Mukomuko Bentuk Relawan Pemadam Kebakaran di Desa, Siap Tangani Kebakaran Lebih Cepat

Relawan Pemadam Kebakaran Mukomuko
Foto: Mukomuko Bentuk Relawan Pemadam Kebakaran di Desa, Siap Tangani Kebakaran Lebih Cepat, (Ft/Ist).

Mukomuko Bentuk Relawan Pemadam Kebakaran di Desa, Siap Tangani Kebakaran Lebih Cepat

Kantor-Berita.Com, Mukomuko|| Pemerintah Kabupaten Mukomuko, melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), mengambil langkah proaktif dengan membentuk relawan pemadam kebakaran di setiap desa dan kelurahan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran yang sering terjadi, baik di permukiman maupun area hutan dan lahan.

Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Mukomuko, Ramdani, menyatakan bahwa saat ini telah terbentuk 122 relawan pemadam kebakaran yang tersebar di 61 desa dari tujuh kecamatan.

BACA JUGA: Pemkab Mukomuko Hibahkan Mobil Damkar untuk Pemadam Kebakaran

“Kami berkomitmen untuk terus menambah jumlah relawan setiap tahunnya, Targetnya semua desa di Kabupaten Mukomuko memiliki tim relawan pemadam kebakaran sendiri,” ungkap Ramdani di Mukomuko, Minggu (23/3/25).

Langkah ini menjadi sangat penting mengingat Kabupaten Mukomuko memiliki 148 desa dan tiga kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan. Dengan wilayah yang cukup luas, akses terhadap unit pemadam kebakaran sering kali menjadi kendala, terutama di daerah yang jauh dari pusat kota.

BACA JUGA: Pemprov Bengkulu Pastikan Seleksi Honorer Menuju PPPK Transparan dan Adil

Saat ini, 122 relawan damkar telah ditempatkan di berbagai desa sebagai berikut: Kecamatan Kota Mukomuko – 9 desa, Kecamatan XIV Koto – 8 desa, Kecamatan Air Manjuto – 8 desa, Kecamatan Air Dikit – 7 desa, Kecamatan Lubuk Pinang – 7 desa, Kecamatan Teras Terunjam – 8 desa, Kecamatan Penarik – 14 desa.

Dengan jumlah tersebut, setiap desa memiliki dua hingga tiga relawan yang siap bertugas dalam pencegahan dan penanganan awal kebakaran.

“Kami menyadari bahwa keterbatasan jumlah mobil pemadam kebakaran sering kali menjadi kendala, Oleh karena itu peran relawan di setiap desa sangat penting agar kejadian kebakaran bisa ditangani lebih cepat sebelum merambat luas,” Tandas Ramdani.

BACA JUGA: Call Center 112 Kota Bengkulu Siaga 24 Jam Selama Libur Lebaran

Dinas Damkarmat Kabupaten Mukomuko melihat tren peningkatan kasus kebakaran rumah, lahan, dan hutan dalam beberapa tahun terakhir. Kebakaran sering kali terjadi karena faktor kelalaian, seperti pembakaran sampah yang tidak diawasi, hubungan arus pendek listrik, serta kebiasaan membakar lahan tanpa pengawasan ketat.

Agar dapat menjalankan tugasnya dengan optimal, relawan pemadam kebakaran mendapatkan pelatihan khusus dari tenaga ahli yang didatangkan langsung dari Bengkulu.

“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, setiap desa memiliki relawan yang siap bertindak saat terjadi kebakaran,” Tutur Kadis Damkarmat Ramdani.

BACA JUGA: Kebakaran Bengkulu Utara Hanguskan Bangunan di Terminal Pasar Marga Sakti

Selain itu, dalam program ini juga dijelaskan bahaya pembakaran lahan secara sembarangan, yang selama ini menjadi salah satu penyebab kebakaran hutan di Bengkulu.

Selain membentuk tim relawan, Pemerintah Kabupaten Mukomuko juga memiliki program modifikasi mobil bekas menjadi mobil pemadam kebakaran untuk ditempatkan di setiap kecamatan.

“Kami tidak hanya mengandalkan mobil damkar yang ada di kota, Dengan adanya kendaraan pemadam di setiap kecamatan, waktu tanggap darurat bisa lebih cepat,” Lugas Ramdani. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Budi Utoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *