Kemenag Ajukan Hibah Lahan, PLHUT dan KUA Seluma Segera Dibangun
Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kabupaten Seluma terus mengakselerasi upaya peningkatan layanan publik di sektor keagamaan. Hal ini ditandai dengan digelarnya audiensi antara Pemerintah Kabupaten Seluma dan perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) di Ruang Rapat Bupati pada Kamis, (27/11/25). Pertemuan tersebut membahas kelanjutan permohonan hibah lahan untuk pembangunan berbagai fasilitas layanan keagamaan strategis di wilayah itu.
Audiensi dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, bersama Ketua DPRD Kabupaten Seluma, April Yones, S.E., M.A.P., dan dihadiri pejabat Kemenag. Pembahasan terfokus pada rencana pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) serta revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) melalui pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
||BACA JUGA: Gustianto Dukung Literasi Keuangan: “Masyarakat Harus Bijak Kelola Uang”
Kementerian Agama menjelaskan bahwa pembangunan PLHUT dan KUA berbasis SBSN merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan jamaah haji, umrah, dan layanan keagamaan lainnya. Seluma menjadi salah satu daerah yang diusulkan memperoleh pembangunan fasilitas layanan terpadu tersebut sebagai upaya pemerataan kualitas pelayanan secara nasional.
Kemenag menegaskan bahwa fasilitas PLHUT berperan penting sebagai pusat pelayanan satu pintu bagi calon jamaah haji dan umrah. Mulai dari pendaftaran, pembinaan, administrasi, bimbingan, hingga informasi keberangkatan nantinya dapat dilakukan dalam satu sistem yang terintegrasi. Sementara revitalisasi KUA bertujuan memperbaiki sarana dan prasarana kantor untuk mendukung pelayanan nikah, bimbingan keluarga, penyuluhan agama, hingga urusan wakaf.
||BACA JUGA: Wabup Gustianto Buka Seleksi JPT Pratama Sekda Seluma
Sebagai informasi, Kabupaten Seluma telah menerima proyek SBSN RAPBN 2026 dari Kementerian Keuangan RI. Hal tersebut tertuang dalam surat Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Nomor S-13/PR.4/2024, yang menjelaskan dukungan pembiayaan untuk revitalisasi KUA di seluruh Indonesia.
Dengan adanya dukungan anggaran dari SBSN, pembangunan fasilitas keagamaan di Kabupaten Seluma kini memasuki tahap teknis, salah satunya pemenuhan lahan yang akan dihibahkan oleh pemerintah daerah. Proses hibah ini menjadi syarat utama agar pembangunan dapat segera dilaksanakan sesuai rencana.
Dalam audiensi tersebut, Kemenag Seluma secara resmi mengajukan permohonan hibah lahan kepada Pemerintah Kabupaten Seluma. Pihak Kemenag mengusulkan: 2.500 m² lahan untuk pembangunan PLHUT Seluma, 1.000 m² lahan untuk pembangunan KUA di empat kecamatan: Kecamatan Sukaraja, Kecamatan Seluma Barat, Kecamatan Seluma Utara, Kecamatan Talo Kecil.
||BACA JUGA: RDTR Kabupaten Seluma Dibahas: Wakil Bupati Gustianto Hadiri Ekspos Akhir
Permohonan ini diajukan untuk memastikan percepatan pembangunan fasilitas layanan keagamaan berbasis SBSN dapat berjalan tepat waktu dan sesuai standar nasional.
Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, menyambut positif permohonan hibah lahan yang disampaikan Kemenag. Menurutnya, peningkatan fasilitas layanan keagamaan merupakan bagian dari visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pemerintah Kabupaten Seluma menyambut baik permohonan hibah lahan ini. Kami memahami pentingnya pembangunan PLHUT dan revitalisasi KUA untuk mendukung pelayanan masyarakat, terutama jamaah haji dan umrah. Pada prinsipnya, kami siap memberikan dukungan penuh agar pembangunan dapat berjalan lancar dan segera direalisasikan,” ujar Gustianto.
||BACA JUGA: Wagub Mian Terima Audiensi Warga UPT SP III Seluma
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera memulai kajian teknis, administrasi, dan legalitas terkait lahan yang akan dihibahkan. Kajian ini penting agar seluruh proses sesuai ketentuan hukum dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Pemerintah memastikan seluruh proses pengadaan lahan berjalan transparan dan sesuai aturan. Kami berharap kolaborasi antara daerah dan Kemenag ini bisa mempercepat tersedianya fasilitas layanan keagamaan yang representatif untuk masyarakat Seluma,” Ucap Gustianto.
Ketua DPRD Seluma, April Yones, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menyampaikan dukungan penuh DPRD terhadap rencana pembangunan ini. Ia menegaskan bahwa DPRD siap bersinergi dalam hal regulasi maupun penganggaran daerah agar pembangunan fasilitas keagamaan melalui SBSN dapat berjalan optimal.
||BACA JUGA: Pemkab Seluma Gelar Rapat Fasilitasi Permohonan Alih Fungsi Lahan Bersama BWS Sumatera VII
Menurut April Yones, pembangunan PLHUT dan revitalisasi KUA merupakan investasi jangka panjang yang akan memberi manfaat besar bagi masyarakat Seluma, terutama dalam peningkatan kualitas layanan publik berbasis keagamaan. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: Rego











