Bengkulu Perkuat Keamanan Laut, Hibahkan Lahan ke Bakamla
Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat komitmen menjaga keamanan laut dan wilayah pesisir dengan menyerahkan lahan strategis kepada Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI). Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan pengawasan perairan Bengkulu, termasuk kawasan rawan dan pulau terluar seperti Pulau Enggano.
Penguatan pengamanan laut tersebut mengemuka dalam audiensi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN), dan Bakamla RI yang berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Rabu (10/12). Audiensi ini dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni.
||BACA JUGA: Herwan Antoni Pimpin Rapat TPAD Bahas APBD 2026, Tekankan Efisiensi dan Transparansi
Dalam pertemuan tersebut, Herwan Antoni menjelaskan bahwa audiensi membahas tindak lanjut penyerahan hibah tanah milik Pemerintah Provinsi Bengkulu kepada Bakamla RI. Tanah yang dihibahkan berlokasi di Kabupaten Seluma serta wilayah Pulau Enggano, dua kawasan yang memiliki nilai strategis dalam pengamanan laut dan kedaulatan wilayah.
Herwan menegaskan bahwa hibah lahan ini bukan proses yang instan, melainkan telah melalui tahapan panjang dan lintas kepemimpinan di Provinsi Bengkulu.
||BACA JUGA: Peringatan Hari Bakti PU ke-80 Menjadi Refleksi Penting Kemajuan Pembangunan Infrastruktur
“Proses hibah ini sudah cukup lama berjalan. Dimulai sejak masa Plt Gubernur Rosjonsyah, kemudian dilanjutkan pada masa Gubernur Helmi Hasan, hingga akhirnya dapat ditetapkan secara resmi dan siap diserahkan,” ujar Herwan.
Menurutnya, konsistensi pemerintah daerah dalam menyelesaikan proses hibah menunjukkan keseriusan Bengkulu mendukung kebijakan nasional di bidang keamanan laut.
Audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk merampungkan dokumen administrasi hibah. Salah satu agenda utama pertemuan adalah penyusunan berita acara serah terima serta penyerahan sertifikat tanah kepada Bakamla RI.
||BACA JUGA: Ombudsman RI Kunjungi Bengkulu, Mantapkan Kerja Sama Pengawasan Pelayanan Publik
Dengan diterimanya sertifikat tersebut, Bakamla RI dapat segera memproses balik nama aset ke Badan Pertanahan Nasional atau Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) sesuai ketentuan yang berlaku.
“Mudah-mudahan prosesnya bisa berjalan cepat. Hari ini kita sudah serahkan, artinya pihak Bakamla dapat segera mengurus seluruh kelengkapan administrasinya,” kata Herwan.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus berkoordinasi dengan Kanwil BPN agar proses sertifikasi dan balik nama berjalan lancar tanpa hambatan administratif.
||BACA JUGA: Menkeu Minta Daerah Tak Tumpuk Dana di Bank, Bengkulu Siap Gerakkan APBD untuk Pertumbuhan
Herwan Antoni menilai keberadaan kantor dan fasilitas Bakamla di Bengkulu sangat penting untuk memperkuat sistem keamanan dan pengawasan laut. Wilayah perairan Bengkulu memiliki karakteristik strategis karena berbatasan langsung dengan Samudra Hindia serta memiliki jalur pelayaran yang cukup padat.
Selain itu, wilayah ini juga mencakup pulau-pulau terluar yang membutuhkan perhatian khusus dari negara.
“Setelah proses sertifikasi selesai, kami berharap Bakamla RI dapat segera membangun kantor dan sarana pendukung di atas lahan hibah ini. Tujuannya jelas, untuk memperkuat layanan pengamanan laut di Bengkulu dan kawasan sekitarnya,” jelas Herwan.
||BACA JUGA: Kemenag Ajukan Hibah Lahan, PLHUT dan KUA Seluma Segera Dibangun
Pulau Enggano menjadi salah satu lokasi hibah yang mendapat perhatian serius. Pulau terluar Indonesia tersebut memiliki posisi strategis dalam menjaga kedaulatan wilayah sekaligus sebagai titik pengawasan aktivitas laut di bagian barat Indonesia.
Keberadaan Bakamla di Pulau Enggano diharapkan mampu meningkatkan respons terhadap potensi ancaman keamanan laut, seperti illegal fishing, penyelundupan, serta pelanggaran batas wilayah.
“Pulau Enggano memiliki posisi yang sangat strategis. Kehadiran Bakamla di sana akan memperkuat kehadiran negara dan memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat,” ujar Herwan. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











