Sekda Provinsi Bengkulu hadiri Rapat Dengan Komisi IV DPRD, Evaluasi Seleksi Direktur RSUD M. Yunus

Sekda Provinsi Bengkulu
Foto: Sekda Provinsi Bengkulu Isnan Fajri, pada saat menghadiri Rapat Evaluasi seleksi direktur RSUD M. Yunus kepada Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Rapat Dipimpin Oleh Ketua Komisi IV Edwar Samsi, Rapat Berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu, Pada hari Senin, (24/6/24), (Ft/Ist).

Sekda Provinsi Bengkulu hadiri Rapat Dengan Komisi IV DPRD, Evaluasi Seleksi Direktur RSUD M. Yunus

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Isnan Fajri, menghadiri undangan rapat dari Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu, Pada hari Senin, (24/6/24), Rapat ini dilaksanakan untuk melakukan evaluasi terkait proses seleksi dan pelantikan jabatan Direktur RSUD M. Yunus Bengkulu yang baru.

Isnan Fajri hadir bersama dengan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Asisten III, serta anggota Tim Seleksi Jabatan Pratama. Tujuan rapat ini adalah untuk memberikan klarifikasi terkait seluruh proses seleksi yang telah dilakukan hingga terpilihnya dr. Ari Mukti Wibowo sebagai Direktur RSUD M. Yunus Bengkulu.

BACA JUGA: Rapat Paripurna DPRD Kota Bengkulu: Penyampaian Jawaban Walikota terhadap RPJPD 2025-2045

Sekda Isnan Fajri secara rinci menjelaskan bahwa proses seleksi Direktur RSUD M Yunus Bengkulu telah dilakukan sesuai dengan tahapan, mekanisme, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Dia menegaskan bahwa tidak terdapat kesalahan atau pelanggaran prosedur dalam penentuan jabatan tersebut.

Menurutnya, segala perbedaan pendapat yang muncul dari pihak luar merupakan hal yang bergantung pada asumsi masing-masing. Pemerintah Provinsi Bengkulu, katanya lagi, telah memastikan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

BACA JUGA: Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu Bahas Pertanggungjawaban APBD 2023 dan RPJPD 2025-2045

Sekda Provinsi Bengkulu Isnan Fajri menekankan bahwa keputusan terkait penunjukan Direktur RSUD M. Yunus Bengkulu sudah bersifat final, dan hanya bisa diubah oleh perintah langsung dari Menteri Dalam Negeri atau Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi, akhirnya Pemerintah Provinsi Bengkulu melantik dr. Ari Mukti Wibowo sebagai Direktur RSUD M. Yunus Bengkulu yang baru. Pelantikan ini sebagai hasil dari proses yang telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Namun, belakangan terjadi protes dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) terkait pelantikan dr. Ari Mukti Wibowo. Menurut PPNI, pelantikan tersebut dinilai melanggar prosedur yang berlaku. Mereka menyampaikan aspirasi mereka dengan menghadap Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu untuk mencari kejelasan terkait hal ini.

BACA JUGA: DPRD Provinsi Bengkulu Menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan ke-II Tahun 2024

Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya dalam menjalankan proses seleksi jabatan dengan transparansi dan integritas yang tinggi. Mereka berupaya keras untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil memenuhi standar dan regulasi yang berlaku.

Dalam rapat tersebut, Sekda Isnan Fajri juga menyampaikan harapannya agar setiap perbedaan pendapat dapat diselesaikan secara bijaksana demi kebaikan bersama dan kepentingan masyarakat Bengkulu. Dia menekankan pentingnya menjaga harmoni dan kerjasama antara pihak-pihak terkait untuk mencapai tujuan bersama dalam memajukan RSUD M. Yunus Bengkulu. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *