Desa Kemang Manis Tingkatkan Profesionalisme Aparatur Lewat Pelatihan 2025

Desa Kemang Manis
Foto: Narasumber Camat Pino Raya pada saat memaparkan Pelatihan Aparatur Desa, acara berlangsung di balai desa, pada Selasa (4/11/25), (Ft/Dok).

Desa Kemang Manis Tingkatkan Profesionalisme Aparatur Lewat Pelatihan 2025

Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Kemang Manis, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa. Melalui program pelatihan pemerintahan desa tahun anggaran 2025, jajaran perangkat desa dibekali pengetahuan dan keterampilan mengenai administrasi perkantoran serta pengelolaan keuangan desa yang profesional dan akuntabel.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Kemang Manis, pada Selasa (4/11/25). Pelatihan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Kemang Manis, Suliadi, yang secara resmi membuka kegiatan. Turut hadir pula Camat Pino Raya sebagai narasumber, serta perwakilan dari Inspektorat Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Inspektur Pengawasan dan Pembinaan (Irban).

Pelatihan Aparatur Desa
Foto: Pemerintah Desa Kemang Manis, pada saat menggelar pelatihan pemerintahan desa tahun anggaran 2025, yang diikuti oleh Perangkat Desa, Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Kemang Manis, pada Selasa (4/11/25), (Ft/Dok).

Dalam sambutannya, Kepala Desa Suliadi menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah desa untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.

“Kami ingin seluruh perangkat desa memahami dengan baik bagaimana mengelola administrasi dan keuangan secara benar. Desa saat ini dituntut untuk lebih profesional dan terbuka dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Suliadi.

||BACA JUGA: Pemdes Air Kemang Bangun Ketahanan Pangan Lewat Gerakan Tanam Jagung

Menurutnya, di tengah meningkatnya jumlah dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat setiap tahunnya, aparatur desa dituntut memiliki kemampuan administratif dan keuangan yang mumpuni agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan program maupun penyusunan laporan pertanggungjawaban.

Kepala Desa Suliadi menambahkan, pelatihan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh perangkat desa untuk memperkuat sistem kerja, terutama dalam bidang administrasi dan keuangan. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan dana desa.

“Kita ingin agar setiap rupiah yang masuk ke kas desa benar-benar dikelola dengan baik dan hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” Terang Suliadi.

||BACA JUGA: Bengkulu Selatan Dukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Rifai Tekankan Sinkronisasi Data

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan bahwa tata kelola pemerintahan desa yang baik tidak hanya ditentukan oleh seberapa besar anggaran yang dimiliki, tetapi juga seberapa efektif dan efisien aparatur desa dalam menjalankan tugasnya.

“Aparatur desa harus bekerja dengan hati, disiplin, dan selalu mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” tandas Suliadi.

Sementara itu, Camat Pino Raya, yang hadir sebagai narasumber, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa Kemang Manis yang menggelar kegiatan pembinaan aparatur desa secara mandiri. Menurutnya, kegiatan semacam ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa.

||BACA JUGA: Bupati Rifai Tajudin dan BPKP Teken IEPK, Bengkulu Selatan Mantapkan Komitmen Antikorupsi

“Kemajuan suatu desa sangat bergantung pada kualitas aparaturnya. Dengan pelatihan ini, diharapkan perangkat desa lebih memahami aturan, tata naskah dinas, dan pengelolaan keuangan yang sesuai regulasi,” terang Camat Pino Raya.

Beliau menambahkan bahwa setiap perangkat desa harus memahami peraturan terbaru terkait administrasi pemerintahan desa, termasuk mekanisme penatausahaan keuangan dan penyusunan laporan realisasi anggaran.

“Ketika aparatur desa memahami regulasi, maka potensi kesalahan administratif bisa diminimalkan. Ini penting agar program pembangunan desa berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya.

||BACA JUGA: Bengkulu Selatan Luncurkan 142 Koperasi Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Desa

Dari Inspektorat Kabupaten Bengkulu Selatan, Irban yang hadir mewakili lembaganya menekankan pentingnya aspek pengawasan dan pembinaan berkelanjutan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Kami dari inspektorat siap memberikan pendampingan dan pembinaan agar desa tidak hanya patuh administrasi, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi dalam pelayanan publik,” jelasnya. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Erwan
ADV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *