Tidak Menunda Waktu, Walikota Bengkulu Cepat Menata Pantai Panjang, Bersihkan Sampah dan Warem

Menata Pantai Panjang
Foto: Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, bersama Kapolresta Kombes Sudarno bergerak Cepat tanpa menunda waktu untuk menata kembali kawasan wisata Pantai Panjang, membersihkan kawasan Pantai Panjang dari ujung Pasir Putih hingga Pantai Zakat. pada hari Jumat, (11/4/25), (Ft/Ist).

Tidak Menunda Waktu, Walikota Bengkulu Cepat Menata Pantai Panjang, Bersihkan Sampah dan Warem

Kantor-Berita.Com, Kota Bengkulu|| Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, bergerak cepat tanpa menunda waktu untuk menata kembali kawasan wisata Pantai Panjang. Kawasan yang sebelumnya kurang terurus di era pemerintahan Gubernur Bengkulu sebelumnya ini kini menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Bengkulu.

Dedy bersama seluruh jajaran Pemkot Bengkulu langsung turun ke lapangan, berkolaborasi erat dengan jajaran Pemprov, membersihkan kawasan Pantai Panjang dari ujung Pasir Putih hingga Pantai Zakat. Tidak hanya sekadar simbolik, mereka menyisiri setiap sudut pantai, memastikan area tersebut bebas dari sampah dan kotoran.

BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu Tegas Tertibkan Warem dan Bangunan Liar di Pantai Panjang

Dalam aksi bersih-bersih ini, Dedy juga didampingi Forkopimda Kota dan Provinsi Bengkulu. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan dan komitmen kuat untuk memperbaiki wajah salah satu destinasi wisata andalan Bengkulu ini.

“Kami bertekad untuk membuat Pantai Panjang bersih, tertib dan nyaman dikunjungi, Ini langkah konkret dari Pemkot Bengkulu untuk menata kembali kawasan wisata kita,” tegas Dedy di sela-sela kegiatan tersebut, Jumat, (11/4/25).

BACA JUGA: Pantai Panjang Bengkulu Ditata Ulang, Pemprov Kirim 150 Kontainer dan Mobil Sampah

Tidak hanya fokus pada kebersihan, Dedy juga menyoroti keberadaan warung remang-remang yang selama ini merusak citra Pantai Panjang. Warung-warung yang identik dengan aktivitas tidak sehat ini dinilai mengganggu ketertiban umum dan mengurangi nilai estetika kawasan wisata.

Dedy menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu tidak akan memberikan ruang bagi praktik-praktik yang mencoreng wajah pariwisata kota. Ia menyatakan dengan tegas bahwa semua warung remang-remang akan ditertibkan, namun tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.

BACA JUGA: Revitalisasi Besar-Besaran Pantai Panjang Bengkulu Pasca Lebaran 2025

“Kita tidak ingin lagi ada warung-warung remang-remang di kawasan Pantai Panjang, Ini adalah kawasan wisata keluarga. Harus bersih dari hal-hal yang negatif, Pemilik warung akan kita beri sosialisasi dan arahan, namun jika tidak mengindahkan, tentu akan kita tindak tegas,” tegas Dedy.

Pendekatan yang diambil Dedy mengedepankan keseimbangan antara ketegasan dan humanisme. Pemerintah Kota Bengkulu akan memberikan kesempatan kepada para pemilik warung untuk membongkar sendiri bangunan mereka. Jika imbauan ini diabaikan, Satpol PP bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang telah menyiapkan alat berat akan turun langsung untuk merobohkan bangunan liar tersebut.

BACA JUGA: Walikota Dedy Wahyudi Upayakan Mengembalikan Kejayaan Wisata Pantai Panjang Bengkulu Kemanca Negara

“Kami sudah siapkan segala sesuatunya, Satpol PP akan bertindak dan Dinas PU siap dengan alat berat, Kami juga telah berkoordinasi dengan Kapolres dan Dandim untuk membackup kegiatan ini,” Tandas Dedy. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *