POKDAR Kamtibmas Kalbar Resmi Dilantik, Wujudkan Keamanan Berbasis Masyarakat

POKDAR Kamtibmas Kalbar
Foto: Pelantikan POKDAR Kamtibmas Kalimantan Baratdipimpin langsung oleh Ketua Umum POKDAR Kamtibmas Bhayangkara Nasional, Agenanda Djatmika, untuk masa bhakti 2024–2029, Selasa (28/10/25), (Ft/Ist).

POKDAR Kamtibmas Kalbar Resmi Dilantik, Wujudkan Keamanan Berbasis Masyarakat

Kantor-Berita.Com|| Komitmen memperkuat keamanan berbasis masyarakat di Kalimantan Barat semakin nyata. Pengurus Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (POKDAR Kamtibmas) Bhayangkara Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi dilantik untuk masa bhakti 2024–2029, Selasa (28/10/2025).

Pelantikan berlangsung khidmat di Kota Pontianak dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum POKDAR Kamtibmas Bhayangkara Nasional, Agenanda Djatmika, S.E., M.B.A.. Kehadiran jajaran pejabat penting dan tokoh masyarakat menandai betapa strategisnya peran organisasi ini dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kalbar.

||BACA JUGA: Hari Pertama Jabat Kajati Kalbar, Emilwan Ridwan Tegaskan Integritas dan Perkuat Kinerja

Turut hadir Dirbinmas Polda Kalbar Kombes Pol. W. Herman, S.I.K., M.Si., M.H., yang juga menjadi pembina POKDAR Kamtibmas Kalbar, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalbar Manto, mantan Kabid Humas Polda Kalbar Suhadi S.W., serta sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Rihat Nasir, Sekretaris Daerah KBP Polri B. Indra DJ, dan perwakilan dari Media Swara Bhayangkara serta Media Putra Bhayangkara POKDAR Kamtibmas.

Usai pelantikan, Ketua POKDAR Kamtibmas Kalbar, Ir. Jakius Sinyor, menyampaikan tekadnya untuk menjadikan POKDAR sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

||BACA JUGA: Kejagung Lantik 17 Kajati Baru, Emilwan Ridwan Pimpin Kejati Kalbar

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Kalimantan Barat yang aman, damai, dan tertib,” ujar Jakius.

Ia menegaskan, keberadaan POKDAR Kamtibmas bukan sekadar simbol kemitraan, melainkan wadah nyata bagi masyarakat untuk ikut serta menjaga situasi kondusif di lingkungannya masing-masing.

Jakius juga menekankan pentingnya peran anggota POKDAR sebagai “perpanjangan tangan Polri” dalam memberikan edukasi hukum di tingkat akar rumput. Melalui kegiatan sosialisasi, penyuluhan, dan pembinaan, POKDAR diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hukum dan pentingnya keamanan lingkungan.

||BACA JUGA: Perbedaan Putusan Kasus Korupsi Bank Kalbar, Kejati Kalbar Tempuh Kasasi

“Kami akan fokus membangun kesadaran hukum masyarakat, terutama di desa-desa dan wilayah perbatasan. Karena di sanalah ketertiban dan keamanan berawal,” tegasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Umum POKDAR Kamtibmas Nasional, Agenanda Djatmika, S.E., M.B.A., menegaskan bahwa pembentukan pengurus baru POKDAR Kalbar merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat di seluruh Indonesia.

“POKDAR Kamtibmas adalah wadah partisipasi aktif masyarakat. Kita tidak mengejar penghargaan, tapi ingin menjadi sumber kebaikan yang terus mengalir seperti mata air — memberikan manfaat bagi lingkungan dan bangsa,” tutur Agenanda.

||BACA JUGA: Dana Transfer Kalbar Dipangkas Rp522 M, Pemprov Siapkan Langkah Antisipasi

Menurutnya, kehadiran POKDAR di tingkat provinsi hingga kabupaten dan desa menjadi pondasi penting bagi keamanan berbasis komunitas. Ia mendorong agar jajaran pengurus POKDAR Kalbar memperluas jaringan hingga ke pelosok daerah dengan semangat gotong royong.

“Kami ingin setiap daerah di Kalimantan Barat memiliki perwakilan aktif. Masalah pendanaan dan operasional bukan kendala utama jika kita bekerja dengan semangat kebersamaan dan niat tulus membangun negeri,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dirbinmas Polda Kalbar Kombes Pol. W. Herman, S.I.K., M.Si., M.H. menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru POKDAR Kamtibmas Kalbar. Ia menilai organisasi ini memiliki posisi strategis sebagai mitra sejajar Polri dalam menjaga keamanan daerah.

||BACA JUGA: Proyek Pelebaran Jalan Rp120,3 M di Kalbar Rusak Parah, Dugaan Korupsi Mencuat

“POKDAR Kamtibmas bukan bawahan Polri. Mereka adalah mitra yang sejajar dan menjadi duta edukasi di tengah masyarakat,” ujar Kombes Herman.

Ia menjelaskan, keterbatasan jumlah personel Polri di lapangan menjadikan POKDAR Kamtibmas sebagai elemen penting dalam strategi keamanan partisipatif. Melalui pendekatan sosial, komunikasi, dan edukasi, anggota POKDAR dapat membantu Polri dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

“POKDAR membantu kami mendengarkan aspirasi masyarakat, menyerap informasi dari bawah, dan memberikan solusi berbasis komunitas. Ini bentuk sinergi yang luar biasa,” tambahnya.

||BACA JUGA: Bank Kalbar Cetak Rekor Kinerja 2025 Dengan Pertumbuhan Pesat & Kredit UMKM

Kombes Herman juga menegaskan pentingnya membangun kolaborasi lintas sektor antara POKDAR, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan.

“Mari kita jadikan POKDAR Kamtibmas sebagai garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang aman, tertib, dan sejahtera. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat,” tuturnya. (Mulyadi & Yan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *