prinsip kemanusiaan, keanekaragaman budaya, agama, dan kepercayaan, yang merupakan kekayaan Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA: Karyawan BUMN Di Tangkap Densus 88: Menyingkap Dukungan Terhadap Terorisme

“Kami sebagai pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk menjadikan Provinsi ini sebagai tempat yang aman, damai, dan penuh kasih sayang bagi seluruh warganya,” tegas Isnan Fajri, mewakili gubernur.

Selanjutnya, penandatanganan ikrar ini bukan sekedar formalitas, melainkan sebuah komitmen bersama untuk mengembangkan pendekatan holistik dalam memerangi intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Berbagai pihak termasuk Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kantor Wilayah Kementerian Agama, dan aparat keamanan akan bersinergi dan berkolaborasi dalam setiap langkah pencegahan, dengan harapan dapat mewujudkan Provinsi Bengkulu yang lebih aman dan harmonis.

BACA JUGA: Pemuda Bengkulu Bersatu Melawan Radikalisme dan Terorisme

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk unsur Forkopimda, perwakilan Media Massa, serta tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat yang mendukung upaya ini dengan penuh semangat.

Komitmen yang kuat dalam menjaga perdamaian dan keharmonisan di Provinsi Bengkulu menjadi sorotan utama dalam acara ini. Semangat bersatu dalam mengatasi tantangan yang ada telah menjadi inspirasi bagi masyarakat Bengkulu. Oleh karena itu, Provinsi Bengkulu akan terus berupaya menjaga keutuhan dan kesatuan bangsa, serta melindungi nilai-nilai kemanusiaan dan kekayaan budaya yang dimilikinya.

BACA JUGA: Operasi Ketupat Nala 14 Hari Ini Pesan Kapolda Bengkulu

Penandatanganan ikrar ini bukanlah akhir dari perjuangan melawan intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Sebaliknya, ini adalah awal dari langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk mencapai tujuan bersama, yaitu menciptakan Provinsi Bengkulu yang damai, aman, dan penuh kasih sayang. Semoga komitmen ini menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia dan dapat menjadi sebuah langkah penting dalam mewujudkan negara yang kuat, harmonis, dan bersatu.(**)

Editor: (KB1) Share

Mangcek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *