Dinas TPHP Bengkulu: Realiasasi Capai 58 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi pada 2024

pupuk bersubsidi Bengkulu 2024
Foto: Ketua Tim Kerja Seksi Pupuk dan Alsintan Dinas TPHP Bengkulu, Destriana, (Ft/Ist).

Dinas TPHP Bengkulu: Realiasasi Capai 58 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi pada 2024

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu mencatat keberhasilan dalam penyaluran pupuk bersubsidi sepanjang tahun 2024. Dari total alokasi sebanyak 68 ribu ton, pupuk yang berhasil disalurkan mencapai 58 ribu ton, atau sekitar 85% dari target yang ditetapkan.

Ketua Tim Kerja Seksi Pupuk dan Alsintan Dinas TPHP Bengkulu, Destriana, mengungkapkan capaian ini pada Sabtu (18/1/25), Menurutnya, jenis pupuk yang disalurkan meliputi Pupuk Urea, Pupuk NPK, dan Pupuk NPK formula khusus, meski sebagian alokasi belum terealisasi hingga akhir tahun.

BACA JUGA: Dinas TPHP Bengkulu Usulkan Pembukaan 1.800 Hektare Lahan Sawah Baru untuk Tingkatkan Produksi Padi

“Penyaluran pupuk bersubsidi mencapai 58 ribu ton, dengan realisasi untuk Urea sebanyak 20 ribu ton atau 77,77%, dan NPK sebanyak 37 ribu ton atau 89,19%. Namun, pupuk NPK formula khusus belum tersalur hingga akhir 2024,” jelas Destriana.

Realisasi penyaluran pupuk bersubsidi pada 2024 didominasi oleh dua jenis pupuk utama: Pupuk Urea: Dari total alokasi, sebanyak 20 ribu ton telah disalurkan, dengan tingkat realisasi sebesar 77,77%., Pupuk NPK: Pupuk ini mencapai realisasi lebih tinggi, yaitu 37 ribu ton dari alokasi yang ditetapkan, atau 89,19%.

BACA JUGA: Penyaluran Pupuk Subsidi di Bengkulu Capai 15.815 Ton Hingga Mei 2024, Dinas TPHP Optimis Puncak Serapan di Musim Tanam

Namun, untuk pupuk NPK formula khusus, yang dialokasikan hanya untuk Kabupaten Bengkulu Tengah, distribusinya belum terlaksana pada tahun 2024.

Destriana memastikan bahwa pupuk subsidi yang tidak tersalurkan pada 2024 akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan petani pada tahun anggaran 2025, Langkah ini dilakukan agar kebutuhan petani tetap terpenuhi dan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan lebih efektif.

BACA JUGA: Dinas TPHP Provinsi Bengkulu Jelaskan Mengenai Lonjakan Harga Beras

“Pupuk yang belum tersalurkan akan dialihkan ke tahun 2025, Dengan demikian, petani masih bisa memanfaatkannya untuk mendukung produktivitas sektor pertanian,” Ujar Destriana.

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, alokasi pupuk bersubsidi untuk tahun 2025 telah ditetapkan, Alokasi ini mencakup: Pupuk Urea: Sebanyak 33.725 ton, Pupuk NPK: Sebesar 48.344 ton, Pupuk NPK Formula Khusus: Sebanyak 2 ton, yang hanya dialokasikan untuk Kabupaten Bengkulu Tengah.

Dengan alokasi tersebut, diharapkan distribusi pupuk subsidi tahun 2025 dapat lebih merata dan sesuai kebutuhan para petani di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA: Kementan Gandeng TNI AD Optimalkan Lahan, Kawal Program Swasembada Pangan di 12 provinsi

Destriana menekankan bahwa program subsidi pupuk ini dirancang untuk membantu petani kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah, “Kami terus berupaya agar alokasi pupuk bersubsidi tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani,” Terang Dsetriana.

Destriana optimis bahwa dengan dukungan pemerintah dan sinergi antarpetani, sektor pertanian Bengkulu akan semakin berkembang, “Kami percaya bahwa program subsidi pupuk ini adalah langkah penting untuk mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Bengkulu,” Tegas Destriana. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *